close menu

Masuk


Tutup x

Air Terjun Pangkadari, Keajaiban Alam di Manggarai yang Mengubah Daun Menjadi Batu

Penulis: | Editor: Redaksi

FAJARNTT.COM – Di balik hamparan hijau pegunungan Manggarai, Nusa Tenggara Timur, tersembunyi sebuah fenomena alam yang membuat banyak orang tercengang. Sebuah air terjun di tengah hutan lebat Desa Wae Codi, Kecamatan Cibal Barat, bukan sekadar tempat wisata biasa. Airnya memang jernih dan menyejukkan, namun yang membuatnya istimewa adalah kisah unik tentang ranting dan daun di sekitarnya yang konon berubah menjadi batu.

Air Terjun Pangkadari telah lama hidup dalam cerita dari mulut ke mulut warga setempat. Setiap pengunjung kerap merasakan hawa dingin yang berbeda dari air terjun pada umumnya, seolah kawasan ini menyimpan rahasia besar alam. Tak sedikit pula yang mengaitkan keajaiban tersebut dengan legenda dan kutukan kuno yang dipercaya membuat benda-benda di sekitar air terjun mengeras seiring waktu.

Keindahan Pangkadari bukan hanya pada misterinya. Di bawah terjunannya terbentang kolam alami berwarna toska bening, dikelilingi tebing hijau dan pepohonan rapat yang masih sangat alami. Suara gemericik air berpadu dengan nyanyian burung hutan, menciptakan suasana sunyi dan magis yang membuat siapa pun betah berlama-lama. Ketiadaan fasilitas wisata modern justru memperkuat kesan “surga tersembunyi” di tempat ini.

Fenomena pembatuan di Pangkadari sering dibandingkan dengan Sungai Nidd di Inggris yang terkenal mampu membatu benda apa pun akibat kandungan mineral kapur tinggi. Namun, air di Pangkadari justru jernih dan tidak berbau, sehingga memunculkan tanda tanya besar tentang proses alamiah yang terjadi. Uniknya lagi, dinding batu di sekitar air terjun ditumbuhi lumut yang mengeras seperti semen alami, tidak licin dan seolah telah menyatu dengan bebatuan.

Beberapa ranting dan daun yang menempel di sekitar air terjun tampak mengeras layaknya fosil kecil. Hingga kini belum ada penelitian ilmiah resmi yang menjelaskan penyebab pasti fenomena tersebut. Sebagian pihak menduga suhu dingin ekstrem dan kondisi lingkungan tertentu berperan penting, sementara warga setempat meyakini adanya energi spiritual kuat yang melekat di kawasan ini.

Terlepas dari misteri yang menyelimutinya, Air Terjun Pangkadari mulai dilirik sebagai destinasi wisata alam baru di Manggarai. Lokasinya berjarak sekitar 27 kilometer dari Ruteng. Perjalanan menuju lokasi akan membawa pengunjung melewati persawahan dan jalur alam yang menawan. Karena belum tersedia petunjuk arah resmi, wisatawan biasanya meminta bantuan warga setempat untuk mencapai lokasi.

Setibanya di Pangkadari, lelah perjalanan seolah terbayar lunas oleh pemandangan kolam toska di tengah bebatuan megah yang diselimuti lumut keras. Tak hanya memanjakan mata, tempat ini juga menghadirkan ketenangan yang sulit ditemukan di lokasi wisata lain. Air Terjun Pangkadari menjadi bukti bahwa alam Manggarai dan Indonesia, masih menyimpan banyak keajaiban yang belum sepenuhnya terungkap.(*)

Konten

Komentar

You must be logged in to post a comment.

Terkini Lain

Konten
Kedai Momica