
Penulis: Tim | Editor: Redaksi
RUTENG, FAJARNTT.COM – Semangat Natal yang hangat dan penuh sukacita terpancar dari pusat Kota Ruteng saat anak-anak muda menggelar Christmas Festival bertajuk “Joy to The World” di Natas Labar Ruteng, Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai, Sabtu, 20 Desember 2024. Festival ini menjadi wajah baru perayaan Natal di Manggarai Raya, menghadirkan perjumpaan yang harmonis antara iman, seni, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Sejak sore hari, Natas Labar mulai dipenuhi masyarakat dari berbagai kalangan. Gemerlap lampu, dekorasi bernuansa Natal, serta alunan lagu-lagu rohani dan musik kreatif anak muda menciptakan atmosfer yang hangat dan menyentuh. Festival ini tidak sekadar menjadi ajang hiburan, tetapi menjelma menjadi ruang kebersamaan di mana masyarakat dapat merayakan Natal dengan penuh sukacita, saling menyapa, dan merasakan semangat persaudaraan yang kental.
Beragam penampilan seni dan musik yang ditampilkan memperlihatkan kekayaan talenta anak muda Ruteng. Panggung festival menjadi ruang ekspresi yang hidup, menampilkan kreativitas yang lahir dari semangat kebersamaan dan cinta akan budaya serta nilai-nilai Natal. Antusiasme penonton menjadi bukti bahwa ruang seni yang terbuka sangat dirindukan, terutama oleh generasi muda yang ingin berkarya dan diapresiasi.
Di sisi lain, festival ini juga memberi dampak nyata bagi pelaku UMKM lokal. Stan-stan UMKM yang berjajar di sekitar lokasi festival menawarkan aneka produk kuliner, kerajinan tangan, dan hasil kreativitas lokal lainnya. Kehadiran UMKM dalam festival ini bukan sekadar pelengkap, melainkan bagian penting dari konsep kegiatan yang ingin menghidupkan roda ekonomi masyarakat sekaligus memperkuat keterlibatan warga dalam perayaan Natal.
Ketua Panitia, Putri, menuturkan bahwa Christmas Festival “Joy to The World” lahir dari kerinduan anak muda untuk merayakan Natal dengan cara yang lebih bermakna dan inklusif. Menurutnya, Natal bukan hanya tentang perayaan seremonial, tetapi tentang bagaimana nilai-nilai kasih, kebersamaan, dan kepedulian dapat dirasakan bersama oleh seluruh lapisan masyarakat.
“Kami ingin membawa warna baru di Manggarai Raya, agar sejenak kita kembali memahami makna Natal dan makna kebersamaan,” ungkap Putri kepada media ini, Minggu, 21 Desember 2025.
Ia menjelaskan, semangat utama panitia adalah membuka ruang seni seluas-luasnya bagi anak muda sekaligus memberi dukungan konkret kepada pelaku UMKM lokal. Dengan menghadirkan festival ini, anak muda tidak hanya menjadi penonton, tetapi pelaku utama dalam membangun ruang kreatif yang berdampak sosial dan ekonomi.
Keberhasilan festival ini tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak yang peduli terhadap pengembangan potensi generasi muda. Panitia menyampaikan apresiasi kepada para pembimbing, pelindung, dan penasihat, yakni Heri Baben dan Risal Baeng, yang secara konsisten memberikan bimbingan serta pendampingan sehingga ide-ide kreatif anak muda dapat terwujud secara nyata.
Dukungan juga mengalir dari para sponsor dan mitra kegiatan, di antaranya Glow Printing, HSL Decoration, Bank BRI, Bank NTT, Triangel Toko Musik, Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Ruteng, serta Apotek Banera. Selain itu, dukungan para donatur diaspora Manggarai dan sejumlah anggota DPRD Manggarai turut menjadi penguat terselenggaranya kegiatan ini.
Panitia juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Manggarai atas izin penggunaan Natas Labar, kepada Polres Manggarai beserta jajaran atas dukungan pengamanan, serta Dinas Perhubungan Manggarai yang turut memastikan kelancaran kegiatan.
Sebagai pelindung dan penasihat, Heri Baben menegaskan bahwa anak muda memiliki cita-cita dan ide-ide kreatif yang perlu didukung secara nyata. Menurutnya, kehadiran para pendamping bertujuan untuk memastikan gagasan-gagasan tersebut dapat tersalurkan dengan baik dan memberi manfaat bagi masyarakat luas.
“Anak muda memiliki cita-cita dan ide kreatif. Kehadiran kami adalah untuk mendukung agar ide-ide tersebut dapat tersalurkan dengan baik dan benar-benar terlaksana,” ujarnya.
Melalui Festival Natal “Joy to The World”, anak muda Ruteng membuktikan bahwa kolaborasi antara iman, seni, dan UMKM mampu menghadirkan perayaan Natal yang hidup, inklusif, dan berdampak. Festival ini tidak hanya menghadirkan sukacita sesaat, tetapi juga menanamkan harapan bahwa dengan ruang, kepercayaan, dan pendampingan yang tepat, kreativitas anak muda dapat tumbuh dan memberi kontribusi positif bagi kehidupan sosial, budaya, dan ekonomi masyarakat Manggarai Raya.(*)
Penulis: Gordi Jamat











