
Penulis: Tim | Editor: Redaksi
Dalih Keamanan
Senator Marco Rubio pun telah mendorong undang-undang yang melarang penggunaan TikTok di seluruh Amerika Serikat.
Hal itu ia lakukan dengan dalih pemerintah Beijing yang mengendalikan aplikasi itu.
Sebelumnya, Donald Trump juga pernah mengeluarkan perintah eksekutif yang melarang perusahaan Amerika berbisnis dengan perusahaan induk TikTok, ByteDance.
Tetapi Biden mencabutnya pada Juni 2021 dan meninjau kembali keamanan platform tersebut.
Sementara itu, ByteDance mengklaim bahwa semua data pengguna AS tersimpan di pusat data Virginia dan cadangannya di Singapura.
Sebagai informasi, tekanan legislatif pada TikTok saat aplikasi tersebut meledak popularitasnya dalam beberapa tahun terakhir.
TikTok berhasil mengumpulkan basis pengguna lebih dari 1 miliar usai melaporkan peningkatan 45% pengguna aktif bulanan antara Juli 2020 dan Juli 2022.
Pada tahun 2022, TikTok merupakan aplikasi yang paling banyak pengunduh di dunia, melampaui Instagram dan Twitter.
Menurut laporan Pew Research Center, hampir separuh orang berusia 18 hingga 30 tahun di AS menggunakan platform ini, dan 67% pengguna berusia 13 hingga 18 tahun menggunakannya setiap hari.











