close menu

Masuk


Tutup x

Intensitas Hujan Meningkat, Polres Mabar Rilis Enam Imbauan Keselamatan bagi Pengendara

Tangkapan layar isi imbauan Kapolres Manggarai Barat tentang Waspada Perubahan Cuaca Ekstrem. (Dok.Fajar NTT/Nurjana)
Tangkapan layar isi imbauan Kapolres Manggarai Barat tentang Waspada Perubahan Cuaca Ekstrem. (Dok.Fajar NTT/Nurjana)

Penulis: | Editor: Redaksi

LABUAN BAJO, FAJARNTT.COM – Menyikapi meningkatnya intensitas hujan yang melanda wilayah Manggarai Barat dalam beberapa hari terakhir, Kepolisian Resor Manggarai Barat (Polres Mabar) mengeluarkan imbauan resmi kepada seluruh masyarakat, terutama para pengendara roda dua dan empat, agar meningkatkan kewaspadaan saat berkendara di tengah kondisi jalan yang licin dan rawan.

Imbauan bertajuk “Waspada Perubahan Cuaca Ekstrem” ini dirilis pada Sabtu (29/11/2025) sore sebagai langkah preventif untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas yang cenderung meningkat di musim hujan. Polres Mabar merincikan enam poin utama yang perlu diperhatikan masyarakat ketika berkendara di tengah cuaca buruk.

Enam poin imbauan tersebut meliputi:

Pertama, Memastikan wiper, lampu utama, dan lampu rem berfungsi dengan baik sebelum berkendara;

Kedua, menggunakan kecepatan standar dan menjaga jarak aman.

Ketiga, tidak melakukan pengereman mendadak.

Keempat, Tltidak berlindung di bawah pohon, tetapi mencari tempat yang aman.

Kelima, menghindari jalan-jalan rawan longsor dan banjir.

Keenam, menggunakan helm berstandar SNI dan sabuk pengaman.

Kapolres Manggarai Barat, AKBP Christian Kadang, S.I.K., menegaskan bahwa imbauan ini penting untuk diindahkan mengingat banyaknya potensi bahaya yang muncul akibat cuaca ekstrem.

Menurutnya, kecelakaan lalu lintas seringkali disebabkan oleh kelalaian pengendara dalam membaca situasi dan kondisi jalan.

“Kami masih sering menjumpai pengendara yang memaksakan diri menerobos genangan air tanpa mengetahui kedalamannya. Kendaraan bisa mogok, bahkan terjebak di tengah jalan. Situasi seperti itu jelas berbahaya, baik bagi diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya,’ ujarnya.

AKBP Christian juga menekankan pentingnya konsentrasi ekstra selama musim hujan.

Ia mengingatkan bahwa kondisi fisik kendaraan, terutama ban, harus selalu diperiksa sebelum melakukan perjalanan. Kecepatan yang terlalu tinggi di jalan licin, kata dia, dapat memicu kecelakaan fatal.

“Kewaspadaan kecil bisa menyelamatkan nyawa. Periksa kendaraan sebelum berangkat, gunakan helm SNI, dan jangan paksakan kecepatan tinggi di jalan basah atau saat hujan deras,” tambahnya.

Melalui imbauan tersebut, ia berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga keselamatan diri saat berkendara.

“Koordinasi pengendara, disiplin berlalu lintas, serta ketaatan pada imbauan keselamatan diharapkan bisa membantu menekan potensi kecelakaan jalan raya selama musim hujan berlangsung,” ucapnya.

“Keselamatan adalah tanggung jawab bersama. Kami mengajak seluruh pengendara untuk selalu berhati-hati, mematuhi aturan, dan mengutamakan keselamatan di atas segalanya,” tutup AKBP Christian.(*)

Kedai Momica
Konten

Alumni Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Program Studi Ilmu Komunikasi, Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang. Berpengalaman di bidang komunikasi, pemasaran, dan public relations. Kini aktif sebagai jurnalis.

Komentar

You must be logged in to post a comment.