• REDAKSI
  • KONTAK KAMI
  • DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
Kamis, Agustus 13, 2026
  • Login
No Result
View All Result
NEWSLETTER
FAJARNTT.COM
  • HOME
  • EDITORIAL
  • ADVERTORIAL
  • OPINI
    • Polhukam
    • Humaniora
    • Pendidikan
  • ULASAN
  • DAERAH
    • Flores
    • Sumba
    • Timor
    • Alor
    • Lembata
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • SELEBRITIS
  • POJOK SASTRA
    • Karya Sastra
    • Cerita Rakyat
  • HOME
  • EDITORIAL
  • ADVERTORIAL
  • OPINI
    • Polhukam
    • Humaniora
    • Pendidikan
  • ULASAN
  • DAERAH
    • Flores
    • Sumba
    • Timor
    • Alor
    • Lembata
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • SELEBRITIS
  • POJOK SASTRA
    • Karya Sastra
    • Cerita Rakyat
No Result
View All Result
FAJARNTT.COM
No Result
View All Result
  • HOME
  • EDITORIAL
  • ADVERTORIAL
  • OPINI
  • ULASAN
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • SELEBRITIS
  • POJOK SASTRA

Home ) DAERAH ) Buntut Geothermal, PMKRI Ruteng Meminta Pemda Mabar Jangan Berselingkuh Dengan Korporat

Buntut Geothermal, PMKRI Ruteng Meminta Pemda Mabar Jangan Berselingkuh Dengan Korporat

Andi by Andi
22 November 2022
in DAERAH, Flores, Labuan Bajo
A A
0
buntut

Buntut Geothermal, PMKRI Ruteng Meminta Pemda Mabar Jangan Berselingkuh Dengan Korporat. (foto : Isth)

LABUAN BAJO, FAJARNTT.COM| PMKRI Ruteng bersama PMKRI Kota jajakan Labuan Bajo mengecam keras sikap pemerintah Kabupaten Manggarai Barat terkait upaya pemaksaan kehendak masyarakat untuk melanjutkan rencana proyek Geothermal di Wae Sano, Kecamatan Sano Nggoang.

Hal ini diungkapkan Nardi Nandeng Ketua PMKRI Ruteng bersama PMKRI Kota Jajakan Labuan Bajo.

Dalam hal ini kata Nardi, Pemda Mabar yang diwakili oleh Camat Sano Nggoang Alfonsius Arfon bersama perwakilan dari KSP Yando Zakaria juga Perwakilan dari PT Geodipa Energy Johnedy Situmorang yang telah melakukan sosialisasi kepada Masyarakat tiga kampung, yakni kampung Nunang Dasak dan Lempe, yang berlangsung pada Selasa, 15 November 2022.

Inti sosialisasi ini merupakan bagian dari negoisasi lanjutan atas perubahan Prioritas titik pengeboran dari wellpad B di Kampung Nunang yang berjarak 30 meter dengan rumah warga dan rumah adat Nunang ke Wellpad A di Kampung Lempe yang berjarak 150 meter dari Pemukiman.

BACAJUGA

Pembangunan Infrastruktur Jalan PLTP Mataloko Permudah Akses dan Dukung Perekonomian Masyarakat

Besok, Pemkab Manggarai Gelar CFD Perdana di Natas Labar Motang Rua

“Sosialisasi yang difasilitasi oleh Pemda Mabar, Perwakilan KSP, dan PT Geodipa Sumber Energy adalah suatu bentuk kedunguan dan keegoisan Pemerintah” ungkap Nardi.

Lanjut Nardi, Mengapa demikian, masyarakat Wae Sano sudah menyatakan sikap untuk menolak keras kehadiran dari proyek Geothermal ini. Hai Itu terbukti, Masyarakat Wae Sano sudah turun Jalan atau berdemontrasi untuk melakukan upaya perlawan terkait dengan kebijakan ini.

“Ini merupakan bagian dari upaya pemaksaan kehendak Masyarakat, Pemerintah pura-pura tuli mendengar penolakan dari Masyarakat,” ujar ketua PMKRI Ruteng itu.

Lebih lanjut kata dia, dasar Penolakan dari PMKRI Ruteng bersama PMKRI Kota Jajakan Labuan juga Masyarakat adalah kehadiran Geothermal dapat mengganggu ruang hidup Masyarakat di Wae sano. Bahwa ruang hidup merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan Manusia.

“Jika satupun yang rusak maka manusia tidak bisa hidup. Ini alasan yang sangat mendasar dan harga mati untuk menolak kehadiran Geothermal. Sehingga kemudian kita lawan secara bersama dan geothermal menjadi musuh bersama,” ujar Nardi Nandeng.

PMKRI Ruteng bersama PMKRI Kota Jajakan Labuan Bajo berkomitmen tetap bersama masyarakat untuk menolak kehadiran Geothermal sampai kapanpun. Tetap harga mati untuk menolak.

PMKRI Ruteng bersama PMKRI kota Jajakan Labuan Menyatakan sikap

Meminta kepada Pemda Manggarai Barat, jangan berselingkuh dengan para Korporat yang hanya ingin mementingkan diri sendiri dan kelompok, sehingga masyarakat yang menjadi korban dari kebijakan.

Mengutuk Keras sikap Pemda Mabar, KSP, dan PT Geodipa Sumber Energy karena diduga ada upaya pemaksaan kehendak masyarakat untuk tetap melakukan perencanaan proyek Geothermal.

Meminta Pemda Mabar, jangan jadi budak dari para Korporat. Tetap berdiri tegak dan menjalankan tugas sebagai pelayan masyarakat yang dapat menyejahterakan.

Geothermal
Geothermal Berpotensi Konflik, PMKRI Kupang Desak Pemda Mabar “Jangan Paksa Warga Wae Sano”. (foto : Isth)

Diberitakan media ini sebelumnya, PMKRI Kupang Mendesak Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat, Jangan memaksa kehendak warga Wae Sano.

Dalam hal ini, Pemerintah Pusat melalui Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) pada tahun 2017 menetapkan Pulau Flores sebagai Pulau Panas Bumi tersebar di 16 titik yang termuat dalam Surat Keputusan (SK) Nomor : 2268 K/30/MEM/2017, dan Wae Sano merupakan salah satu titik dari 16 titik yang tersebar di Pulau Flores.

Setelah dilakukan survei lapangan (eksplorasi), Geothermal yang awalnya dikelola oleh PT. Sarana Multi Infrastruktur (SMI) kemudian dialihkan ke PT. Geo Dipa Energi, sampai hari ini terus mendapatkan perlawanan dari masyarakat setempat yang terdiri dari tiga anak kampung, yaitu Kampung Nunang, Dasak dan Lempe.

Pada hari Selasa 08 November 2022 Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat (Pemda Mabar) telah mengeluarkan surat pemeberitahuan dan undangan kepada masyarakat Wae Sano untuk melakukan pertemuan koordinasi di tingkat Masyarakat Desa Wae Sano tentang rencana pelibatan masyarakat dalam pelaksanaan proyek Geothermal dan informasih rencana area pengeboran di Wellpad A.

Surat yang dibuat oleh Pemda Mabar selain untuk rapat koordinasi, tetapi surat itu juga tujuannya untuk pembentukan panita pengaduan tingkat kampung. Itu artinya bahwa panitia kampung ini bertugas sebagai jembatan antara masyarakat dan pihak manajemen proyek Panas Bumi Wae Sano dalam menyampaikan keluhan, saran dan berbagai pertanyaan terkait dengan proyek pengembangan panas Bumi Wae Sano.

Sementara itu, pada saat pertemuan yang dilaksanakan pada hari Selasa, 15 November 2022 yang bertempat di aula kantor Desa Wae Sano bersama perwakilan Pemda Mabar, tim komite bersama dan perwakilan pihak perusahan, dengan tegas Yosep Erwin Rahmat salah satu tokoh masyarakat adat kampung Nunang menolak terkait kehadiran Geothermal.

“Kehadiran kami pagi ini hanya untuk mempertegas kembali sikap penolakan kami yang sudah seringkali disuarakan tetapi sampai hari ini belum mendapatkan respon yang baik dari Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat,” ujarnya.

Lebih lanjut, pihak Penolak kehadiran Geothermal merasa ditekan dengan berbagai cara oleh Pemda Mabar, dan tetapi tetap pada pendiriannya untuk menolak mau dengan cara apapun sekali lagi kami tetap menolak.

” Justru kami merasa ditekan dengan berbagai cara yang selama ini dilakukan oleh Pemda Mabar, akan tetapi semua itu sama sekali tidak merubah sikap kami, bahwasanya tetap pada prinsip kami akan tetap menolak apapun cara yang dibuat oleh Pemda Mabar, PT. Geodipa maupun Bank Dunia,” tegas Yosep Erwin.

Menanggapi hal itu, Marianus Humau selaku Ketua Presidium Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Kupang St. Fransiskus Xaverius mendesak Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat untuk tidak boleh melakukan penekanan kepada warga Wae Sano dengan berbagai cara atau metode–metode tertentu.

Menurut PMKRI Cabang Kupang, bahwa tujuan pembentukan panitia pengaduan tingkat kampung merupakan bentuk membatasi hak demokrasi Warga Wae Sano serta mempersulit alur pengaduan dasar penolakan warga setempat.

Selain itu juga, PMKRI Cabang Kupang menilai pembentukan panitia pengaduan tingkat kampung merupakan sebuah kecacatan dalam berpikir yang dialami oleh Pemda Mabar.

Pembentukan panitia pengaduan tingkat kampung bukan sebuah solusi dalam menjawabi tuntutan penolakan warga. Mestinya yang perlu dipahami dan ditindaklanjuti oleh Pemda Mabar adalah dasar-dasar penolakan warga yang selama ini terus disuarakan baik dalam bentuk audience, aksi demontrasi dan berbagai surat penolakan, tandas Mone pria asal Kabupaten Kupang tersebut.

Mone juga mendesak Pemerintah Pusat melalui Kementrian SDM untuk mencabut kembali surat keputusan penetapan Pulau Flores sebagai Pulau Panas Bumi karena tidak sesuai dengan kondisi sosial ekonomi masyarakat.

Upaya pembiaran oleh Pihak Kementrian ESDM ditengah penolakan masyarakat, menunjukan bahwa negara tidak begitu mempertimbangkan persoalan kemanusiaan diatas keinginan investasi.

Bagi PMKRI Cabang Kupang, itu merupakan sebuah kekeliruan dan kesalahan yang sangat besar pihak Kementrian ESDM .

“Kami menyampaikan dengan tegas pihak Kementrian wajib mencabut kembali kebijakan ini, karena kurang lebih lima tahun persoalan ini belum selesai. Artinya pihak Kementrian ESDM jangan memelihara konflik di atas kepentingan investasi” beber Ketua PMKRI Cabang Kupang itu.

Lagi-lagi Ketua PMKRI itu mendesak agar segera dicabut izin kepada pihak ketiga untuk melakukan kegiatan apapun. Bila tidak dicabut, Kementrian ESDM bisa dianggap sebagai pemicu konflik, karena kebijakan itu telah membuat konflik yang berkepanjangan di tengah kehidupan bermasyarakat di Wae Sano, tutup Mone Humau. (*)

Andi
Andi

Eksplorasi konten lain dari FAJARNTT.COM

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Tags: BuntutGeothermalJangan Berselingkuh Dengan KorporatLabuan BajoManggarai BaratMemintaNTTPemda MabarPMKRI Kota JajakanPMKRI Ruteng
Previous Post

Polisi Menangkap Pelaku Pelecehan Seksual Terhadap Anak Kandung, di Labuan Bajo

Next Post

Peduli Terhadap Korban Gempa Cianjur, Kapolri Akan Kerahkan Tenaga Medis Tambahan

BERITALAINNYA

Kawasan TNK yang indah luar biasa ini harus di jaga sebaik baiknya.(Foto,List).
DAERAH

Penerapan pembatasan kuota wisatawan pulau Padar Tuai Polemik Memanas

by Nal Jehaut
5 bulan ago
0

LABUAN BAJO,FAJARNTT.COM – Kebijakan pembatasan kunjungan ke Taman Nasional Komodo (TNK) dengan kuota maksimal 1.000 orang per hari kini memicu...

Kantor BPN Manggarai Barat,(Foto/OkeBajo.Com).
DAERAH

Sudah Final di Mahkamah Agung, BPN Mabar Diduga Tuding Hambat Hak Ahli Waris Ibrahim Hanta

by Nal Jehaut
5 bulan ago
0

LABUAN BAJO,FAJARNTT.COM– Sengketa tanah seluas 11 hektare di Keranga, Kelurahan Labuan Bajo, kembali memantik bara konflik. Putusan kasasi Mahkamah Agung...

Pegawai BPN Mabar Turut Dilaporkan ke Mabes Polri Dugaan Penyalahgunaan Wewenang Sengketa Tanah Keranga

5 bulan ago
Aksi Premanisme

Marak di Labuan Bajo Aksi Premanisme Diduga Dibayar Para Mafia Tanah

7 bulan ago
Jajaran personel TNI dan Polri berdiri siaga saat apel pengamanan malam pergantian Tahun Baru di Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT, Rabu (31/12/2025).

TNI-Polri dan Pemda Siaga Penuh Jaga Keamanan Malam Tahun Baru di Labuan Bajo

7 bulan ago
Ratusan warga Labuan Bajo antusias mengikuti kegiatan Jalan Sehat Partai NasDem dalam rangka memperingati HUT ke-14 Partai NasDem, Sabtu (8/11/2025).

Sambut HUT ke-14, NasDem Manggarai Barat Gelar Jalan Sehat dan Bagi-Bagi Hadiah Menarik

9 bulan ago
Aliansi masyarakat adat Manggarai Barat tampak sedang bernegosiasi dengan Polres Manggarai Barat untuk melakukan audiensi guna menuntut pembebasan Gabriel Jahang (Foto: Nurjana).

Bela Tanah Leluhur, Aliansi Masyarakat Adat Mabar Turun ke Jalan Tuntut Bebaskan Gabriel Jahang

9 bulan ago
Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) bakal menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) serentak untuk empat kabupaten di wilayah Flores, Foto(FAJARNTT.COM)

Tentukan Pengurus DPC Baru di Flores Barat, Partai Hanura Bakal Gelar Muscab

9 bulan ago
PPK,Proyek Pembangunan Jalan akses Menuju Pelabuhan Multipurpose Peti Kemas Wae Kelambu,Foto[Dok.Pribadi].

PPK Diana,Pastikan Proyek Pembangunan Jalan Pelabuhan Multipurpose Peti Kemas Wae Kelambu Rampung Desember Mendatang

10 bulan ago
Kisah Piluh Kristo Penderitaan Sindrom Nefrotik Sejak Lahir Asal Lamba Leda Utara

Kisah Piluh Kristo Cacat Sejak Lahir Asal Lamba Leda Utara

10 bulan ago
Next Post
Polri mengerahkan personelnya untuk memberikan dukungan dan bantuan dalam mengevakuasi korban bencana alam gempa bumi di wilayah Kab. Cianjur, Jawa Barat, Senin (21/11). Selain mengerahkan pasukan untuk melakukan evakuasi pencarian korban personel Polri juga melakukan pengawalan terhadap bantuan yang akan diberikan kepada masyarakat terdampak bencana untuk bersama sama memberikan uluran tangan kepada korban. (foto : Isth)

Peduli Terhadap Korban Gempa Cianjur, Kapolri Akan Kerahkan Tenaga Medis Tambahan

kapolres

Kapolres Sumba Barat Sambangi Tokoh Masyarakat dan Berbagi Cerita

Please login to join discussion
  • NASIONAL
Yohanes Nardi Nandeng
NASIONAL

Mengusung Visi Budaya Akademik, Yohanes Nardi Nandeng Nyatakan Diri Maju Bertarung Pemilihan Ketua PP PMKRI 2026-2028

by Vincent Ngara
16 Juli 2026
0

JAKARTA, FAJARNTT.COM - Ketua Presidium Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Ruteng Periode 2021–2022, Yohanes Nardi Nandeng, secara resmi...

Read more
ABPEDNAS

ABPEDNAS dan SMSI Teken Perjanjian Kerja Sama Dukung Program Jaga Desa

4 Juli 2026
Hashim Djojohadikusumo

Hashim Djojohadikusumo Lantik Srikandi Jaga Desa tuk Mengawal Program Strategis Pemerintah

4 Juli 2026
Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, memenuhi undangan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Foto(Dok.Pribadi)

Program Bedah Rumah di NTT Melonjak Drastis, Tahun 2026 Target 5.000 Unit

3 April 2026
PDI Perjuangan

Antisipasi Kenaikan Minyak Dunia, PDIP Instruksi Kader Beberapa Hal Ini

10 Maret 2026
PDIP Larang Kader Kelola Dapur MBG, Tegaskan Program Negara Tak Boleh Jadi Ladang Bisnis Politik

PDIP Larang Kader Kelola Dapur MBG, Tegaskan Program Negara Tak Boleh Jadi Ladang Bisnis Politik

28 Februari 2026
  • OPINI
OPINI

Tan Malaka dan Relevansi Filsafat Politiknya

23 Juni 2026
OPINI

Kebangkitan Polandia Menjadi Kekuatan Baru Eropa

11 Juni 2026
OPINI

Pertemuan Trump-Xi di Beijing dan Kebangkitan Diplomasi Korporat

21 Mei 2026
OPINI

Prabowo di Antara Tokoh-Tokoh Tangguh

26 Januari 2026
OPINI

Campur Tangan Trump di Iran dari Sanksi hingga Cuitan

15 Januari 2026
OPINI

Proyek Melaka-Dumai Antara Jembatan dan Jebakan

13 Januari 2026
  • OLAHRAGA
Srikanti Jana
DAERAH

Turnamen Sepak Bola Bandara Frans Sales Lega Cup I Diikuti 28 Tim, Bupati Hery Nabit: Turnamen Ini tuk Mendukung Tumbuh Kembang Anak

by Vincent Ngara
3 Agustus 2026
0

RUTENG, FAJARNTT.COM -  Bupati kabupaten Manggarai, Herybertus G. L. Nabit, secara resmi membuka event turnamen sepak bola Piala Bandara Frans Sales...

Read more
Spanyol
OLAHRAGA

Spanyol Mengubur Mimpi Belgia tuk Hadapi Perancis di Semi Final Piala Dunia 2026

by Vincent Ngara
11 Juli 2026
0

FAJARNTT.COM - Spanyol memastikan diri untuk tampil di semi final melawan Perancis usai mengubur mimpi Belgia dengan skor 2-1. Fabian...

Read more
Gol Stephen Eustaquio
OLAHRAGA

Gol Eustaquio Antarkan Kanada Pertama Kalinya Lolok Babak 16 Besar Piala Dunia 2026

by Vincent Ngara
29 Juni 2026
0

FAJARNTT.COM - Gol Stephen Eustaquio di menit-menit akhir mengantarkan Kanada meraih kemenangan atas Afrika Selatan di babak 32 besar Piala...

Read more
Vinicius
OLAHRAGA

Vinicius Akui Cristiano Ronaldo Lebih Baik Dibanding Messi dan Neymar

by Vincent Ngara
28 Juni 2026
0

FAJARNTT.COM - Vinicius Junior mengakui bahwa pesepakbola terbaik saat ini bukanlah Neymar Jr atau Lionel Messi, tetapi Cristiano Ronaldo. Hal...

Read more
Bupati Hery Nabit
OLAHRAGA

Resmikan Turnamen U-15 di Cibal, Bupati Hery Ajak Anak-anak Lepaskan Gadget dan Bermain Bersama

by Tim
27 Juni 2026
0

RUTENG, FAJARNTT.COM - Bupati Manggarai, Herybertus G. L. Nabit resmi membuka Pekan Olahraga Anak U-15 Kecamatan Cibal Tahun 2026 di...

Read more

FajarNTT TV

FajarNTT TV
Warga Panik Saat Gempa Melanda Venezuela, Dinding Rumah Runtuh Rekaman video warga yang menunjukkan betapa mengerikan Gempa yang terjadi di Venezuela, pada Rabu, 24 Juni 2026. Salah satu video menunjukkan gempa itu merusak dinding halaman rumah dalam waktu hitungan detik.Warga histeris sesaat setelah gempa yang meluluhlantakkan kota-kota di Venezuela.(*)Sumber video : Platform X
Rekaman video warga yang menunjukkan betapa mengerikan Gempa yang terjadi di Venezuela, pada Rabu, 24 Juni 2026. Salah satu video menunjukkan gempa itu merusak dinding halaman rumah dalam waktu hitungan detik.Warga histeris sesaat setelah gempa yang meluluhlantakkan kota-kota di Venezuela.(*)Sumber video : Platform X
Warga Panik Saat Gempa Melanda Venezuela, Dinding Rumah Runtuh
Tim evakuasi menemukan rekaman video detik-detik terjadinya bencana gempa bumi di Venezuela, yang terjadi pada Rabu, 24 Juni 2026.Nampak dari rekaman video warga Venezuela berlari ke jalan untuk menyelamatkan diri. Beberapa bangunan runtuh seketika dalam waktu kurang dari 7 detik.Video berdurasi 49 detik ini memperlihatkan betapa mengerikannya gempa Venezuela yang telah menewaskan ribuan orang dan ribuan lainnya luka-luka.(*)Sumber video : Platform X
Rekaman Video Warga Venezuela Berlari Menyelamatkan Diri saat Gempa I Part 1
Gempa bumi berskala besar mengguncang Venezuela, pada Rabu lalu, 24 Juni 2026. Gempa ini menewaskan lebih dari 1.719 orang dan membuat ribuan ribu orang luka-luka.Baca selengkapnya di :https://fajarntt.com/2026/06/30/warga-merekam-dahsyatnya-gempa-bumi-di-venezuela-yang-menewaskan-ribuan-orang/Sumber video : Platform X
Warga Merekam Dahsyatnya Gempa Venezuela yang Menewaskan Ribuan Orang
Perundingan damai Amerika Serikat dan Iran tak selalu berjalan mulus. Situasi memanas setelah Israel membombardir Lebanon, yang langsung direspons dengan kemarahan Wakil Presiden AS JD Vance dan Iran yang kembali menutup Selat Hormuz. Sementara itu dari meja perundingan di Swiss, Minggu (21/6/2026), delegasi Iran sempat melakukan aksi walkout karena ancaman yang dilontarkan Presiden AS Donald Trump, yang sempat membuat harga minyak mentah kembali melambung.JD Vance memperingatkan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu untuk menghentikan penyerangan."Jangan main-main dengan kami. Kamu berisiko kehilangan segalanya," tegas JD Vance dalam konferensi pers di Washington DC, AS, pada Senin, 22 Juni 2026."Trump adalah sekutu terakhirmu, seluruh dunia sudah membencimu." tutur JD Vance.(*)Sumber video : Akun X Amerika Live
AS Mengeluarkan Peringatan kepada Israel Setelah Kembali Menyerang Lebanon
SUBSCRIBE
Logo

Berlangganan

Masukkan Alamat Email Anda

Bergabung dengan 52 pelanggan lain

Kategori

  • REDAKSI
  • KONTAK KAMI
  • DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA SIBER

Copyright © 2026 FAJARNTT.COM. All Rights Reserved - Created by Rumah Media Cyber.

No Result
View All Result
  • HOME
  • EDITORIAL
  • ADVERTORIAL
  • OPINI
    • Polhukam
    • Humaniora
    • Pendidikan
  • ULASAN
  • DAERAH
    • Flores
    • Sumba
    • Timor
    • Alor
    • Lembata
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • SELEBRITIS
  • POJOK SASTRA
    • Karya Sastra
    • Cerita Rakyat

Copyright © 2026 FAJARNTT.COM. All Rights Reserved - Created by Rumah Media Cyber.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Kedai Momica Ruteng
Kedai Momica Ruteng

Notifikasi