RUTENG, FAJARNTT.COM – Pemerintah Kabupaten Manggarai menegaskan komitmennya untuk mendorong arah pembangunan daerah yang lebih progresif dan terukur melalui pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2027 yang digelar di Manggarai Convention Center (MCC), Ruteng, Senin (16/3/2026). Forum tersebut menjadi ruang konsolidasi penting bagi pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan dalam merumuskan arah kebijakan pembangunan tahun 2027.
Bupati Manggarai, Herybertus G.L. Nabit, menegaskan bahwa capaian pertumbuhan ekonomi daerah yang mulai menunjukkan tren positif tidak boleh membuat pemerintah dan masyarakat berpuas diri. Ia menilai bahwa tantangan pembangunan yang dihadapi saat ini tidak bisa dijawab dengan pola kerja yang biasa-biasa saja.
Menurutnya, meskipun pertumbuhan ekonomi Manggarai pada tahun 2025 mencapai 5,09 persen, angka tersebut belum sepenuhnya mencerminkan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Hal ini terlihat dari tingkat kemiskinan yang masih berada di kisaran 18,1 persen atau sekitar 65 ribu jiwa.
Bupati Nabit menilai bahwa pendekatan pembangunan yang selama ini cenderung bertahap atau incremental membuat penurunan kemiskinan berjalan lambat. Ia menegaskan perlunya perubahan cara kerja yang lebih fokus, terarah, dan berani melakukan terobosan agar dampaknya terhadap kesejahteraan masyarakat lebih signifikan.
Ia juga menyoroti tingginya kerentanan wilayah Manggarai terhadap bencana seperti longsor, cuaca ekstrem, dan kerusakan lingkungan. Menurutnya, kesiapsiagaan terhadap bencana masih belum menjadi prioritas utama dalam perencanaan pembangunan selama ini, baik di tingkat pemerintah maupun masyarakat.
Selain itu, Bupati Nabit menekankan bahwa konsep daya saing daerah tidak boleh mengabaikan persoalan dasar seperti gizi buruk, stunting, dan anak putus sekolah. Ia menyebut bahwa persoalan-persoalan fundamental tersebut harus diselesaikan terlebih dahulu karena menjadi fondasi utama pembangunan manusia.
Sektor pertanian yang selama ini menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat juga menjadi perhatian. Ia menilai masih rendahnya nilai tambah produk pertanian karena sebagian besar hasil dijual dalam bentuk mentah. Menurutnya, transformasi pengolahan dan pemasaran produk, seperti kopi, dapat meningkatkan nilai ekonomi secara signifikan dan menjadi salah satu bentuk lompatan pembangunan yang dibutuhkan daerah.
Sekretaris Bapperida Manggarai, Aripin Alexius, menjelaskan bahwa Musrenbang RKPD merupakan tahapan penting dalam proses perencanaan pembangunan daerah yang telah melalui berbagai tingkatan, mulai dari desa, kecamatan, hingga forum perangkat daerah. Forum ini menjadi ruang untuk menyepakati arah pembangunan, prioritas program, indikator kinerja, serta alokasi anggaran daerah.
Sementara itu, Ketua DPRD Manggarai, Paulus Peos, menegaskan pentingnya menjaga semangat partisipatif dalam perencanaan pembangunan. Ia menyampaikan bahwa pokok-pokok pikiran DPRD merupakan representasi aspirasi masyarakat yang harus menjadi bagian dari kebijakan pembangunan daerah.
Musrenbang RKPD 2027 ini turut dihadiri oleh berbagai unsur, termasuk perangkat daerah, instansi vertikal, akademisi, pelaku usaha, lembaga keuangan, organisasi masyarakat, serta kelompok perempuan, anak, dan penyandang disabilitas. Keterlibatan berbagai elemen tersebut mencerminkan upaya pemerintah daerah untuk mendorong pembangunan yang inklusif dan partisipatif.
Di akhir arahannya, Bupati Nabit kembali menegaskan bahwa tantangan pembangunan Manggarai tidak dapat diselesaikan oleh pemerintah semata, melainkan membutuhkan kolaborasi seluruh pihak. Ia menekankan pentingnya keberanian untuk meninggalkan cara kerja lama yang dinilai tidak lagi memadai dalam menjawab kompleksitas persoalan daerah.
Melalui Musrenbang RKPD 2027 ini, Pemerintah Kabupaten Manggarai diharapkan mampu merumuskan kebijakan yang tidak hanya realistis dan terukur, tetapi juga mampu membawa perubahan nyata bagi masyarakat, terutama dalam upaya menurunkan kemiskinan, memperkuat ketahanan bencana, dan meningkatkan kesejahteraan secara menyeluruh.(*)
















