close menu

Masuk


Tutup x

Tiga Periode di DPRD, Kini Rikardus Runggat Pimpin Hanura Manggarai Timur

Rikardus Diamil Runggat, terpilih sebagai ketua DPC Partai Hanura tingkat Kabupaten Manggarai Timur, foto (Dok.FAJARNTT).

Penulis: | Editor: Tim

RUTENG, FAJARNTT.COM – Karier politik Rikardus Diamil Runggat menapaki babak baru. Setelah tiga periode dipercaya rakyat duduk di DPRD Kabupaten Manggarai Timur, kini ia kembali mendapat amanah baru sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Kabupaten Manggarai Timur (Matim).

Penetapan Rikardus sebagai ketua dilakukan dalam Musyawarah Cabang (Muscab) IV Partai Hanura Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) yang digelar megah di Aula MCC Ruteng, Senin (3/11/2025).

Forum Muscab itu menjadi momentum penting bagi Hanura untuk menegaskan arah baru perjuangan politik dari akar rumput menjelang Pemilu 2029.

Dengan semangat kebersamaan, seluruh proses pemilihan ketua berlangsung demokratis sesuai mekanisme partai. Rikar, sapaan akrab Rikardus terpilih menggantikan Frumensius F. Anam, yang sebelumnya menakhodai Hanura Manggarai Timur selama dua periode sejak 2014.

Konsolidasi dari Akar Rumput, Bangkit dengan Hati Nurani

Ketua DPD Partai Hanura NTT, Drs. Refafi Ga, SH., M.Pd., dalam sambutannya menegaskan bahwa Muscab kali ini bukan sekadar agenda politik seremonial, melainkan sebuah gerakan konsolidasi besar-besaran untuk meneguhkan kembali jati diri partai.

“Hanura harus bangkit dari bawah, dari rakyat, dari hati nurani yang jujur. Kita sedang menata ulang kekuatan dan memperkuat struktur hingga ke desa-desa,” ujar Refafi di hadapan ratusan kader dan simpatisan.

Ia menekankan, semangat musyawarah yang demokratis menjadi landasan utama dalam membangun partai yang kuat dan berakar.

Menurutnya, kekuatan sejati partai politik tidak terletak pada elit, tetapi pada militansi kader dan kedekatan dengan rakyat kecil.

“Partai Hanura tidak boleh berjalan di tempat. Kita sedang membangun mesin politik yang solid, dari akar rumput hingga puncak nasional. Semua kader harus berani mengambil peran dan bertanggung jawab untuk masa depan rakyat,” tegasnya.

Rikardus Runggat: Bangun Hanura dari Bawah, Buka Ruang untuk Semua

Usai resmi dikukuhkan, Rikardus Runggat menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh kader yang telah mempercayakan kepemimpinan partai di pundaknya.

Baginya, kepercayaan tersebut bukan sekadar kehormatan, tetapi juga tanggung jawab besar untuk membangun kembali kepercayaan rakyat terhadap politik yang bersih dan berpihak.

“Dukungan kader merupakan amanah yang besar. Kami akan membangun partai dari bawah, memperkuat jaringan di kecamatan dan desa, serta menjadikan Hanura sebagai rumah politik yang terbuka bagi semua,” kata Rikardus kepada Fajar NTT pada Rabu (5/11).

Rikar menegaskan bahwa Hanura harus hadir di tengah masyarakat, bukan hanya menjelang pemilu.

Partai, katanya, harus mampu menyerap aspirasi rakyat, memperjuangkannya secara konkret, dan menjadi saluran politik yang mendidik serta membangun.

Sinyal Politik: Siap Jika Diberi Amanah Maju di Pilkada

Ketika disinggung mengenai peluang maju di Pilkada Manggarai Timur 2029, Rikardus menyampaikan bahwa dirinya siap menjalankan amanah partai apabila diberikan kepercayaan.

“Sebagai kader, sudah menjadi bagian dari tanggung jawab politik untuk siap kapan pun partai membutuhkan. Hanura selalu memberikan ruang luas bagi kader yang berkomitmen, bukan mewajibkan, tetapi mendorong mereka untuk berpartisipasi secara matang,” ujarnya.

Namun, Rikardus juga menegaskan bahwa kesiapan maju di Pilkada tidak bisa hanya diukur dari niat politik. Diperlukan kapasitas, dukungan masyarakat, dan strategi yang matang.

“Kesiapan itu tidak cukup hanya dengan keinginan. Harus ada dukungan nyata di lapangan, jaringan yang kuat, serta strategi yang solid agar perjuangan partai membawa hasil,” tandasnya.

Rekam Jejak Politik dan Loyalitas Tanpa Batas

Rikardus Runggat dikenal luas di Manggarai Timur sebagai figur politik berpengalaman. Selama tiga periode duduk di DPRD, ia dikenal konsisten memperjuangkan kepentingan masyarakat kecil, terutama di bidang pendidikan, pertanian, dan infrastruktur desa.

Kehadirannya di kursi pimpinan partai dinilai akan memberi nafas baru bagi Hanura Matim, terutama dalam mengonsolidasikan kader muda dan memperkuat kerja politik berbasis pelayanan rakyat.

“Hanura Manggarai Timur memiliki banyak kader potensial, tidak hanya saya. Ada Frumensius F. Anam, Ferdinandus Mazmur, Gaspar Hasan, dan Apolonaris Davianus. Semua kader layak maju dalam kontestasi politik ke depan,” katanya.

Baginya, partai adalah wadah perjuangan kolektif, bukan panggung pribadi. Ia mengajak seluruh kader Hanura untuk menyatu dalam semangat kebersamaan, membangun solidaritas politik, dan membawa Hanura kembali menjadi kekuatan alternatif di tengah persaingan partai besar lainnya.

Menatap 2029: Hanura Siap Jadi Rumah Besar Rakyat

Di bawah kepemimpinan baru, Hanura Manggarai Timur diharapkan menjadi contoh soliditas politik di tingkat daerah. Dengan struktur yang kuat hingga ke akar rumput, partai ini menatap masa depan dengan optimisme tinggi.

Refafi Ga menutup Muscab dengan seruan agar setiap kader menjadikan Hanura sebagai “rumah besar rakyat”, tempat berhimpun bagi siapa saja yang ingin berpolitik dengan hati nurani.

“Kita harus bekerja dari bawah, mendengar suara rakyat, dan berjuang tanpa pamrih. Itulah Hanura, partai yang berdiri di atas nurani dan kejujuran,” pungkasnya.

Dengan semangat baru dan kepemimpinan yang berpengalaman, Rikardus Runggat kini memimpin Hanura Manggarai Timur menatap horizon politik 2029 dengan langkah pasti dan tekad bulat: membangun kekuatan dari bawah, untuk rakyat, oleh rakyat, dan bersama rakyat.(*)

Konten

Sebelumnya aktif sebagai kontributor di beberapa media siber. Kini aktif sebagai jurnalis di media siber Fajar NTT.

Komentar

You must be logged in to post a comment.

Kedai Momica