
Penulis: Nurjana | Editor: Redaksi
LABUAN BAJO, FAJARNTT.COM – Aktivitas Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal di kawasan wisata Gua Batu Cermin, Labuan Bajo, menarik perhatian rombongan Pemerintah Provinsi Bali dan Nusa Tenggara Barat (NTB) dalam kunjungan kerja lintas daerah yang berlangsung pada Kamis (29/1/2026).

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antarwilayah, khususnya dalam pengembangan pariwisata yang berpihak pada ekonomi kerakyatan. Tidak hanya menikmati keindahan destinasi wisata unggulan Labuan Bajo, rombongan Pemprov Bali dan NTB juga meninjau langsung geliat UMKM yang tumbuh di sekitar kawasan Gua Batu Cermin.
Beragam produk lokal khas Flores dipamerkan oleh para pelaku usaha, mulai dari kerajinan tangan berbahan alami, cenderamata khas daerah, hingga aneka kuliner lokal yang menjadi daya tarik wisatawan. Kehadiran UMKM di kawasan ini dinilai sebagai elemen penting dalam mendukung ekosistem pariwisata berkelanjutan.
Rombongan Pemprov Bali dan NTB disambut langsung oleh jajaran pimpinan Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat. Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi, S.E., hadir mendampingi bersama Wakil Bupati dr. Yulianus Weng, M.Kes., serta Sekretaris Daerah Drs. Fransiskus Sales Sodo.
Kehadiran lengkap pimpinan daerah tersebut mencerminkan komitmen kuat Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat dalam membangun kerja sama lintas provinsi, sekaligus mempromosikan potensi ekonomi lokal yang tumbuh seiring pesatnya perkembangan pariwisata Labuan Bajo sebagai destinasi super prioritas nasional.
Dalam peninjauan tersebut, rombongan berdialog langsung dengan para pelaku UMKM untuk melihat secara dekat proses pemasaran produk lokal yang selama ini menjadi penopang ekonomi masyarakat sekitar kawasan wisata. Interaksi ini juga membuka ruang pertukaran gagasan terkait pengembangan UMKM berbasis pariwisata.
Kunjungan ini dinilai sebagai langkah strategis dalam memperluas jejaring kerja sama antardaerah di kawasan Sunda Kecil yang meliputi Bali, NTB, dan NTT. Melalui sinergi tersebut, diharapkan produk UMKM Labuan Bajo dapat memperoleh akses pasar yang lebih luas, terutama melalui jejaring pariwisata yang telah mapan di Bali dan NTB.
Selain memperkuat hubungan antardaerah, kunjungan ini juga diharapkan membawa dampak positif bagi peningkatan kesejahteraan pelaku UMKM lokal serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di sekitar destinasi wisata Gua Batu Cermin secara berkelanjutan.(*)











