• REDAKSI
  • KONTAK KAMI
  • DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
Rabu, Agustus 12, 2026
  • Login
No Result
View All Result
NEWSLETTER
FAJARNTT.COM
  • HOME
  • EDITORIAL
  • ADVERTORIAL
  • OPINI
    • Polhukam
    • Humaniora
    • Pendidikan
  • ULASAN
  • DAERAH
    • Flores
    • Sumba
    • Timor
    • Alor
    • Lembata
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • SELEBRITIS
  • POJOK SASTRA
    • Karya Sastra
    • Cerita Rakyat
  • HOME
  • EDITORIAL
  • ADVERTORIAL
  • OPINI
    • Polhukam
    • Humaniora
    • Pendidikan
  • ULASAN
  • DAERAH
    • Flores
    • Sumba
    • Timor
    • Alor
    • Lembata
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • SELEBRITIS
  • POJOK SASTRA
    • Karya Sastra
    • Cerita Rakyat
No Result
View All Result
FAJARNTT.COM
No Result
View All Result
  • HOME
  • EDITORIAL
  • ADVERTORIAL
  • OPINI
  • ULASAN
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • SELEBRITIS
  • POJOK SASTRA

Home ) DAERAH ) Kasus Kapolresta Kupang Kota Sedang Ditangani, Kapolda NTT : “Bila Terbukti Diproses Hukum”

Kasus Kapolresta Kupang Kota Sedang Ditangani, Kapolda NTT : “Bila Terbukti Diproses Hukum”

Andi by Andi
20 November 2022
in DAERAH, Timor
A A
0
kasus

Kasus Kapolresta Kupang Sedang Ditangani, Kapolda NTT : "Bila Terbukti Diproses Hukum". (foto : Isth)

KOTA KUPANG, FAJARNTT.COM| Dua Kasus Pemukulan yang diduga dilakukan Kapolresta Kupang Kombespol Risian Krisna, saat ini sedang ditangani pihak POLDA NTT.

Untuk diketahui, Kedua kasus tersebut diantaranya yang pertama, Kasus Pemukulan terhadap korban “Trisal Saputra Berry” warga asal Kota Kupang, dan yang kedua, Kasus Pemukulan terhadap anggota Polresta Kupang Kota saat kegiatan Pesparani.

Hal itu disampaikan Kepala Bidang Profesi dan Pengamanan (Kabid Propam) Polda NTT, Kombes Pol Dominicus Savio Yempormase, pada Sabtu, (19/11/2022) sore.

“Maaf beta (saya) di jalan, kedua kasus tersebut sementara di tangani,” ujarnya.

BACAJUGA

Pembangunan Infrastruktur Jalan PLTP Mataloko Permudah Akses dan Dukung Perekonomian Masyarakat

Besok, Pemkab Manggarai Gelar CFD Perdana di Natas Labar Motang Rua

Sementara itu, Kepala Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (Kapolda NTT) Irjen Pol. Drs. Johni Asadoma, M. Hum menyampaikan bahwa kedua kasus tersebut sementara dalam penyelidikan Mapolda NTT.

“Ke 2 (dua) kasus ini sementara dalam penyelidikan,” ujarnya Johni Asadoma.

Orang nomor satu Polda NTT itu juga menegaskan, kalau dibuktikan dengan, data, fakta yang sudah cukup akan kita proses secara hukum.

“Kalau bukti, data, fakta, sudah cukup, akan kita tindak lanjuti ke proses hukum” tegas Kapolda Jonhi Asadoma saat dikonfirmasi media ini pada Minggu, (20/11) sore.

Dalam kunjungannya di Maumere, Kabupaten Sikka beberapa Minggu lalu dihadapan masyarakat dan anggota, Kapolda NTT Irjen Pol. Drs. Johni Asadoma, M. Hum mengatakan, bahwa tugas Polisi adalah melayani masyarakat, masyarakat adalah tuan dan kami ini pelayan. Sesuai undang-undang tugas kami adalah melayani.

“Polisi harus dekat dengan masyarakat sehingga dapat tercipta keamanan dan ketertiban masyarakat bersama segenap unsur pemerintah,” ujar Kapolda NTT.

Selanjutnya kata Jonhi, TNI dan POLRI bersama pemerintah menanggulangi penanganan Covid-19 secara bersama.

“Kalau ada Polisi yang arogan, sewenang-wenang, dan sombong adalah Polisi kurang baik, untuk itu melaporkan kepada atasannya sehingga dapat diarahkan untuk memperbaiki,” pintah orang Nomor Satu Polda NTT itu.

Lebih lanjut kata dia, tugas Polisi adalah menciptakan Kamtibmas agar masyarakat juga patuh terhadap aturan dan hukum. Orang hebat bukan hanya karena mengenakan seagam. Apabila melanggar hukum akan berurusan dengan pihak Kepolisian ini yang agak repot.

Diberitakan media ini sebelumnya, Trisal Saputra Berry selaku Korban pemukulan bersama keluarga dan Kuasa Hukum, secara resmi telah mendatangi serta melaporkan kasus pemukulan yang diduga dilakukan oleh Kapolresta Kupang Kombespol Risian Krisna ke SPKT dan Propam Polda NTT dengan bukti Surat Tanda Terima Laporan Polisi, Nomor : STTLP/160/XI/2022/SPKT POLDA NTT, pada Kamis, (10/11/2022).

Hal itu disampaikan Trisal Saputra Berry selaku Korban bersama keluarga yang didampingi Kuasa Hukum di depan Kantor Bidan Propam Polda NTT, usai memenuhi panggilan Propam Polda NTT, pada Senin, (14/11) siang.

Berry sapaan akrab korban menerangkan, pada hari ini dirinya bersama keluarga dan didampingi Kuasa Hukum menuhi panggilan Propam Polda untuk dimintai keterangan terkait kasus yang menimpa dialaminya.

“Saya bersama keluarga didampingi kuasa Hukum memenuhi panggilan terkait kasus pemukulan yang saya alami di depan Kantor Gubernur NTT, ” ujar Berry.

Lebih lanjut beri menjelaskan bahwa pihaknya sudah memenuhi panggilan Propam Polda NTT dan sudah memberikan keterangan dan menceritakan kronologis kejadian seputar kasus pemukulan yang diduga dilakukan oleh mantan Kabid Humas Polda NTT itu.

“Saya bersama keluarga didampingi kuasa Hukum baru saja keluar dari ruangan Propam, untuk memberikan keterangan terkait insiden yang saya alami. dan saya dicecar kurang lebih 15 pertanyaan terkait kasus itu,” beber Berry.

Pada tempat yang sama Bayu Mauta selaku keluarga korban bawasannya sangat kecewa karena anak ini sudah dipukul hingga mengalami luka robek dibagian kepala dan dibiarkan begitu saja.

Lebih lanjut kata Bayu, menurut cerita pada saat itu ada dua orang dan itu pengakuan Kapolresta (Krisna) pada saat bertemu keluarga keluarga korban. Bukan hanya hanya itu beliau juga berdalil bahwa, ini kalau Anggota saya yang memukul menggunakan pentungan pasti kepalanya pecah.

Anehnya lagi kata Bayu, sementara di Tempat Kejadian Perkara (TKP) itu ada dua orang, yang satunya palang sepeda motor yang satunya lagi ialah beliau (Kapolresta) dan beliau mengakui ada di TKP.

Akan tetapi sampai saat ini beber Bayu, Kapolresta belum mengakui kalau beliau adalah pelaku yang ada di TKP saat itu. beliau juga tidak ada rasa prihatin sebagai manusia, karena sampai saat ini belum disampaikan juga.

“Coba beliau mendatangi keluarga dan mengakui serta rasa prihatinnya bagaimana?, Atau mungkin itu rasa prihatinnya terkait uang Rp1.800.000 yang dia berikan itu?,” ujar Bayu.

Jujur saja, kami selaku keluarga melihat Kapolresta Kota Kupang ini tidak memiliki rasa kemanusiaan dan beliau tetap pada egonya sendiri dan sangat arogan, ya kami juga tempuh jalur hukum saja.

“Beliau tidak ada rasa ibah kepada sesama manusia, dan justru beliau masa bodoh dengan hal ini, ya kami sebagai keluarga memilih untuk mengambil langkah hukum dan sudah dilaporkan kasus ini secara resmi ke SPKT dan Propam Polda NTT dan prosesnya mulai berjalan, biar semuanya terbuka dan adil dihadapan hukum,” pungkas Bayu selaku keluarga korban.

Selain itu, Bayu menyampaikan bahwa kalau yang memukul menggunakan pentungan tentu beliau hanya mengalami memar saja, tentu ini barang tajam sampai mengalami luka robek (Sayat), dan pada saat itu juga Kapolresta mengaku dia ada di TKP, coba dia sampaikan apakah itu Pentungan, Tongkat, Sangkur atau sejenis benda tajam lain yang digunakan saat memukul adik kami ini.

“Pada saat kejadian kan Kapolresta mengakui bahwa dia ada di TKP. Tapi beliau belum mengakui dan bum menyampaikan terkait benda apa yang digunakan pada saat memukul adik kami ini hingga mengalami luka robek dibagian kepala dengan kedalaman sekitar 2 centi meter (mendekati Selaput Tengkorak) dan panjang luka 5 centi meter, ” ucapnya dengan nada kesal.

Pihak keluarga korban juga sangat kecewa, masa seorang pimpinan sekelas Kapolresta tidak bisa menunjukkan sikap dan tindakan yang baik selaku Pengayoman, Pelayan dan Pelindung Masyarakat, itukan semboyan Polri tapi faktanya itu tidak dilakukan.

“Masa sekelas Kapolresta menunjukkan sikap masa bodoh kepada masyarakat, dan tidak menjalankan tugas sebagai Pengayoman, Pelayan dan Pelindung Masyarakat,” cetus Bayu.

Pihak korban menduga kuat ada keterlibatan Kapolresta dalam kasus ini. Saat ini keluarga besar sedang berupaya bisa beraudiensi dengan Kapolda NTT dan meminta serta mendesak agar Kapolresta harus dinonaktifkan sementara, sehingga anggota-anggota yang ada pada saat itu bisa memberikan kesaksian tanpa ada tekanan psikologis.

“Kami meminta dan mendesak Kapolda NTT, agar segera menonaktifkan Kapolresta Kupang Kota Kombes Pol. Risian Krisna,” tutup Bayu. (*)

Andi
Andi

Eksplorasi konten lain dari FAJARNTT.COM

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Tags: Bila Terbukti Diproses HukumKapolda NTTKapolrestaKasusKupang KotaSedang Ditangani
Previous Post

Kadis Pendidikan NTT Melaksanakan Kunker di Kabupaten Manggarai Barat, Ini Tujuannya 

Next Post

Kapolres Kupang Pimpin Personel, Evakuasi Pohon Tumbang di Jalan Timor Raya

BERITALAINNYA

Kasat Reskrim Iptu Robbyanli Dewa Putra yang didampingi KBO Reskrim Polres Manggarai mengelar Konferensi pers terkait progres penanganan kasus di semester awal tahun 2025.
DAERAH

Lebih dari Separuh Kasus Diselesaikan, Satreskrim Polres Manggarai Tegaskan Komitmen Profesionalisme

by TIM
1 tahun ago
0

RUTENG, FAJARNTT.COM - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Manggarai menunjukkan performa kinerja yang tajam dan profesional selama enam bulan pertama...

Aipda Kornelius Jemarus memperoleh piagam penghargaan yang diberikan langsung oleh Kapolda NTT dalam momen HUT Bhayangkara
DAERAH

Luar Biasa! Aipda Kornelius Jemarus Raih Penghargaan dari Kapolda NTT di HUT Bhayangkara ke-79

by TIM
1 tahun ago
0

RUTENG, FAJARNTT.COM – Prestasi membanggakan ditorehkan Aipda Kornelius Jemarus, anggota Polres Manggarai yang bertugas sebagai Bhabinkamtibmas Desa Buar, Kecamatan Rahong...

Kemenkes

Kemenkes Waspadai Kasus Virus Nipah Berpotensi di Indonesia

3 tahun ago
KPK

KPK Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Sistem Proteksi TKI

3 tahun ago
Polres Manggarai

Polres Manggarai akan Gelar Operasi Kendaraan, Ada 7 Jenis Pelanggaran Jadi Prioritas

3 tahun ago
Turnamen

Turnamen Pacuan Kuda Kapolres CUP 2023 di SBD jadi Sorotan Publik

3 tahun ago
Hari Ini

Hari Ini Aktivis Cipayung Gelar Aksi di Mapolda NTT

3 tahun ago
Paroki Katedral

Paroki Katedral Terima Kunjungan Kapolres Manggarai: Bicarakan Restorative Justice dan Kamtibmas

3 tahun ago
kasus

Kasus Trisal Saputra Berry Ditangani Propam Polda NTT, Kabid Humas Polda : “Sejumlah Saksi Diperiksa”

4 tahun ago
kasus

Kasus Penembakan di Polres Belu Sedang dalam Proses, Kapolda NTT : “Pelaku Telah Ditahan”

4 tahun ago
Next Post
kapolres

Kapolres Kupang Pimpin Personel, Evakuasi Pohon Tumbang di Jalan Timor Raya

kapolres

Kapolres Mabar Tekankan Jajaran Sat Pol Air Tingkatkan Deteksi Dini di Wilayah Perairan

Please login to join discussion
  • NASIONAL
Yohanes Nardi Nandeng
NASIONAL

Mengusung Visi Budaya Akademik, Yohanes Nardi Nandeng Nyatakan Diri Maju Bertarung Pemilihan Ketua PP PMKRI 2026-2028

by Vincent Ngara
16 Juli 2026
0

JAKARTA, FAJARNTT.COM - Ketua Presidium Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Ruteng Periode 2021–2022, Yohanes Nardi Nandeng, secara resmi...

Read more
ABPEDNAS

ABPEDNAS dan SMSI Teken Perjanjian Kerja Sama Dukung Program Jaga Desa

4 Juli 2026
Hashim Djojohadikusumo

Hashim Djojohadikusumo Lantik Srikandi Jaga Desa tuk Mengawal Program Strategis Pemerintah

4 Juli 2026
Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, memenuhi undangan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Foto(Dok.Pribadi)

Program Bedah Rumah di NTT Melonjak Drastis, Tahun 2026 Target 5.000 Unit

3 April 2026
PDI Perjuangan

Antisipasi Kenaikan Minyak Dunia, PDIP Instruksi Kader Beberapa Hal Ini

10 Maret 2026
PDIP Larang Kader Kelola Dapur MBG, Tegaskan Program Negara Tak Boleh Jadi Ladang Bisnis Politik

PDIP Larang Kader Kelola Dapur MBG, Tegaskan Program Negara Tak Boleh Jadi Ladang Bisnis Politik

28 Februari 2026
  • OPINI
OPINI

Tan Malaka dan Relevansi Filsafat Politiknya

23 Juni 2026
OPINI

Kebangkitan Polandia Menjadi Kekuatan Baru Eropa

11 Juni 2026
OPINI

Pertemuan Trump-Xi di Beijing dan Kebangkitan Diplomasi Korporat

21 Mei 2026
OPINI

Prabowo di Antara Tokoh-Tokoh Tangguh

26 Januari 2026
OPINI

Campur Tangan Trump di Iran dari Sanksi hingga Cuitan

15 Januari 2026
OPINI

Proyek Melaka-Dumai Antara Jembatan dan Jebakan

13 Januari 2026
  • OLAHRAGA
Srikanti Jana
DAERAH

Turnamen Sepak Bola Bandara Frans Sales Lega Cup I Diikuti 28 Tim, Bupati Hery Nabit: Turnamen Ini tuk Mendukung Tumbuh Kembang Anak

by Vincent Ngara
3 Agustus 2026
0

RUTENG, FAJARNTT.COM -  Bupati kabupaten Manggarai, Herybertus G. L. Nabit, secara resmi membuka event turnamen sepak bola Piala Bandara Frans Sales...

Read more
Spanyol
OLAHRAGA

Spanyol Mengubur Mimpi Belgia tuk Hadapi Perancis di Semi Final Piala Dunia 2026

by Vincent Ngara
11 Juli 2026
0

FAJARNTT.COM - Spanyol memastikan diri untuk tampil di semi final melawan Perancis usai mengubur mimpi Belgia dengan skor 2-1. Fabian...

Read more
Gol Stephen Eustaquio
OLAHRAGA

Gol Eustaquio Antarkan Kanada Pertama Kalinya Lolok Babak 16 Besar Piala Dunia 2026

by Vincent Ngara
29 Juni 2026
0

FAJARNTT.COM - Gol Stephen Eustaquio di menit-menit akhir mengantarkan Kanada meraih kemenangan atas Afrika Selatan di babak 32 besar Piala...

Read more
Vinicius
OLAHRAGA

Vinicius Akui Cristiano Ronaldo Lebih Baik Dibanding Messi dan Neymar

by Vincent Ngara
28 Juni 2026
0

FAJARNTT.COM - Vinicius Junior mengakui bahwa pesepakbola terbaik saat ini bukanlah Neymar Jr atau Lionel Messi, tetapi Cristiano Ronaldo. Hal...

Read more
Bupati Hery Nabit
OLAHRAGA

Resmikan Turnamen U-15 di Cibal, Bupati Hery Ajak Anak-anak Lepaskan Gadget dan Bermain Bersama

by Tim
27 Juni 2026
0

RUTENG, FAJARNTT.COM - Bupati Manggarai, Herybertus G. L. Nabit resmi membuka Pekan Olahraga Anak U-15 Kecamatan Cibal Tahun 2026 di...

Read more

FajarNTT TV

FajarNTT TV
Warga Panik Saat Gempa Melanda Venezuela, Dinding Rumah Runtuh Rekaman video warga yang menunjukkan betapa mengerikan Gempa yang terjadi di Venezuela, pada Rabu, 24 Juni 2026. Salah satu video menunjukkan gempa itu merusak dinding halaman rumah dalam waktu hitungan detik.Warga histeris sesaat setelah gempa yang meluluhlantakkan kota-kota di Venezuela.(*)Sumber video : Platform X
Rekaman video warga yang menunjukkan betapa mengerikan Gempa yang terjadi di Venezuela, pada Rabu, 24 Juni 2026. Salah satu video menunjukkan gempa itu merusak dinding halaman rumah dalam waktu hitungan detik.Warga histeris sesaat setelah gempa yang meluluhlantakkan kota-kota di Venezuela.(*)Sumber video : Platform X
Warga Panik Saat Gempa Melanda Venezuela, Dinding Rumah Runtuh
Tim evakuasi menemukan rekaman video detik-detik terjadinya bencana gempa bumi di Venezuela, yang terjadi pada Rabu, 24 Juni 2026.Nampak dari rekaman video warga Venezuela berlari ke jalan untuk menyelamatkan diri. Beberapa bangunan runtuh seketika dalam waktu kurang dari 7 detik.Video berdurasi 49 detik ini memperlihatkan betapa mengerikannya gempa Venezuela yang telah menewaskan ribuan orang dan ribuan lainnya luka-luka.(*)Sumber video : Platform X
Rekaman Video Warga Venezuela Berlari Menyelamatkan Diri saat Gempa I Part 1
Gempa bumi berskala besar mengguncang Venezuela, pada Rabu lalu, 24 Juni 2026. Gempa ini menewaskan lebih dari 1.719 orang dan membuat ribuan ribu orang luka-luka.Baca selengkapnya di :https://fajarntt.com/2026/06/30/warga-merekam-dahsyatnya-gempa-bumi-di-venezuela-yang-menewaskan-ribuan-orang/Sumber video : Platform X
Warga Merekam Dahsyatnya Gempa Venezuela yang Menewaskan Ribuan Orang
Perundingan damai Amerika Serikat dan Iran tak selalu berjalan mulus. Situasi memanas setelah Israel membombardir Lebanon, yang langsung direspons dengan kemarahan Wakil Presiden AS JD Vance dan Iran yang kembali menutup Selat Hormuz. Sementara itu dari meja perundingan di Swiss, Minggu (21/6/2026), delegasi Iran sempat melakukan aksi walkout karena ancaman yang dilontarkan Presiden AS Donald Trump, yang sempat membuat harga minyak mentah kembali melambung.JD Vance memperingatkan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu untuk menghentikan penyerangan."Jangan main-main dengan kami. Kamu berisiko kehilangan segalanya," tegas JD Vance dalam konferensi pers di Washington DC, AS, pada Senin, 22 Juni 2026."Trump adalah sekutu terakhirmu, seluruh dunia sudah membencimu." tutur JD Vance.(*)Sumber video : Akun X Amerika Live
AS Mengeluarkan Peringatan kepada Israel Setelah Kembali Menyerang Lebanon
SUBSCRIBE
Logo

Berlangganan

Masukkan Alamat Email Anda

Bergabung dengan 52 pelanggan lain

Kategori

  • REDAKSI
  • KONTAK KAMI
  • DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA SIBER

Copyright © 2026 FAJARNTT.COM. All Rights Reserved - Created by Rumah Media Cyber.

No Result
View All Result
  • HOME
  • EDITORIAL
  • ADVERTORIAL
  • OPINI
    • Polhukam
    • Humaniora
    • Pendidikan
  • ULASAN
  • DAERAH
    • Flores
    • Sumba
    • Timor
    • Alor
    • Lembata
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • SELEBRITIS
  • POJOK SASTRA
    • Karya Sastra
    • Cerita Rakyat

Copyright © 2026 FAJARNTT.COM. All Rights Reserved - Created by Rumah Media Cyber.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Kedai Momica Ruteng
Kedai Momica Ruteng

Notifikasi