close menu

Masuk


Tutup x

Perumda Tirta Komodo Beberkan Penyebab Air Bersih Terganggu di Kecamatan Ruteng, Layanan Dipastikan Normal Kembali

Keterangan foto: Tangkapan layar pengumuman Perumda Tirta Komodo terkait gangguan distribusi air bersih di Kecamatan Ruteng.
Keterangan foto: Tangkapan layar pengumuman Perumda Tirta Komodo terkait gangguan distribusi air bersih di Kecamatan Ruteng.

Penulis: | Editor: Redaksi

RUTENG, FAJARNTT.COM – Warga di sejumlah wilayah di Kecamatan Ruteng, Kabupaten Manggarai, sempat mengalami gangguan distribusi air bersih pada Kamis (22/01/2026).

Gangguan tersebut dirasakan sejak pagi hari hingga beberapa jam kemudian, menyebabkan aliran air ke rumah-rumah pelanggan terhenti dan berdampak pada aktivitas harian masyarakat, mulai dari kebutuhan memasak, mencuci, hingga sanitasi keluarga.

Menanggapi keluhan warga, Perumda Air Minum Tirta Komodo akhirnya angkat bicara dan membeberkan penyebab utama terganggunya distribusi air bersih tersebut. Pihak Perumda menegaskan bahwa gangguan ini bersifat teknis dan hanya sementara, serta memastikan bahwa layanan kini telah kembali normal setelah dilakukan penanganan.

Direktur Perumda Air Minum Tirta Komodo, Marsel Sudirman, saat dikonfirmasi media ini menjelaskan bahwa gangguan distribusi air terjadi akibat terhentinya distribusi air dari sumber mata air Wae Lerong Menuju recervoir Nterlango yang mengalami gangguan.

Hal tersebut jelas Marsel, disebabkan oleh cuaca extrim yang menyebabkan beberapa jalur pipa transmisi mengalami kerusakan dan ia berkomitmen akan segera diatasi bila cuaca mendukung oleh petugas

“Gangguan distribusi air ini disebabkan oleh tersendatnya aliran dari sumber mata air Wae Lerong menuju reservoir Nterlango tidak dapat beroperasi. Kami pastikan akan segera melakukan pemulihan distribusi air,” ujar Marsel, Kamis (22/01/2026).

Ia mengungkapkan, wilayah terdampak meliputi sejumlah jalur distribusi, yakni Wilayah Cara, Popor, Pong Noang, Weol, Cancar, Rai Anggaral, Lumu, Langkas, hingga Cawa.

“kami pastikan, gangguan ini tidak berlangsung lama dan layanan sudah kembali normal secara bertahap,” jelasnya.

Marsel menambahkan, pihaknya terus melakukan koordinasi intensif dengan beberapa pihak setempat guna meminimalkan dampak gangguan serupa di masa mendatang. Selain itu, Perumda Tirta Komodo juga tengah mengevaluasi sistem distribusi dan menyiapkan langkah-langkah antisipatif agar pelayanan air bersih tetap terjaga meskipun terjadi kendala teknis di luar kendali perusahaan.

“Kami menyadari bahwa air bersih merupakan kebutuhan vital masyarakat. Karena itu, setiap gangguan menjadi perhatian serius kami. Kami mohon maaf kepada seluruh pelanggan atas ketidaknyamanan yang terjadi dan berterima kasih atas pengertian warga,” tegas Marsel.

Ia juga mengimbau kepada masyarakat agar tetap bijak dalam penggunaan air, khususnya saat terjadi gangguan distribusi, serta tidak ragu melaporkan kepada petugas apabila masih terdapat wilayah yang belum menerima aliran air secara normal pasca pemulihan.

“Jika setelah pemulihan masih ada pelanggan yang airnya belum mengalir normal, silakan segera melapor ke kantor Perumda atau petugas kami di lapangan agar bisa langsung ditindaklanjuti,” pungkasnya.

Gangguan distribusi air bersih ini kembali menjadi catatan penting bagi pelayanan publik di wilayah Ruteng, yang masih sangat bergantung pada infrastruktur pendukung seperti listrik. Meski bersifat sementara, warga berharap ke depan terdapat solusi jangka panjang agar layanan air bersih tetap stabil dan tidak terus terganggu setiap kali terjadi pemadaman listrik.(*)

Konten

Alumni Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Program Studi Ilmu Komunikasi, Universitas Satria Makassar. Aktif sebagai videografer, fotografer, serta konten kreator. Ia owner Onsu Studio Photo dan Video dan kini juga sebagai jurnalis.

Komentar

You must be logged in to post a comment.

Terkini Lain

Konten
Kedai Momica