FAJARNTT.COM – Ketersediaan stok darah yang aman dan mencukupi menjadi perhatian serius Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Manggarai. Untuk menjawab kebutuhan tersebut, PMI menggelar aksi donor darah massal yang melibatkan berbagai kalangan masyarakat dalam rangka memperingati Hari Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional serta Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) 2026.
Kegiatan kemanusiaan yang berlangsung di kawasan Natas Labar–Motang Rua pada Selasa, 19 Mei 2026 itu terbuka bagi seluruh masyarakat, mulai dari aparatur sipil negara (ASN), personel TNI dan Polri, pelajar, mahasiswa, komunitas sosial hingga masyarakat umum.
PMI Manggarai menilai keterlibatan berbagai elemen masyarakat sangat penting untuk menjaga ketersediaan stok darah di Unit Donor Darah Kabupaten Manggarai yang selama ini melayani kebutuhan pasien di RSUD Ruteng maupun RS St. Damian Cancar.
Ketua PMI Kabupaten Manggarai, Hironnymus A. Kaunang, mengatakan aksi donor darah massal tersebut bukan hanya bertujuan memenuhi kebutuhan darah di rumah sakit, tetapi juga menjadi sarana menumbuhkan semangat kemanusiaan dan solidaritas sosial di tengah masyarakat.
Menurutnya, kebutuhan darah merupakan kebutuhan yang tidak dapat ditunda. Karena itu, dukungan masyarakat sebagai pendonor sukarela menjadi faktor penting untuk memastikan pelayanan kesehatan tetap berjalan optimal bagi pasien yang membutuhkan transfusi darah.
“Melalui momentum peringatan Hari Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Sedunia serta Hari Kebangkitan Nasional, kami ingin mengajak masyarakat untuk terus menumbuhkan semangat kemanusiaan dan solidaritas melalui aksi donor darah,” ujarnya.
PMI berharap kegiatan tersebut mendapat dukungan luas dari seluruh pihak agar stok darah di Kabupaten Manggarai tetap terjaga. Selain membantu menyelamatkan nyawa sesama, donor darah juga memberikan manfaat kesehatan bagi pendonor dan menjadi bentuk nyata kepedulian sosial tanpa memandang latar belakang.
Lebih jauh, PMI ingin membangun kesadaran bahwa donor darah tidak hanya dilakukan saat ada kegiatan seremonial, tetapi dapat menjadi kebiasaan positif yang dilakukan secara rutin oleh masyarakat.
Dengan meningkatnya jumlah pendonor sukarela, kebutuhan darah untuk pasien yang menjalani operasi, perawatan medis, maupun kondisi darurat di rumah sakit dapat terpenuhi dengan lebih cepat dan optimal.
Aksi donor darah massal yang digelar PMI Kabupaten Manggarai menjadi langkah penting untuk menjaga ketersediaan stok darah bagi kebutuhan pelayanan kesehatan di daerah. Melalui keterlibatan berbagai kalangan masyarakat, PMI berharap semangat kemanusiaan, solidaritas, dan budaya donor darah sukarela semakin tumbuh sehingga kebutuhan darah di rumah sakit tetap aman dan pasien yang membutuhkan dapat segera memperoleh pertolongan.















