close menu

Masuk


Tutup x

TNI-Polri dan Pemda Siaga Penuh Jaga Keamanan Malam Tahun Baru di Labuan Bajo

Jajaran personel TNI dan Polri berdiri siaga saat apel pengamanan malam pergantian Tahun Baru di Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT, Rabu (31/12/2025).
Jajaran personel TNI dan Polri berdiri siaga saat apel pengamanan malam pergantian Tahun Baru di Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT, Rabu (31/12/2025).

Penulis: | Editor: Redaksi

LABUAN BAJO, FAJARNTT.COM – Aparat gabungan TNI, Polri, dan Pemerintah Daerah mengerahkan ratusan personel untuk mengamankan perayaan malam pergantian Tahun Baru di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, Rabu (31/12/2025).

Pengamanan dilakukan melalui patroli gabungan di sejumlah objek strategis dan pusat keramaian di kawasan destinasi pariwisata super premium tersebut. Langkah ini dilakukan untuk memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif selama perayaan malam tahun baru.

Kapolres Manggarai Barat, AKBP Christian Kadang, S.I.K., mengatakan total personel yang dilibatkan dalam pengamanan mencapai 320 personel. Jumlah tersebut terdiri dari 212 personel Polres Manggarai Barat dan 35 personel Brimob Batalyon B Pelopor.

“Selain kekuatan dari Polri, pengamanan juga didukung oleh 25 personel TNI Angkatan Darat, 15 personel TNI Angkatan Laut, serta 33 personel dari unsur Satpol PP dan Dinas Perhubungan,” kata AKBP Christian dalam press release yang diterima Fajar NTT pada Rabu (31/12).

Menurutnya, fokus pengamanan meliputi sejumlah lokasi vital seperti tempat ibadah, pusat keramaian, kawasan padat penduduk, serta hotel-hotel yang berada di wilayah Labuan Bajo.

Ia menerangkan, beberapa titik strategis yang menjadi perhatian utama adalah Puncak Waringin dan Waterfront City, yang diprediksi dipadati masyarakat saat malam pergantian tahun.

“Area Puncak Waringin dan Waterfront City menjadi fokus utama karena merupakan lokasi favorit masyarakat untuk menikmati malam tahun baru. Potensi keramaian di lokasi tersebut cukup tinggi,” jelasnya.

AKBP Christian menambahkan, perayaan malam tahun baru kali ini berbeda dibanding tahun-tahun sebelumnya. Pemerintah dan aparat keamanan mengimbau masyarakat agar tidak menggelar pesta kembang api maupun euforia berlebihan.

“Malam ini tidak ada pesta kembang api. Namun demikian, seluruh potensi kerawanan tetap kami antisipasi bersama melalui pengamanan terpadu,” ujarnya.

Untuk teknis pelaksanaan pengamanan, personel disebar di seluruh titik rawan dan lokasi strategis, sementara sebagian lainnya melaksanakan patroli mobile di dalam Kota Labuan Bajo guna memantau aktivitas masyarakat.

“Kami pastikan seluruh aktivitas masyarakat dalam merayakan pergantian tahun dapat berjalan aman dan kondusif tanpa gangguan kamtibmas,” tuturnya.

Selain pengamanan terbuka, kepolisian juga telah melakukan razia terhadap aksi balap liar, konvoi kendaraan, dan penggunaan knalpot brong yang kerap meresahkan masyarakat, terutama pada malam pergantian tahun.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak melakukan konvoi dan tidak menggunakan knalpot racing. Tindakan tegas akan diberikan kepada pelanggar yang membahayakan keselamatan dan mengganggu ketertiban umum,” tegasnya.

Kapolres Manggarai Barat juga mengajak seluruh masyarakat untuk berperan aktif menjaga keamanan dan ketertiban selama perayaan malam tahun baru.

“Dengan dukungan dan kerja sama semua pihak, kami berharap perayaan malam pergantian tahun di Labuan Bajo dapat berlangsung aman, nyaman, dan lancar,” pungkasnya.(*)

Konten

Alumni Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Program Studi Ilmu Komunikasi, Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang. Berpengalaman di bidang komunikasi, pemasaran, dan public relations. Kini aktif sebagai jurnalis.

Komentar

You must be logged in to post a comment.

Terkini Lain

Konten
Kedai Momica