• REDAKSI
  • KONTAK KAMI
  • DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
Rabu, Agustus 12, 2026
  • Login
No Result
View All Result
NEWSLETTER
FAJARNTT.COM
  • HOME
  • EDITORIAL
  • ADVERTORIAL
  • OPINI
    • Polhukam
    • Humaniora
    • Pendidikan
  • ULASAN
  • DAERAH
    • Flores
    • Sumba
    • Timor
    • Alor
    • Lembata
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • SELEBRITIS
  • POJOK SASTRA
    • Karya Sastra
    • Cerita Rakyat
  • HOME
  • EDITORIAL
  • ADVERTORIAL
  • OPINI
    • Polhukam
    • Humaniora
    • Pendidikan
  • ULASAN
  • DAERAH
    • Flores
    • Sumba
    • Timor
    • Alor
    • Lembata
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • SELEBRITIS
  • POJOK SASTRA
    • Karya Sastra
    • Cerita Rakyat
No Result
View All Result
FAJARNTT.COM
No Result
View All Result
  • HOME
  • EDITORIAL
  • ADVERTORIAL
  • OPINI
  • ULASAN
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • SELEBRITIS
  • POJOK SASTRA

Home ) DAERAH ) Jaspel Nakes RSUD Komodo Tidak Dibayar, “Ketua Perindo Mengutuk Kebijakan Pemda Mabar”

Jaspel Nakes RSUD Komodo Tidak Dibayar, “Ketua Perindo Mengutuk Kebijakan Pemda Mabar”

Andi by Andi
24 November 2022
in DAERAH, Flores, Labuan Bajo
A A
0
jaspel

Jaspel Nakes RSUD Komodo Tidak Dibayar, "Ketua Perindo Mengutuk Kebijakan Pemda Mabar". (foto : isth)

LABUAN BAJO, FAJARNTT.COM| Polemik terkait Jasa Pelayanan (Jaspel) Tenaga Kesehatan (Nakes) di RSUD Komodo yang berjumlah Miliaran rupiah yang belum dibayar oleh Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat (Pemkab Mabar) menuai kritikan pedas dari berbagai kalangan.

Kritikan itu salah satunya dari Stanislaus Stan selaku masayarakat, juga sebagai Ketua DPD Partai Perindo Kabupaten Mangggarai Barat.

Stanis Stan, sapaan akrab Ketua DPD Perindo Mabar itu mempertanyakan mengapa Pemda tidak merealisasi terkait tuntutan Tenaga Kesehatan yang bertugas di RSUD Komodo, atas jasa pelayanan kesehatan pasien Covid-19.

“Ada apa sebenarnya dengan Pemda Mabar ini, sampai-sampai hak Nakes yang seharusnya diterima tapi justru diboikot. Patut diduga ada permainan Pemda mabar dengan oknum tertentu dibalik uang miliaran ini,” Ujar Stanis saat ditemui media ini kediamannya, pada Kamis, (24/11/2022) siang.

BACAJUGA

Pembangunan Infrastruktur Jalan PLTP Mataloko Permudah Akses dan Dukung Perekonomian Masyarakat

Besok, Pemkab Manggarai Gelar CFD Perdana di Natas Labar Motang Rua

Dikatakannya, sekarang ini sudah secara terang benderang bahkan sudah Viral di beberapa media, bahwa hak masayarakat dalam hal ini Nakes yang bertugas di RSUD Komodo, tidak dibayar oleh Pemda Mabar tanpa ada alasan yang jelas dan kita mengutuk itu.

“Sebagai masyarakat kami mengutuk keras terkait kebijakan Pemda Mabar yang telah merenggut hak Jaspel Nakes, tanpa ada alasan yang jelas, ” tukas Stanis.

Lanjut Stanis, setelah kita melihat pemberitaan dibeberapa media juga bahwa ternyata Pemda Mabar perna mengeluarkan anggaran Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk menalangi terkait insentif para Nakes, tanpa melalui rujukan BPKP.

Menurutnya, Pemda Mabar terlalu berani mengambil keputusan tanpa melalui rekomendasi BPKP dalam mengeluarkan serta menggunakan dana PAD untuk menalangi insentif Nakes itu. Justru sekarang hak orang yang harusnya dibayar, justru berdalil bahwa tidak akan dibayar karena alasan rujukan BPKP, inikan sangat aneh.

“Ini sangat aneh, Publik patut mencurigai ada hal yang tidak beres ditubuh Pemerintah Manggarai Barat saat ini,” beber Ketua Perindo itu.

Lebih anehnya lagi kata dia, uangnya belum dieksekusi kok BPKP keluarkan rekomendasi. Sebenarnya rekomendasi BPKP itukan harus atas dasar hasil pemeriksaan atau hasil audit, inikan lucu. Haparpannya Pemda Mabar harus bertanggungjawab terkait persoalan ini.

“Selaku masyarakat juga sebagai Ketua Partai Perindo, berharap agar Pemda Mabar sesegera mungkin mambayar hak Nakes tersebut,” ujar Stanis.

Ketua Perindo itu juga mengungkapkan, kami menduga bahwa saat demo beberapa minggu lalu ada gertakan dan ancaman dari Pemda terhadap Nakes, dengan mengintimidasi bahwa “kalian akan saya catat nama” dan mudah-mudahan ini tidak terjadi.

“Ketika ini terjadi, Perindo akan menjadi barisan terdepan untuk melawan Pemda,” beber Stanis Stan.

Lebih lanjut kata Stanis, Covid-19 ini belum selesai. Jadi potensi ancaman berikutnya inikan sama besarnya dengan apa yang kita sudah lewati tiga tanun terahir ini.

“Kita tidak ingin tenaga kesehatan ini diabaikan haknya. Karena itu sangat berpengaruh nanti ditingkat pelayanan mereka,” pungkasnya.

Ketua DPD Perindo juga meyampaikan sangat sesal dengan kebijakan pemerintah Manggarai Barat yang tidak pro rakyat, kenapa hak orang dari Kementerian di tahan.

“Pemda tidak perna berpkir bahwa kebijakan itu sangat merugikan pihak Nakes, hak orang kok dirampas, seharusnya dibayar bukan malah berdalil, ” tutup Stanislaus Stan.

Diberitakan media ini sebelum, bahwa terkait tuntutan sebagian Tenaga Kesehatan (Nakes) di RSUD Komodo Kabupaten Manggarai Barat atas jasa pelayanan kesehatan pasien Covid-19, Sekertaris Daerah (Sekda) Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi NTT, Fransiskus Sales Sodo memberikan penjelasan

Penjelasan ini disampaikan karena sebagian Tenaga Kesehatan RSUD Komodo pada 14 November 2022 yang lalu menyampaikan tuntutan kepada Pemkab Manggarai Barat dan DPRD Manggarai Barat agar segera membayar uang jasa pelayanan Tenaga Kesehatan.

Di depan puluhan awak media, Sekda Fransiskus S.Sodo mengatakan, sesuai surat BPKP kepada Pemkab Manggarai Barat pada 18 November 2022, Pemkab Manggarai Barat berkewajiban memberikan penjelasan secara terbuka kepada media dan masyarakat terkait tuntutan sebagian Nakes RSUD Komodo.

“Sesuai surat BPKP itu, maka kami berkewajiban memberikan penjelasan,” kata Sekda saat beraudiensi dengan awak media di ruang rapat Bupati Manggarai Barat, Rabu (23/11/2022).

Dijelaskannya, bahwa Klaim Penggantian Biaya Pelayanan Pasien Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di RSUD Komodo dari tahun 2020 s/d 2022 telah ditransfer oleh Kementerian Kesehatan RI ke rekening RSUD Komodo sebagai penerimaan.

Hal ini dilakukan sesuai dengan Petunjuk Teknis yang diatur melalui beberapa Keputusan Menteri Kesehatan RI bahwa Pelayanan Kesehatan Pasien COVID-19 yang dapat diklaim oleh Rumah Sakit Penyelenggara Pelayanan COVID-19 sebagai pengganti biaya yang dikeluarkan oleh Pemerintah Daerah.

Untuk diketahui sejak tanggal 10 Maret 2020, RSUD Komodo ditetapkan sebagai salah satu Rumah Sakit Rujukan Covid-19 melalui Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor; HK.01.O7/MENKES/166/ 2020 Tentang Penetapan Rumah Sakit Rujukan Penanggulangan Penyakit Infeksi Emerging Tertentu.

Selanjutnya RSUD Komodo menyetor penerimaan tersebut ke Kas Daerah Kabupaten Manggarai Barat dengan total RP36.673.365.000,- (Tiga Puluh Enam Miliar Enam Ratus Tujuh Puluh Tiga Juta Tiga Ratus Enam Puluh Lima Ribu Rupiah) sebagai Pendapatan Daerah sebagaimana mekanisme yang berlaku dan prinsip pengelolaan keuangan sebagai Rumah Sakit Pemerintah yang berstatus UPTD.

“Alurnya seperti itu, karena RSUD Komodo belum berstatus sebagai BLUD (Badan Layanan Umum Daerah) sehingga pendapatan ini di anggap sebagai PAD (Pendapatan Asli Daerah),” ungkap Sekda.

Penerimaan tersebut rincian sebagai berikut; Transfer pada tahun 2020 sebesar Rp229.994.200,- dan transfer pada tahun 2021 sebesar Rp31.914.157.100,- serta transfer pada tahun 2022 sebesar Rp4.529.213.700,-.

Sekda Mabar melanjutkan, bahwa melalui APBD Kabupaten Manggarai Barat Tahun 2020 dan Tahun 2021 Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat telah membayar Insentif bagi Tenaga Kesehatan yang telah memberikan pelayanan langsung pasien Covid-19.

Pada tahun 2020 Insentif bagi Tenaga Kesehatan yang telah memberikan pelayanan langsung pasien Covid-19 sebesar Rp807.841.626,- (Delapan Ratus Tujuh Juta Delapan Ratus Empat Puluh Satu Ribu Enam Ratus Dua Puluh Enam Rupiah).

Dan pada Tahun 2021 Insentif bagi Tenaga Kesehatan yang telah memberikan pelayanan langsung pasien Covid-19 sebesar Rp5.055.893.357,- ( Lima Miliar Lima Puluh Lima Juta Delapan Ratus Sembilan Puluh Tiga Ribu Tiga Ratus Lima Puluh Tujuh Ribu Rupiah).

“Dana insentif ini sudah ditransfer langsung ke rekening masing-masing penerima sesuai dengan besaran yang diterima sebagaimana yang diatur melalui Keputusan Menteri Kesehatan yang mengalami pembaharuan beberapa kali,” tambah Sekda Mabar.

Keputusan Menteri Kesehatan dimaksud adalah Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor: HK.01.07/Menkes/278/2020, Tentang Pemberian Insentif dan Santunan Kematian Bagi Tenaga Kesehatan Yang Menangani Corona Virus Disease 2019 ( Covid 19), Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK.01.07/Menkes/392/2020 tentang Pemberian Insentif Dan Santunan Kematian Bagi Tenaga Kesehatan Yang Menangani Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Dan yang terakhir adalah Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/ Menkes/4239/ 2021 tentang Pemberian Insentif dan Santunan Kematian Bagi Tenaga Kesehatan Yang Menangani Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Namun, beberapa waktu lalu oleh sebagian Nakes di RSUD Komodo menuntut agar Pemkab Mabar melakukan pembayaran jasa pelayanan ( jaspel ) kurang lebih 18 M atas penggantian jaspel Covid-19 yang sudah di transfer oleh Pempus.

“Atas tuntutan sebagian Nakes RSUD Komodo terhadap dana yang telah diklaim oleh Pemkab Mabar ke Pempus, Pemkab kemudian melakukan pendalaman secara normatif, apakah permintaan teman – teman Nakes bisa di layani atau tidak,” jelas Sekda Mabar.

Dalam perjalanan waktu, management RSUD Komodo kemudian mendapatkan saran dari BPKP agar permintaan dari nakes itu jangan dilayani karena bertentangan dengan ketentuan yang berlaku.

Namun karena penjelasan lisan dari BPKP belum lengkap, maka Pemkab Manggarai Barat mengajukan permohonan penjelasan atau arahan tertulis dari BPKP terkait tuntutan nakes tersebut.

Maka, pada tanggal 18 November 2022, Pemkab Mabar mendapatkan surat dari BPKP dengan No:PE.08.04/B/S – 1360/PW24/2022 tanggal 16 November 2022 perihal Tanggapan Atas Permohonan Arahan. Inti isi surat dari BPKP tersebut adalah;

Kesatu, apabila Pemkab Mabar merencanakan akan memberikan tambahan penghasilan bagi nakes dan non nakes yang dananya bersumber dari claim penggantian biaya pelayanan covid-19 agar memperhatikan insentif yang telah diterima oleh nakes dan non nakes sebagaimana dimaksud pada poin 1 dan 2 KMK (Keputusan Menteri Keuangan).

Kedua, BPKP mengarahkan agar memperhatikan asas keadilan, kepatutan dan rasionalitas dan manfaat untuk masyarakat dalam pengelolaan keuangan daerah,maka penggunaan penerimaan klaim penggantian biaya pelayanan pasien covid-19 agar lebih diprioritaskan untuk peningkatan kapasitas RSUD Komodo untuk mendukung pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

“Jadi arahan BPKP setelah memperhatikan prinsip- prinsip pengelolaan keuangan agar diprioritaskan untuk peningkatan kapasitas RSUD untuk mendukung peningkatan pelayanan kesehatan kepada masyarakat dan agar memperhatikan insentif yang telah diterima,” ungkap Sekda Mabar.

Maka setelah mencermati Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor Hk. 01. 07/ Menkes/ 5673/ 2021 Tentang Petunjuk Teknis Klaim Penggantian Biaya Pelayanan Pasien Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) dan memperhatikan surat Arahan BPKP Perwakilan Provinsi NTT maka Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat memutuskan untuk tidak merencanakan penganggaran dan pembayaran atas belanja Jasa Pelayanan Covid-19 sebagaimana tuntutan sebagian Tenaga Kesehatan di RSUD Komodo.

”Pertimbangannya bahwa Anggaran hasil klaim penggantian biaya pelayanan Kesehatan di Kabupaten Manggarai Barat yang sudah diterima oleh Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat merupakan Penggantian Atas Biaya Penanganan Covid-19 yang sudah dikeluarkan oleh Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat Tahun 2020 dan tahun 2021 berupa Insentif covid-19 kepada Tenaga Kesehatan dan biaya pelayanan kesehatan Pasien Covid 19 lainnya,” pungkas Sekda Fransiskus. (*)

Andi
Andi

Eksplorasi konten lain dari FAJARNTT.COM

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Tags: "Ketua PerindoBupatiJaspelLabuan BajoManggarai BaratMengutuk KebijakanNakesNTTPemda MabarRSUD KomodoSekdaStanislaus StanTidak DibayarWakil Bupati
Previous Post

Carut-Marut Jaspel Nakes di RSUD Komodo Yang Berjumlah Miliaran Rupiah, Ini Penjelasan Pemda Mabar

Next Post

Babak Baru, Audit Kasus Dugaan Korupsi Dermaga Gua Rangko Telah Selesai, Simak Penjelasan BPKP

BERITALAINNYA

Kawasan TNK yang indah luar biasa ini harus di jaga sebaik baiknya.(Foto,List).
DAERAH

Penerapan pembatasan kuota wisatawan pulau Padar Tuai Polemik Memanas

by Nal Jehaut
5 bulan ago
0

LABUAN BAJO,FAJARNTT.COM – Kebijakan pembatasan kunjungan ke Taman Nasional Komodo (TNK) dengan kuota maksimal 1.000 orang per hari kini memicu...

Kantor BPN Manggarai Barat,(Foto/OkeBajo.Com).
DAERAH

Sudah Final di Mahkamah Agung, BPN Mabar Diduga Tuding Hambat Hak Ahli Waris Ibrahim Hanta

by Nal Jehaut
5 bulan ago
0

LABUAN BAJO,FAJARNTT.COM– Sengketa tanah seluas 11 hektare di Keranga, Kelurahan Labuan Bajo, kembali memantik bara konflik. Putusan kasasi Mahkamah Agung...

Pegawai BPN Mabar Turut Dilaporkan ke Mabes Polri Dugaan Penyalahgunaan Wewenang Sengketa Tanah Keranga

5 bulan ago
Aksi Premanisme

Marak di Labuan Bajo Aksi Premanisme Diduga Dibayar Para Mafia Tanah

7 bulan ago
Jajaran personel TNI dan Polri berdiri siaga saat apel pengamanan malam pergantian Tahun Baru di Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT, Rabu (31/12/2025).

TNI-Polri dan Pemda Siaga Penuh Jaga Keamanan Malam Tahun Baru di Labuan Bajo

7 bulan ago
Ratusan warga Labuan Bajo antusias mengikuti kegiatan Jalan Sehat Partai NasDem dalam rangka memperingati HUT ke-14 Partai NasDem, Sabtu (8/11/2025).

Sambut HUT ke-14, NasDem Manggarai Barat Gelar Jalan Sehat dan Bagi-Bagi Hadiah Menarik

9 bulan ago
Aliansi masyarakat adat Manggarai Barat tampak sedang bernegosiasi dengan Polres Manggarai Barat untuk melakukan audiensi guna menuntut pembebasan Gabriel Jahang (Foto: Nurjana).

Bela Tanah Leluhur, Aliansi Masyarakat Adat Mabar Turun ke Jalan Tuntut Bebaskan Gabriel Jahang

9 bulan ago
Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) bakal menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) serentak untuk empat kabupaten di wilayah Flores, Foto(FAJARNTT.COM)

Tentukan Pengurus DPC Baru di Flores Barat, Partai Hanura Bakal Gelar Muscab

9 bulan ago
PPK,Proyek Pembangunan Jalan akses Menuju Pelabuhan Multipurpose Peti Kemas Wae Kelambu,Foto[Dok.Pribadi].

PPK Diana,Pastikan Proyek Pembangunan Jalan Pelabuhan Multipurpose Peti Kemas Wae Kelambu Rampung Desember Mendatang

10 bulan ago
Penjabat (Pj) Sekda Manggarai, Lamber Paput menjadi inspektur upacara dalam apel pembukaan TMMD di kecamatan Cibal pada Rabu, 08 Oktober 2025.

TMMD ke-126 di Cibal, TNI dan Pemda Manggarai Satu Tekad Wujudkan Pemerataan Pembangunan

10 bulan ago
Next Post
babak

Babak Baru, Audit Kasus Dugaan Korupsi Dermaga Gua Rangko Telah Selesai, Simak Penjelasan BPKP

terkait

Terkait Penataan Dapil Baik 4 Maupun 6 Dapil, Secara Tegas Partai Perindo Mabar Menolak

Please login to join discussion
  • NASIONAL
Yohanes Nardi Nandeng
NASIONAL

Mengusung Visi Budaya Akademik, Yohanes Nardi Nandeng Nyatakan Diri Maju Bertarung Pemilihan Ketua PP PMKRI 2026-2028

by Vincent Ngara
16 Juli 2026
0

JAKARTA, FAJARNTT.COM - Ketua Presidium Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Ruteng Periode 2021–2022, Yohanes Nardi Nandeng, secara resmi...

Read more
ABPEDNAS

ABPEDNAS dan SMSI Teken Perjanjian Kerja Sama Dukung Program Jaga Desa

4 Juli 2026
Hashim Djojohadikusumo

Hashim Djojohadikusumo Lantik Srikandi Jaga Desa tuk Mengawal Program Strategis Pemerintah

4 Juli 2026
Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, memenuhi undangan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Foto(Dok.Pribadi)

Program Bedah Rumah di NTT Melonjak Drastis, Tahun 2026 Target 5.000 Unit

3 April 2026
PDI Perjuangan

Antisipasi Kenaikan Minyak Dunia, PDIP Instruksi Kader Beberapa Hal Ini

10 Maret 2026
PDIP Larang Kader Kelola Dapur MBG, Tegaskan Program Negara Tak Boleh Jadi Ladang Bisnis Politik

PDIP Larang Kader Kelola Dapur MBG, Tegaskan Program Negara Tak Boleh Jadi Ladang Bisnis Politik

28 Februari 2026
  • OPINI
OPINI

Tan Malaka dan Relevansi Filsafat Politiknya

23 Juni 2026
OPINI

Kebangkitan Polandia Menjadi Kekuatan Baru Eropa

11 Juni 2026
OPINI

Pertemuan Trump-Xi di Beijing dan Kebangkitan Diplomasi Korporat

21 Mei 2026
OPINI

Prabowo di Antara Tokoh-Tokoh Tangguh

26 Januari 2026
OPINI

Campur Tangan Trump di Iran dari Sanksi hingga Cuitan

15 Januari 2026
OPINI

Proyek Melaka-Dumai Antara Jembatan dan Jebakan

13 Januari 2026
  • OLAHRAGA
Srikanti Jana
DAERAH

Turnamen Sepak Bola Bandara Frans Sales Lega Cup I Diikuti 28 Tim, Bupati Hery Nabit: Turnamen Ini tuk Mendukung Tumbuh Kembang Anak

by Vincent Ngara
3 Agustus 2026
0

RUTENG, FAJARNTT.COM -  Bupati kabupaten Manggarai, Herybertus G. L. Nabit, secara resmi membuka event turnamen sepak bola Piala Bandara Frans Sales...

Read more
Spanyol
OLAHRAGA

Spanyol Mengubur Mimpi Belgia tuk Hadapi Perancis di Semi Final Piala Dunia 2026

by Vincent Ngara
11 Juli 2026
0

FAJARNTT.COM - Spanyol memastikan diri untuk tampil di semi final melawan Perancis usai mengubur mimpi Belgia dengan skor 2-1. Fabian...

Read more
Gol Stephen Eustaquio
OLAHRAGA

Gol Eustaquio Antarkan Kanada Pertama Kalinya Lolok Babak 16 Besar Piala Dunia 2026

by Vincent Ngara
29 Juni 2026
0

FAJARNTT.COM - Gol Stephen Eustaquio di menit-menit akhir mengantarkan Kanada meraih kemenangan atas Afrika Selatan di babak 32 besar Piala...

Read more
Vinicius
OLAHRAGA

Vinicius Akui Cristiano Ronaldo Lebih Baik Dibanding Messi dan Neymar

by Vincent Ngara
28 Juni 2026
0

FAJARNTT.COM - Vinicius Junior mengakui bahwa pesepakbola terbaik saat ini bukanlah Neymar Jr atau Lionel Messi, tetapi Cristiano Ronaldo. Hal...

Read more
Bupati Hery Nabit
OLAHRAGA

Resmikan Turnamen U-15 di Cibal, Bupati Hery Ajak Anak-anak Lepaskan Gadget dan Bermain Bersama

by Tim
27 Juni 2026
0

RUTENG, FAJARNTT.COM - Bupati Manggarai, Herybertus G. L. Nabit resmi membuka Pekan Olahraga Anak U-15 Kecamatan Cibal Tahun 2026 di...

Read more

FajarNTT TV

FajarNTT TV
Warga Panik Saat Gempa Melanda Venezuela, Dinding Rumah Runtuh Rekaman video warga yang menunjukkan betapa mengerikan Gempa yang terjadi di Venezuela, pada Rabu, 24 Juni 2026. Salah satu video menunjukkan gempa itu merusak dinding halaman rumah dalam waktu hitungan detik.Warga histeris sesaat setelah gempa yang meluluhlantakkan kota-kota di Venezuela.(*)Sumber video : Platform X
Rekaman video warga yang menunjukkan betapa mengerikan Gempa yang terjadi di Venezuela, pada Rabu, 24 Juni 2026. Salah satu video menunjukkan gempa itu merusak dinding halaman rumah dalam waktu hitungan detik.Warga histeris sesaat setelah gempa yang meluluhlantakkan kota-kota di Venezuela.(*)Sumber video : Platform X
Warga Panik Saat Gempa Melanda Venezuela, Dinding Rumah Runtuh
Tim evakuasi menemukan rekaman video detik-detik terjadinya bencana gempa bumi di Venezuela, yang terjadi pada Rabu, 24 Juni 2026.Nampak dari rekaman video warga Venezuela berlari ke jalan untuk menyelamatkan diri. Beberapa bangunan runtuh seketika dalam waktu kurang dari 7 detik.Video berdurasi 49 detik ini memperlihatkan betapa mengerikannya gempa Venezuela yang telah menewaskan ribuan orang dan ribuan lainnya luka-luka.(*)Sumber video : Platform X
Rekaman Video Warga Venezuela Berlari Menyelamatkan Diri saat Gempa I Part 1
Gempa bumi berskala besar mengguncang Venezuela, pada Rabu lalu, 24 Juni 2026. Gempa ini menewaskan lebih dari 1.719 orang dan membuat ribuan ribu orang luka-luka.Baca selengkapnya di :https://fajarntt.com/2026/06/30/warga-merekam-dahsyatnya-gempa-bumi-di-venezuela-yang-menewaskan-ribuan-orang/Sumber video : Platform X
Warga Merekam Dahsyatnya Gempa Venezuela yang Menewaskan Ribuan Orang
Perundingan damai Amerika Serikat dan Iran tak selalu berjalan mulus. Situasi memanas setelah Israel membombardir Lebanon, yang langsung direspons dengan kemarahan Wakil Presiden AS JD Vance dan Iran yang kembali menutup Selat Hormuz. Sementara itu dari meja perundingan di Swiss, Minggu (21/6/2026), delegasi Iran sempat melakukan aksi walkout karena ancaman yang dilontarkan Presiden AS Donald Trump, yang sempat membuat harga minyak mentah kembali melambung.JD Vance memperingatkan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu untuk menghentikan penyerangan."Jangan main-main dengan kami. Kamu berisiko kehilangan segalanya," tegas JD Vance dalam konferensi pers di Washington DC, AS, pada Senin, 22 Juni 2026."Trump adalah sekutu terakhirmu, seluruh dunia sudah membencimu." tutur JD Vance.(*)Sumber video : Akun X Amerika Live
AS Mengeluarkan Peringatan kepada Israel Setelah Kembali Menyerang Lebanon
SUBSCRIBE
Logo

Berlangganan

Masukkan Alamat Email Anda

Bergabung dengan 52 pelanggan lain

Kategori

  • REDAKSI
  • KONTAK KAMI
  • DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA SIBER

Copyright © 2026 FAJARNTT.COM. All Rights Reserved - Created by Rumah Media Cyber.

No Result
View All Result
  • HOME
  • EDITORIAL
  • ADVERTORIAL
  • OPINI
    • Polhukam
    • Humaniora
    • Pendidikan
  • ULASAN
  • DAERAH
    • Flores
    • Sumba
    • Timor
    • Alor
    • Lembata
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • SELEBRITIS
  • POJOK SASTRA
    • Karya Sastra
    • Cerita Rakyat

Copyright © 2026 FAJARNTT.COM. All Rights Reserved - Created by Rumah Media Cyber.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Kedai Momica Ruteng
Kedai Momica Ruteng

Notifikasi