
Penulis: Tim | Editor: Redaksi
RUTENG,FAJARNTT.COM – Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pemerintah Kabupaten Manggarai melalui Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap harga dan ketersediaan bahan pangan di Pasar Inpres Ruteng, Jumat (21/11/2025). Langkah ini dilakukan sebagai upaya menjaga stabilitas harga serta memastikan pasokan kebutuhan pokok tetap aman di tengah meningkatnya permintaan masyarakat jelang hari besar keagamaan.
Sidak tersebut dipimpin langsung oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Manggarai, Petrus C. Massangkat, S.Sos., dan melibatkan unsur lintas perangkat daerah, di antaranya Inspektorat Daerah, Bapperida, Dinas Komunikasi dan Informatika, Badan Keuangan dan Aset Daerah, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Dinas Perikanan, Dinas Peternakan, Dinas Perhubungan, serta Bagian Ekonomi Sekretariat Daerah Kabupaten Manggarai.
Dalam kegiatan tersebut, tim menyisir lapak pedagang sembako, sayur-mayur, daging, ikan, dan komoditas pangan strategis lainnya. Selain memantau harga jual, TPID juga mengecek ketersediaan stok bahan pangan yang cenderung mengalami lonjakan permintaan menjelang Natal dan Tahun Baru.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Manggarai, Petrus C. Massangkat, menegaskan bahwa kehadiran pemerintah di pasar merupakan bentuk komitmen untuk melindungi masyarakat dari potensi lonjakan harga yang tidak wajar.
“Kita ingin memastikan masyarakat Manggarai dapat merayakan Natal dan Tahun Baru dengan tenang. Pemerintah hadir untuk mengawasi harga dan memastikan ketersediaan stok aman,” ujarnya.
Berdasarkan hasil pemantauan sementara, sebagian besar harga kebutuhan pokok terpantau masih relatif stabil. Meski demikian, TPID mencatat adanya kenaikan pada beberapa komoditas seperti bawang merah, cabai rawit, dan daging ayam. Kenaikan tersebut dinilai masih dalam batas kewajaran, namun tetap menjadi perhatian untuk terus dipantau secara intensif hingga puncak perayaan Nataru.
Dari sisi pasokan, TPID memastikan ketersediaan bahan pangan, khususnya beras, berada dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat hingga beberapa bulan ke depan.
“Ketersediaan beras cukup. Pemerintah siap melakukan operasi pasar apabila terjadi gejolak harga yang berpotensi memberatkan masyarakat,” kata Petrus.
Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Bagian Ekonomi Setda Manggarai, Fransiskus Cony Gabur, MH., menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Manggarai akan terus meningkatkan koordinasi lintas sektor guna menjaga stabilitas harga selama periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
“Kami akan memperkuat pengawasan pasar dan mengambil langkah cepat apabila ditemukan indikasi kenaikan harga yang tidak wajar atau adanya permainan harga,” tegasnya.
Para pedagang di Pasar Inpres Ruteng menyambut positif pelaksanaan sidak tersebut. Mereka menilai kehadiran pemerintah memberikan rasa aman dan kepastian dalam aktivitas perdagangan menjelang Nataru. Para pedagang juga berharap pemantauan terus dilakukan, terutama pada hari-hari menjelang puncak perayaan, agar stabilitas harga tetap terjaga.
Pemerintah Kabupaten Manggarai melalui TPID memastikan akan terus melakukan pemantauan secara berkelanjutan hingga perayaan Natal dan Tahun Baru guna menjaga stabilitas harga, menjamin kelancaran distribusi bahan pangan, serta melindungi daya beli masyarakat.(*)











