
Penulis: Yulianus Onca | Editor: Redaksi
RUTENG, FAJARNTT.COM – Partai final Girls Football 3.0 yang digelar di Lapangan Sepak Bola SMK Aloysius, Minggu (1/2/2026) sore, berlangsung penuh ketegangan dan sarat emosi. Dua tim terbaik, SMP Imacullata dan SMP Fransiskus, harus menguras fisik, mental, dan strategi hingga menit terakhir sebelum akhirnya gelar juara ditentukan melalui drama adu penalti.

Dalam momen krusial tersebut, SMP Imacullata tampil lebih tenang dan memastikan diri keluar sebagai juara turnamen Girls Football 3.0 2026.
Sejak peluit awal dibunyikan, laga final langsung menyajikan tensi tinggi. Kedua tim tampil berhati-hati namun agresif, menyadari besarnya gengsi yang dipertaruhkan. SMP Fransiskus lebih dulu memberikan ancaman melalui pergerakan cepat lini depan, sementara SMP Imacullata mencoba membangun serangan dari kaki ke kaki dengan disiplin menjaga organisasi permainan.
Gol pembuka lahir relatif cepat. Pada menit ke-6, SMP Fransiskus berhasil memecah kebuntuan lewat sepakan keras Reflin Gembira yang gagal diantisipasi lini belakang SMP Imacullata. Bola melesat ke sisi kanan gawang dan mengubah kedudukan menjadi 1-0 untuk SMP Fransiskus. Gol tersebut sontak meningkatkan intensitas permainan dan membuat tempo pertandingan semakin cepat.
Tertinggal satu gol, SMP Imacullata tidak panik. Anak asuh pelatih Septian Jangga dan Fransiska Limung perlahan mengambil alih penguasaan bola dan terus menekan pertahanan lawan. Usaha tersebut akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-29.
Berawal dari kesalahan antisipasi bola di lini belakang SMP Fransiskus, bola liar berhasil dimanfaatkan oleh Luna Zena yang melepaskan tembakan akurat ke arah gawang. Skor pun berubah menjadi imbang 1-1 dan bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, pertandingan semakin keras dan emosional. Kedua tim saling jual beli serangan dengan intensitas tinggi. SMP Imacullata sempat memperoleh peluang emas melalui hadiah penalti setelah terjadi pelanggaran di kotak terlarang.
Namun kesempatan tersebut gagal dimanfaatkan setelah eksekusi Ciara Vellicita berhasil ditepis oleh penjaga gawang SMP Fransiskus, yang tampil sigap di bawah mistar.
SMP Fransiskus tak tinggal diam dan beberapa kali melancarkan serangan balik cepat. Pada menit ke-52, peluang emas hadir melalui sepakan Tania Pagung, namun masih mampu digagalkan oleh kiper SMP Imacullata. Sejumlah pergantian pemain dilakukan oleh kedua pelatih untuk menambah daya gedor, tetapi hingga waktu normal berakhir, skor 1-1 tetap bertahan.
Sesuai regulasi turnamen, laga final pun harus ditentukan lewat adu penalti. Suasana di sekitar lapangan berubah tegang, dengan sorak sorai penonton mengiringi setiap eksekusi. Dalam babak penentuan ini, SMP Imacullata menunjukkan mental juara.
Lima algojo mereka sukses menjalankan tugas dengan sempurna, sementara satu penendang dari SMP Fransiskus gagal menaklukkan penjaga gawang.
Kemenangan adu penalti tersebut memastikan SMP Imacullata keluar sebagai juara Girls Football 3.0 2026 dan berhak membawa pulang piala bergilir. Usai laga, pelatih SMP Fransiskus, Maria Hibur dan Venansius Rodriguez, mengakui pertandingan berjalan seimbang dan penuh tekanan. Mereka juga memberikan apresiasi tinggi terhadap permainan disiplin dan semangat juang SMP Imacullata.
Turnamen Girls Football 3.0 sendiri menjadi bukti nyata perkembangan sepak bola putri usia dini. Selain menyajikan pertandingan kompetitif, ajang ini juga memperlihatkan lahirnya talenta-talenta muda berbakat yang menjanjikan masa depan cerah bagi sepak bola putri di daerah.(*)











