
Penulis: Nal Jehaut | Editor: Tim
LABUAN BAJO, FAJARNTT.COM – Aksi premanisme semakin meresahkan di Labuan Bajo. Para preman bayaran ini diduga mencabut 10 plang permanen yang bertuliskan “tanah ini milik Alosius Oba”, berlokasi di Batu Gosok, Kelurahan Labuan Bajo, Kecamatan Komodo, Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT.
Alosius Oba menjelaskan bahwa aksi para preman ini dilakukan pada malam hari untuk menghindari pantauan pemilik tanah dan penjaga di lokasi.
“Para preman ini beraksi di malam hari, kalau siang hari mereka tidak berani karena setiap hari kita selalu berjaga di lokasi. Mereka kucing kucingan. Ini meresahkan sekali,” ujar Alo Oba saat ditemui di Labuan Bajo pada Senin, 26 Januari 2026.
Ia menjelaskan bahwa jika aksi preman ini terus dibiarkan bukan tidak mungkin akan ada bentrok fisik yang bisa mengganggu stabilitas keamana di Labuan Bajo. Menurut Alo, para preman ini diduga dibayar oleh para mafia tanah yang ingin menguasai tanah orang dengan cara-cara diluar hukum.
“Aksi preman ini bisa mengganggu kenyamanan dan keamanan masyarakat Labuan Bajo yang selama ini dijaga dan dirawat, tapi para mafia tanah masuk bayar mereka untuk ganggu-ganggu tanah yang ingin mereka kuasai,” ujarnya.











