RUTENG, FAJARNTT.COM – Pemerintah Kabupaten Manggarai berencana menyelenggarakan nonton bareng (Nobar) Piala Dunia 2026 di Natas Labar Motang Rua sebagai upaya menghadirkan hiburan berkualitas sekaligus memperkuat kebersamaan masyarakat melalui momentum pesta sepak bola terbesar di dunia yang akan disiarkan oleh TVRI.
Rencana tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Manggarai, Herybertus Geradus Laju Nabit, saat menerima audiensi Kepala TVRI Stasiun Nusa Tenggara Timur, Jefri, SH., MH., bersama jajaran di ruang kerja Bupati Manggarai, Rabu (3/6/2026).
Pelaksanaan kegiatan nonton bareng (nobar) akan dipusatkan di Pendopo Natas Labar Motang Rua, Ruteng, itu dirancang berlangsung sepanjang perhelatan Piala Dunia, mulai dari fase grup hingga pertandingan final. Kehadiran kegiatan tersebut diharapkan menjadi ruang berkumpul masyarakat dari berbagai kalangan untuk menikmati pertandingan sepak bola dunia secara gratis dalam suasana aman, nyaman, dan penuh keakraban.
Dalam pertemuan tersebut, Bupati Hery Nabit menyambut positif inisiatif TVRI yang menghadirkan siaran olahraga internasional kepada masyarakat hingga ke daerah. Menurutnya, kegiatan nonton bareng tidak hanya sekadar menyaksikan pertandingan sepak bola, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan sosial dan membangun semangat kebersamaan di tengah masyarakat.
“Kami siap mendukung pelaksanaan nonton bareng Piala Dunia yang disiarkan TVRI. Kegiatan seperti ini dapat menjadi ruang kebersamaan bagi masyarakat sekaligus memberikan hiburan yang positif,” ujar Hery Nabit.
Dukungan yang diberikan Pemerintah Kabupaten Manggarai menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam mendorong pemanfaatan ruang publik sebagai wadah interaksi sosial yang sehat. Di tengah perkembangan teknologi dan pola kehidupan masyarakat yang semakin individual, kegiatan yang mampu mempertemukan warga dalam satu ruang bersama dinilai memiliki nilai sosial yang penting.
Nonton bareng Piala Dunia bukan hanya menghadirkan kegembiraan bagi para pencinta sepak bola, tetapi juga menjadi ajang silaturahmi yang dapat mempererat hubungan antarmasyarakat. Melalui kegiatan tersebut, warga dari berbagai latar belakang dapat berkumpul, berbagi semangat yang sama, dan menikmati atmosfer pertandingan secara kolektif.
Sementara itu, Kepala TVRI Stasiun NTT, Jefri, SH., MH., menegaskan bahwa TVRI sebagai lembaga penyiaran publik memiliki tanggung jawab untuk memastikan seluruh lapisan masyarakat memperoleh akses terhadap informasi, pendidikan, hiburan, dan siaran olahraga internasional secara gratis.
Menurut Jefri, TVRI saat ini terus melakukan penguatan jaringan siaran dan dukungan teknis di berbagai daerah agar masyarakat semakin mudah menikmati layanan penyiaran publik.
Karena itu, kata dia, pihaknya mengajak pemerintah daerah untuk mendukung pemanfaatan layanan siaran publik melalui penyediaan sarana pendukung sederhana seperti antena televisi dan perangkat penerima siaran di ruang-ruang publik.
“Kami sudah memiliki tim teknis yang siap membantu proses pengaturan dan pemasangan. Harapannya, masyarakat dapat menikmati berbagai tayangan TVRI, termasuk siaran olahraga internasional, melalui kegiatan nonton bareng di lingkungan masyarakat,” kata Jefri.
Ia menjelaskan bahwa siaran olahraga internasional yang ditayangkan TVRI tidak hanya berfungsi sebagai hiburan semata, tetapi juga memiliki nilai sosial yang besar. Momen-momen pertandingan yang dinikmati bersama dapat menciptakan interaksi positif antarwarga serta memperkuat semangat persatuan dan kebersamaan.
Karena itu, TVRI mendorong berbagai elemen masyarakat, mulai dari komunitas pemuda, kelompok masyarakat, lembaga pendidikan, hingga organisasi keagamaan untuk memanfaatkan fasilitas siaran publik yang tersedia. Menurut Jefri, semakin banyak masyarakat yang terlibat dalam kegiatan bersama seperti nonton bareng, semakin besar pula manfaat sosial yang dapat dirasakan.
Jefri juga memastikan bahwa TVRI siap memberikan pendampingan teknis kepada komunitas, instansi pemerintah, maupun kelompok masyarakat yang membutuhkan bantuan pemasangan perangkat penerima siaran.
Menurutnya, langkah tersebut dilakukan agar seluruh masyarakat dapat menikmati kualitas siaran yang baik selama berlangsungnya turnamen.
“Kami akan berkoordinasi dengan Dinas Kominfo Kabupaten Manggarai terkait berbagai kebutuhan teknis di lapangan. Kami berharap pelaksanaan nonton bareng ini dapat berjalan lancar dan memberikan pengalaman yang baik bagi masyarakat,” ujarnya.
Untuk diketahui, koordinasi dengan Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Manggarai akan difokuskan pada kesiapan perangkat penerima siaran, penguatan kualitas sinyal, serta berbagai kebutuhan teknis lainnya guna memastikan seluruh rangkaian pertandingan dapat dinikmati tanpa kendala. Persiapan tersebut menjadi bagian penting agar pelaksanaan nobar berjalan sukses dan mampu memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang hadir.
Apabila seluruh persiapan berjalan sesuai rencana, Pendopo Natas Labar Motang Rua diproyeksikan menjadi salah satu pusat aktivitas masyarakat selama berlangsungnya Piala Dunia. Lokasi yang berada di jantung Kota Ruteng itu diyakini akan menjadi titik kumpul warga untuk menikmati euforia sepak bola dunia secara bersama-sama.
Kolaborasi antara TVRI dan Pemerintah Kabupaten Manggarai ini sekaligus menunjukkan bagaimana penyiaran publik dapat menjadi instrumen yang mendekatkan layanan negara kepada masyarakat. Tidak hanya menghadirkan tayangan berkualitas secara gratis, tetapi juga menciptakan ruang kebersamaan yang memperkuat solidaritas sosial.
Melalui kegiatan nonton bareng Piala Dunia di Natas Labar Motang Rua, masyarakat Manggarai diharapkan tidak hanya menjadi penonton pertandingan sepak bola kelas dunia, tetapi juga menjadi bagian dari perayaan kebersamaan yang mempererat persaudaraan, membangun interaksi sosial yang positif, dan menghadirkan kegembiraan bersama sepanjang berlangsungnya turnamen. (*)








