BERITA TERBARU
light_mode
TAGS
Beranda » DAERAH » BOPLBF Gelar Gerakan “BISA” dan “CHSE” di Pantai Kawaliwu

BOPLBF Gelar Gerakan “BISA” dan “CHSE” di Pantai Kawaliwu

  • account_circle Tim
  • calendar_month Minggu, 11 Okt 2020
  • print Cetak

Larantuka, FajarNTT.com – BOPLBF (Badan Otorita Pariwisata Labuan Bajo Flores) menggelar Gerakan BISA (Bersih, Indah, Sehat, Aman) yang bertujuan untuk pemulihan sektor pariwisata di Kabupaten Flores Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Gerakan padat karya yang merupakan program Kemenparekraf itu, sebagai upaya pemulihan sektor pariwisata di wilayah Flores Timur dengan menerapkan CHSE atau Cleanliness, Health, Safety, Environment secara disiplin.

Kegiatan kali ini laksanakan di Pantai Kawaliwu, Teluk Hading, Larantuka, Kabupaten Flores Timur, Kamis (24/9) pagi.

“Terima kasih kepada masyarakat Flores Timur, karena telah menerima kami dengan baik dan sangat siap menyambut pariwisata new normal”, ungkap Direktur Utama BOPLBF Shana Fatina.

Badan Otorita Pariwisata Labuan Bajo Flores (BOPLBF) melaksanakan Gerakan BISA (Bersih, Indah, Sehat, Aman) di Pantai Kawaliwu, Larantuka (Foto : BOPLBF)

Setelah masa pandemi Covid-19 berlalu, kata Shana, pastinya kebutuhan pariwisata ikut berubah total, dari selera, cara berinteraksi hingga menentukan destinasi yang ingin dikunjungi wisatawan ikut berpengaruh. Hal inilah yang perlu disiapkan Kemenparekraf bersama masyarakat dan pemerintah setempat.

“Bersama Kemenparekraf sedang kami siapkan untuk melihat kebutuhan pasar pariwisata kedepannya melalui studi khusus. Semalam saya berdiskusi dengan Ibu Apolonia (Kadispar), kita akan lihat klasifikasi segmen pasar untuk Flores Timur, target negara, kelompok, dan lokasi,” terang Shana.

Ia menekankan, pengembangan pariwisata tidak hanya sekedar melayani wisatawan. Masa pandemi ini harus menjadi momentum untuk meningkatkan layanan melalui 3A yaitu Atraksi, Aksesibilitas, dan Amenitas yang kemudian akan dikembangkan dengan 2P yaitu Pemberdayaan masyarakat dan juga Promosi. Hal ini penting dilakukan sehingga masyarakat makin mampu beradaptasi dengan kebiasaan normal baru.

Pemenuhan berbagai keterampilan industri kreatif lokal seperti kuliner dan kerajinan tangan menjadi peran utama masyarakat. Walau demikian, lanjut Direktur Utama BOPLBF, dibutuhkan kedisiplinan dalam penerapan protokol kesehatan.

Shana Fatina juga mencontohkan kondisi Labuan Bajo saat ini memerlukan bahan baku untuk mendukung pariwisata sebanyak 85% dan itupun masih diambil dari luar Flores, sementara pekerja di sektor jasa hanya sekitar 30%. Hal inilah menurutnya, menjadi tantangan bersama bagaimana bisa menghubungkan sektor pertanian, peternakan, perkebunan, dan perikanan setempat untuk bisa mengisi rantai pasok pariwisata tersebut.

“Kita tidak harus menjadi pelaku pariwisata, namun kita semua bisa mendukung pembangunan pariwisata. Kita bisa menjadi pendukung pariwisata, seperti menjadi petani kopi dengan kualitas kopi yang mendunia dan itu sudah dibuktikan beberapa petani lokal kita. Ini harus menjadi mimpi besar yang bisa kita lakukan bersama dan saat pandemi berakhir, pariwisata kita sudah lebih siap dari yang sebelumnya,” pinta Direktur Utama BOP-LBF.

Sementara itu Wakil Bupati Flores Timur, Agustinus Payong Boli, saat membuka kegiatan menerangkan, Pemkab Flores Timur telah menetapkan kebijakan tentang pariwisata berbasis masyarakat, dimana masyarakat merupakan faktor utama penggerak pariwisata.

“Melalui Gerakan BISA hari ini saya mengajak masyarakat untuk selalu menjaga kebersihan dengan taat pada protokol kesehatan. Penyiapan fasilitas kebersihan seperti toilet dan tempat sampah juga infrastruktur penunjang keselamatan dan keamanan lainnya. Dengan begitu Flores Timur siap menerima kunjungan wisatawan,” kata Agustinus.

Turut hadir Kepala Dinas Pariwisata Flores Timur, Apolonia Korebima. Ia menjelaskan Pantai Kawaliwu adalah pantai yang sering dikunjungi masyarakat Larantuka, terutama untuk menikmati keindahan sunset dan potensi air panas yang mengalir di sekitar pantai tersebut.

Permasalahan yang dihadapi Pantai Kawaliwu saat ini, kata Karenina adalah banyaknya sampah plastik bertebaran di sepanjang pantai yang berasal dari wisatawan maupun dari laut.

“Terima kasih kepada BOP-LBF atas perhatiannya kepada kami di Flores Timur melalui aktivasi gerakan BISA hari ini. Kami sudah membentuk Pokdarwis di pantai ini, dan mereka sedang giat membangun berbagai fasilisas yang ada dipantai meski belum maksimal. Masih banyak hal dibutuhkan seperti gazebo, tempat makan, dan minum. Sehingga menjadi tugas kita semua untuk melengkapi berbagai kebutuhan dipantai ini,” tutup Apolonia.

(Foto : BOPLBF)

Acara yang berlangsung sehari tersebut dihadiri oleh Direktur Utama BOPLBF Shana Fatina, Wakil Bupati Flores Timur Agustinus Payong Boli, Kepala Dinas Pariwisata Flores Timur Apolonia Korebima, perangkat desa Kecamatan Lewolema, dan masyarakat sekitar Pantai Kawaliwu.

Setelah melakukan kegiatan bersih–bersih bersama dan simulasi penerapan protokoler kesehatan, BOPLBF juga memberikan secara simbolis beberapa peralatan pendukung untuk kelancaran penerapan protokol CHSE pada kebiasaan normal baru di destinasi wisata seperti alat pendukung kesehatan seperti Thermo Gun , masker, dan Face Shield serta alat – alat penunjang kebersihan.

Selain itu, secara simbolis juga diserahkan peralatan pendukung untuk kegiatan pembenahan bangunan bekas pasar di area dekat Pantai Kawaliwu. Bangunan bekas pasar tersebut kedepannya oleh Pokdarwis setempat, akan difungsikan sebagai pusat kuliner dan pertunjukan budaya masyarakat Flores Timur.

Untuk diketahui, Pantai Kawaliwu di sendiri terletak di teluk Hading, Desa Kawaliwu, Kecamatan Lewolema, Kabupaten Flores Timur. Pantai Kawaliwu memiliki keunikan yang sulit ditemukan di tempat lain. Pantai Kawaliwu memiliki aliran air panas yang menyeruak dari balik bebatuan di tepi pantai. Aliran air panas yang mengalir dari sela-sela bebatuan ini bersumber dari gunung api Ile Mandiri tepatnya di Desa Padung, Kecamatan Lewolema, Kabupaten Flores Timur.

Laporan : Zheno Kesen

Editor : Vincent Ngara

Ikuti FajarNTT.com di saluran Klik disini >> WHATSAPP CHANNEL

  • Penulis: Tim

ARTIKEL LAINNYA

  • Apa

    Apa Peristiwa Penting yang Terjadi pada 2 Desember?

    • calendar_month Jumat, 2 Des 2022
    • account_circle Vincent Ngara
    • 0Komentar

    FAJARNTT.COM – Apa peristiwa penting hari ini?. Peristiwa besar yang terjadi pada 2 Desember, antara lain wabah virus Ebola di Spanyol berakhir. Pada tahun 2010, FIFA menghadiahkan Rusia Piala Dunia Sepak Bola 2018. Anehnya, itu juga memenangkan turnamen edisi XXII pada tahun 2022, yang kita jalani hari ini. Tak diragukan lagi, salah satu yang paling […]

  • Tangkapan layar imbauan Pemerintah Kabupaten Manggarai tentang waspada cuaca ekstrem.

    Pemkab Manggarai Imbau Warga Tingkatkan Siaga Hadapi Cuaca Ekstrem

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle TIM
    • 0Komentar

    RUTENG, FAJARNTT.COM – Pemerintah Kabupaten Manggarai kembali mengingatkan seluruh lapisan masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi cuaca ekstrem yang diperkirakan melanda sejumlah wilayah dalam beberapa hari ke depan. Imbauan ini disampaikan sebagai langkah antisipatif guna mengurangi risiko bencana alam yang kerap muncul akibat intensitas hujan tinggi, angin kencang, serta kondisi laut yang tidak bersahabat. Peringatan […]

  • Gubernur Melki Laka Lena Anugerahi 320 PNS Satyalancana Karya Satya, Ajak Tingkatkan Inovasi dan Kinerja

    Gubernur Melki Laka Lena Anugerahi 320 PNS Satyalancana Karya Satya, Ajak Tingkatkan Inovasi dan Kinerja

    • calendar_month Rabu, 13 Agt 2025
    • account_circle TIM
    • 0Komentar

    KUPANG, FAJARNTT.COM – Sebanyak 320 Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menerima Penganugerahan Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya dari Gubernur Emanuel Melkiades Laka Lena. Acara penganugerahan berlangsung di Aula Eltari, Kupang, Rabu (13/8). Penghargaan yang diberikan berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 67/TK/Tahun 2024 ini diberikan kepada 194 PNS dengan masa […]

  • Yohanes

    Yohanes Oci Minta Pol PP Tindak Tegas PKL di Pasar Bantar Gebang Bekasi

    • calendar_month Jumat, 30 Des 2022
    • account_circle Vincent Ngara
    • 0Komentar

    Oci menilai, keberadaan mereka sangat mengganggu pengguna jalan dan membuat para pedagang Pasar Bantar Gebang mengeluh.

  • Semangat Paskah, Warga Desa Gelar Bakti Sosial Perbaikan Jalan untuk Perkuat Kepedulian

    Semangat Paskah, Warga Desa Gelar Bakti Sosial Perbaikan Jalan untuk Perkuat Kepedulian

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle Nal Jehaut
    • 0Komentar

    BORONG, FAJARNTT.COM – Dalam rangka memperingati Hari Raya Paskah, masyarakat Desa Compang Raci, Kecamatan Lamba Leda Timur, Kabupaten Manggarai Timur, menggelar kegiatan bakti sosial berupa perbaikan jalan desa sebagai wujud nyata kepedulian serta semangat kebersamaan antar warga. Kegiatan bakti sosial tersebut dilaksanakan pada 1 April 2025 dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat, mulai dari pemerintah desa, […]

  • angin

    Angin Kencang Hantam Atap Kantor Bupati Manggarai

    • calendar_month Senin, 5 Apr 2021
    • account_circle Vincent Ngara
    • 0Komentar

    RUTENG, FAJAR NTT – Angin kencang yang melanda wilayah Ruteng dan sekitarnya berdampak pada rusaknya atap Kantor Bupati Manggarai di Ruteng, Kabupaten Manggarai, pada Senin (5/4/2021). Pantauan media ini, sebagian atap bangunan megah itu rusak oleh hantaman angin kencang semenjak Minggu (04/04) kemarin. Hingga turunnya berita ini, belum tahu total kerugian dari rusaknya atap Kantor […]

expand_less