oleh

Tidak Menjanjikan Jabatan, Hery Nabit : Tidak Mau Kerja, Minggir!

Manggarai, FajarNTT.com –  “Kita lakukan rekonsiliasi sambil kerja. Mari rekonsiliasi sambil bekerja. Jangan menuntut saya untuk kemudian duduk didepan meja dan rekonsiliasi diluar..no..no..no.. tidak. Ini tahun kerja. Saya dan Pak Heri Ngabut cuma 3,5 tahun. Tahunnya hanya 3. Harinya lebih banyak, jamnya lebih banyak lagi. Karna itu, saya tidak mau buang waktu untuk duduk omong politik yang sudah lewat, untuk duduk omong luka-luka yang sudah lalu, untuk duduk omong cari plester kasi sembuh itu luka yang lalu…tidak..tidak. Mari kerja. Kalo mau kerja, mari sama-sama. Kalo tidak mau kerja, tidak apa-apa, tidak masalah…Minggir!. Selesai urusan. Yang kita butuh hari ini adalah orang-orang yang mau bekerja,”  tegas Bupati Manggarai, Herybertus G.L. Nabit saat memberikan sambutannya di Aula Ranaka, Kantor Bupati Manggarai, Minggu (28/02/2021) sore.

Baca Juga : Wanita Ini Masuk DPO Polresta Mataram, Kasat Resnarkoba : Dia Ibu-ibu Lincah

Sebelumnya, Bupati terpilih yang akrab disapa Hery Nabit tersebut memanjatkan puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa karena dirinya telah terpilih sebagai Bupati Manggarai.

“Puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa. Kalau kita bicara Tuhan hari ini, bukan Tuhan yang kita sebut sambil lalu saja..tidak. Tuhan yang kita percayai sungguh ada. Tuhan yang mengatur takdir setiap orang, sehingga saya berdiri disini dan bapak-bapak duduk disini. Karna itu, kita jalani takdir sama-sama. Takdir untuk apa?, untuk melayani masyarakat Manggarai,” ungkapnya.

Dikatakannya, dalam proses politik tentu ada perbedaan.

“Kemarin, minggu lalu, bulan lalu, tahun lalu, kita jalan berbeda. Tidak bertentangan, berbeda saja. Arahnya tetap sama. Cuma kami di lajur kanan yang lain di lajur kiri. Arahnya tetap sama untuk Indonesia raya, untuk NTT bangkit, untuk Manggarai maju. Karena itu, setelah semuanya selesai, mari kita jalan bersama lagi. Mungkin dalam perjalanan beberapa waktu ke depan kita masih akan berbeda, no problem!. Tidak ada yang harus disamakan. Berbeda itu kodrat, yang penting jangan bertentangan, yang penting jangan berkelahi, yang penting jangan baku bunuh, yang penting jangan pake akun palsu. Berbeda yang normal saja, ” cetusnya disambut dengan tepuk tangan meriah dari audiens yang hadir.

Baca Juga :  Captain Boba, Varian Minuman dengan Berbagai Cita Rasa
Bupati Manggarai, Herybertus G.L. Nabit, SE., MA dan Wakil Bupati Manggarai, Herybertus Ngabut, SH Saat Disambut di Wae Reno (Foto : Protokol Kabupaten Manggarai)

Lebih lanjut, calon Bupati Manggarai 3 periode tersebut mengungkapkan bahwa dirinya tidak menjanjikan jabatan.

“Kami tidak bisa menjanjikan jabatan. Mohon maaf yang sebesar-besarnya. Tapi kita akan saling menguatkan. Kita jalan bersama,” terangnya.

Ia juga menjelaskan bahwa kita dalam situasi yang tidak normal, terutama karena Covid-19.

“Semuanya tidak akan mudah untuk kita semua. Semuanya tidak akan normal seperti dua tahun lalu, tiga tahun lalu. Tidak akan kembali ke normal itu lagi. Jadi, kalau Bapak dan Ibu, kita semua masih menginginkan kita kembali ke zaman normal dua tahun yang lalu, saya kira kita tidak akan kembali ke sana. Kita akan masuk ke dalam satu era yang baru. Yang tahun lalu kita bilang new normal. Bagaimana normal baru itu?, belum tahu juga. Kita cari bersama. Karna itu, maka tugas kita pemerintah Kabupaten Manggarai adalah memformulasikan dengan tepat normal baru sesuai dengan situasi kita di Manggarai,” terangnya.

Baca Juga : Tiga Harapan Relawan Muda H2N Jakarta Pasca Pelantikan H2N

Kepada seluruh aparatur sipil negara (ASN), kata Bupati Hery, akan membuka ruang diskusi seluas-luasnya.

“Tahun-tahun mendatang adalah tahun-tahun kita berdiskusi. Saya percaya kita punya modal sumber daya aparatur sipil negara yang kuat. Yang sudah baik, yang sudah kuat, yang sudah pintar, mereka cuma butuh ruang lebih. Tidak berarti pimpinan OPD, Bupati dan Wakil Bupati serta Sekda kehilangan otoritas, tidak. Keputusan tetap menjadi tanggung jawab pimpinan. Proses pengambilan keputusan adalah proses partisipatif didalam OPD masing-masing,” tutupnya.

Baca Juga :  Polemik Dugaan Pungli dan Pencatutan Nama, Ini Klarifikasi Penulis dan KEM

Turut hadir dalam tatap muka tersebut dari unsur Forkopimda yaitu Pimpinan OPD, Kapolres Manggarai, Dandim Manggarai, Tokoh Agama, Tokoh masyarakat serta pendukung maupun simpatisan.

Untuk diketahui, usai dilantik oleh Gubernur NTT, Viktor Laiskodat, Bupati dan Wakil Bupati Manggarai terpilih, Herybertus G.L. Nabit, SE., MA dan Heribertus Ngabut, SH terbang dari Kupang menuju bandar udara So’a, Kabupaten Ngada. Kemudian menuju ke Ruteng dan disambut dengan ritus adat Manggarai di Wae Reno, perbatasan antara Kabupaten Manggarai dan Manggarai Timur (Matim).

Selanjutnya, Bupati dan Wakil Bupati Manggarai beserta rombongan menuju Kantor Bupati Manggarai untuk bertatap muka dengan unsur Forkopimda. Acara penjemputan sekaligus tatap muka tersebut dengan menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat.

Penulis/Editor : Vincent Ngara

 

News Feed