FAJARNTT.COM – Fraksi Restorasi Partai NasDem DPRD Kabupaten Manggarai mengingatkan bahaya yang dapat ditimbulkan oleh aktivitas industri dan investasi yang tidak memperhatikan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL). Dalam pembahasan dua Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) strategis, Fraksi NasDem menegaskan bahwa pertumbuhan industri dan investasi tidak boleh mengorbankan kelestarian lingkungan. Setiap kegiatan industri harus memenuhi standar AMDAL, didukung sistem pengelolaan limbah yang baik, serta berlandaskan prinsip pembangunan berkelanjutan agar manfaat ekonomi tidak menimbulkan dampak buruk bagi masyarakat dan lingkungan di masa depan.
Pandangan tersebut disampaikan Fraksi NasDem dalam Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Manggarai Masa Sidang II Tahun Dinas 2026. Melalui Sekretaris sekaligus pelapor fraksi, Kanisius Jemali, S.Pd, NasDem menyatakan dukungannya terhadap Ranperda tentang Rencana Pembangunan Industri Kabupaten dan Ranperda tentang Penyelenggaraan Penanaman Modal.
Fraksi menilai kedua regulasi tersebut sangat penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, meningkatkan daya saing, membuka lapangan kerja, serta mempercepat pemerataan pembangunan di Kabupaten Manggarai.
Menurut NasDem, pembangunan industri dan investasi memerlukan kerangka hukum yang jelas dan komprehensif agar mampu memberikan kepastian hukum, perlindungan masyarakat, serta kemudahan bagi investor tanpa mengabaikan kepentingan publik dan kelestarian lingkungan.
Dalam pembahasan Ranperda Rencana Pembangunan Industri Kabupaten, Fraksi NasDem menekankan perlunya kejelasan arah kebijakan, terutama terkait sektor-sektor industri prioritas yang akan dikembangkan. Langkah tersebut dinilai penting agar pembangunan industri dapat berjalan terarah dan memberikan manfaat maksimal bagi daerah.
Selain aspek lingkungan, Fraksi NasDem juga mendorong keberpihakan terhadap tenaga kerja lokal. Perusahaan yang beroperasi di Manggarai diharapkan memprioritaskan tenaga kerja setempat sesuai kompetensi yang dimiliki, disertai program pelatihan dan peningkatan keterampilan guna memperkuat kualitas sumber daya manusia daerah.
Fraksi juga meminta adanya mekanisme pengawasan yang jelas dan tegas, termasuk penerapan sanksi terhadap pelanggaran aturan. Menurut mereka, pengawasan yang efektif sangat diperlukan agar pelaksanaan Perda dapat berjalan sesuai tujuan yang telah ditetapkan.
Sementara itu, terkait Ranperda Penyelenggaraan Penanaman Modal, Fraksi NasDem menilai regulasi tersebut berperan penting dalam meningkatkan arus investasi dan mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah. Namun, kemudahan investasi harus tetap berjalan seiring dengan prinsip tata kelola pemerintahan yang baik.
NasDem mendorong sistem perizinan yang sederhana, cepat, transparan, dan bebas dari praktik pungutan liar. Selain itu, investasi yang masuk harus mampu memberdayakan tenaga kerja lokal serta menghormati hak-hak masyarakat adat yang hidup dan berkembang di wilayah Manggarai.
Fraksi juga meminta pemerintah daerah menyiapkan sistem evaluasi dan pengawasan yang terukur terhadap realisasi investasi agar setiap kegiatan berjalan sesuai izin, mencapai target yang ditetapkan, dan tidak menimbulkan kerugian bagi daerah maupun masyarakat.
Dalam aspek pemberian insentif, NasDem mendorong kebijakan yang selektif dan berbasis kinerja. Investor yang menyerap tenaga kerja lokal, memanfaatkan bahan baku daerah, dan memberikan nilai tambah bagi perekonomian Manggarai dinilai layak memperoleh dukungan dari pemerintah.
Di akhir pandangannya, Fraksi NasDem menyatakan menerima dan mendukung kedua Ranperda tersebut untuk dibahas lebih lanjut sesuai mekanisme yang berlaku.
Fraksi NasDem menegaskan bahwa pembangunan industri dan investasi harus berjalan seiring dengan perlindungan lingkungan. Industri tanpa AMDAL dan sistem pengelolaan lingkungan yang memadai berpotensi menimbulkan dampak buruk bagi masyarakat dan keberlanjutan sumber daya alam. Karena itu, setiap investasi yang masuk ke Manggarai harus mematuhi standar lingkungan, menghormati hak masyarakat, dan memberikan manfaat nyata bagi daerah. Dengan pengawasan yang kuat dan regulasi yang tepat, pembangunan ekonomi dapat berlangsung tanpa mengorbankan kelestarian lingkungan untuk generasi mendatang
















