BERITA TERBARU
light_mode
TAGS
Beranda » DAERAH » Flores » Borong » Polres Matim Dinilai Tidak Berkutik Menghadapi Sikap Apatis Kadis Parekrafbud Mabar

Polres Matim Dinilai Tidak Berkutik Menghadapi Sikap Apatis Kadis Parekrafbud Mabar

  • account_circle Nal Jehaut
  • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
  • print Cetak

BORONG,FAJARNTT.COM- Kepolisian Resort Manggarai Timur tidak berkutik menghadapi sikap apatis Kepala Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif dan Kebudayaan Kabupaten Manggarai Barat Stefanus Jemsifori setelah mangkir dari panggilan kedua pada Kamis (5/3/2026).

Meskipun Kepala satuan Reserse Kriminal Polisi Resort Manggarai Timur telah merencanakan pemeriksaan melalui sistim zoom namun pihaknya tidak mengambil langkah tegas setalah panggilan kedua tidak dipenuhi oleh Stefanus Jemsifori.

Hal ini dikatakan oleh Kepala Satuan Reskrim Polres Manggarai Timur Ahmad Zacky Shodri SH saat dikonfirmasi pada Kamis, (5/3/2026), Sore sekitar Pkl. 12.46 Wita.

“Tidak ada juga. Nanti saya suruh komunikasi dengan teman penyidik. Mudah – mudahan mau pemeriksaan via zoom,” jawab Zacky melansir dari suaranusantara.co yang melalui pesan whatsapp kepada wartawan.

Dalam kasus ini, pihak pelapor sudah memenuhi dua alat bukti, namun pihak Reskrim menjelaskan bahwa kasus ini belum memiliki kekuatan hukum yang mengikat.

“Kalau tidak menghadiri ya mau bagaimana lagi. Memang belum ada kekuatan hukum yang mampu mengikat. Kalau yang bersangkutan tidak menghadiri undangan kami. Mungkin jalan keluar bisa interview melalui zoom,” kata Zacky pada Senin, (2/3/2026).

Ia menambahkan bahwa pihak pelapor dalam kasus ini hanya mengantongi satu alat bukti dan pemanggilan paksa tidak bisa dilakukan.

“Upaya paksa jika sudah penyidikan. Belum ada alat bukti sama sekali. Baru ada keterangan saksi,” sambungnya.

Setelah terlapor mangkir dari panggilan kedua, pihaknya malah merencanakan untuk menghentikan penyelidikan walaupun terlapor tidak mengindahkan panggilan sebanyak tiga kali.

“Semua tergantung alat bukti kalau terpenuhi ya lanjut. Kalo tidak ya henti lidik” tandas Zacky

Untuk di ketahui,kepala Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif dan kebudayaan Kabupaten Manggarai Barat, Stefanus Jemsifori dipanggil terkait dugaan tindak pidana pengancaman verbal melalui media elektronik terhadap Ketua LSM Ilmu Dionisius Parera yang dibuktikan dengan Surat Tanda Terima Laporan (STTLP) nomor LP/B/19/2026/PAMAPTA POLRES MANGGARAI TIMUR NTT Pada Minggu 15 Februari 2026 sekitar pukul 23.12 Wita.

Menindaklanjuti laporan tersebut Reskrim Polres Manggarai Timur mengeluarkan surat undangan wawancara klarifikasi Nomor B/142/II/ 2026/ Sat. Reskrim kepada pelapor, Dionisius Parera untuk dimintai keterangannya.

Atas undangan tersebut, Dionisius Parera telah menghadap penyidik AIPTU INDRA SURYAWAN, SH bertempat di ruangan unit Tipidter Satuan Reskrim Polres Manggarai Timur, Selasa (24/2/2026) pkl. 11.00 Wita.

*Percuma Lapor Polisi*

Doni Parera sebagai pelapor mengatakan bahwa mangkir dari undangan Polisi itu merupakan bentuk pelanggaran hukum setelah dirinya melengkapi dua alat bukti.

Ia menilai sikap Polres Matim tidak serius menangani masalah ini tidak heran kalau marak tagar percuma Lapor Polisi begitu marak.

“Kalau seperti ini sikap Polisi, maka jangan heran ketika banyak tagar di media sosial, ‘Percuma Lapor Polisi’ begitu marak. Karena Polisi bukan lagi tempat kita mencari kebenaran. Nanti ada pencuri yang dikenali karena terekam cctv, namun ketika dipanggil tidak mau menghadap, maka sudah tidak perlu diproses lagi. Atau ada tabrak lari yang dikenali pelakunya, namun ketika dipanggil Polisi tidak ditanggapi, tidak mau hadir, selesai kasusnya. Begitu juga jika ada kasus indikasi korupsi. Dipanggil tidak menghadap, maka dinyatakan selesai,”ujar Doni.

Akan jadi modus kedepannya, cuek saja terhadap laporan Polisi, maka kita akan lolos dari jeratan hukum. Ini semua akan terjadi karena sikap Polisi sendiri dalam upaya penegakkan hukum.

“Polisi lembek, bahkan mau kerjasama telikung hukum dengan pelaku kriminal dan kejahatan adalah penyebab penegakkan hukum hancur di negara ini,” ucapnya.

Doni juga menjelaskan,aneh sekali jika dikatakan Polisi hanya ada satu alat bukti. Karena tentu Polisi tahu, bahwa alat utama yang mesti diperiksa adalah handphone yang digunakan untuk teleponan, seusai laporan, pengancaman lewat hp. Kemudian diperkuat oleh keterangan saksi yang telah diperiksa. Handphone sebagai alat bukti utama telah diperiksa oleh Polisi, semua spek HP, waktu percakapan, tampilan wa semua sudah diketahui oleh penyidik.

“Handphone dipegang, diperiksa dan percakapan pada layar sudah dilihat oleh Polisi. Kedua, ada keterangan saksi yang mendengar adanya ancaman itu. Dia alat bukti ini adalah petunjuk kuat bahwa peristiwa pengancaman itu benar dan fakta adanya. Semua sudah jelas, Kecuali Polisi yang mulai tidak jelas, Lalu, sampai katakan hanya satu alat bukti itu darimana?,” ungkap Doni dengan nada geram.

Doni menyampaikan,masyarakat yang ikutin kasus ini hanya akan punya dua kesimpulan.

Pertama, Polisi malas bekerja. Mungkin karena harus ke Mabar dan kedua, kuat dugaan sudah ada deal-dealan, uang bermain, sehingga Polisi mulai rancu logikanya.

Sementara itu, hingga berita ini di terbitkan belum ada keterangan resmi dari Stefanus Jemsifori yang tidak hadir dalam panggilan kedua dari kaporles Manggarai Timur.(**)

Ikuti FajarNTT.com di saluran Klik disini >> WHATSAPP CHANNEL

Penulis

Kontributor aktif untuk media siber FAJARNTT.COM

KOMENTAR (0)

Saat ini belum ada komentar

KOMENTAR

ARTIKEL LAINNYA

  • Masyarakat Dusun Dua Swadaya Bangun Talut, Sudibyo : “Berharap Pemdes Buka Mata”

    Masyarakat Dusun Dua Swadaya Bangun Talut, Sudibyo : “Berharap Pemdes Buka Mata”

    • calendar_month Senin, 10 Okt 2022
    • account_circle Andi
    • 0Komentar

    TANGGAMUS, FAJARNTT| Masyarakat di Dusun Dua, Desa Margoyoso, Kecamatan Sumberjo, melaksanakan kegiatan swadaya pembangunan Talut, pada Minggu (9/10/2022) siang. Pembangunan Talut yang berukuran kurang lebih 70 meter di Dusun Dua tersebut berdasarkan hasil swadaya. Kegiatan ini untuk menanggulangi air agar tidak masuk ke jalan, karena setiap hujan banyak genangan air yang masuk ke jalan dan […]

  • bacok keluarga

    Bacok Keluarga, Pria Asal Beokina Diamankan Polisi

    • calendar_month Kamis, 10 Mar 2022
    • account_circle Vincent Ngara
    • 0Komentar

    Bacok keluarga dekat, Polres Manggarai mengamankan pelaku inisial PE (32) asal Beo Kina, Desa Golo Langkok, Kec. Rahong Utara, Kab. Manggarai

  • Keterangan Foto : Panggung Komodo waterfont festival (Dok.Fajar NTT/Nurjana).

    Komodo Waterfront Festival 2025 Hadirkan Inovasi Gastronomi Moringa dalam Cooking Workshop & Competition

    • calendar_month Jumat, 21 Nov 2025
    • account_circle Nurjana
    • 0Komentar

    LABUAN BAJO, FAJARNTT.COM – Komodo Waterfront Festival (KWF) 2025 kembali memikat publik dengan menghadirkan Cooking Workshop & Competition yang sarat inovasi kuliner, khususnya eksplorasi Gastronomi Moringa (Kelor). Acara yang digelar di The Bay Restaurant lantai 6, Hotel Meruorah Komodo Labuan Bajo, sejak pukul 12.00 hingga 17.00 WITA ini menjadi ajang berkumpulnya para pelaku kuliner, pegiat […]

  • Ambrosius Caga

    Kelompok Tani Asal Cibal ini Apresiasi Pemkab Manggarai Gelar Bazar Gerakan Pangan Murah

    • calendar_month Jumat, 9 Agt 2024
    • account_circle Vincent Ngara
    • 0Komentar

    RUTENG, FAJARNTT.COM – Ambrosius Caga menyampaikan terima kasihnya kepada pemerintah kabupaten Manggarai melalui dinas pertanian dan ketahanan pangan, karena telah mendukung serta membantu memasarkan produk hortikultura dari kelompok tani. Menurut Ketua Kelompok Tani Golo Ngencung, Desa Riung, Kecamatan Cibal ini bahwa dengan menampilkan hasil panenan dari kelompok tani Golo Ngencung tentu sudah membantu kelompok ini […]

  • PLN UIP Nusra

    PLN Gelar Audiensi dengan Keuskupan Agung Ende Bahas Pengembangan Geothermal di Flores dan Mataloko

    • calendar_month Senin, 24 Mar 2025
    • account_circle Vincent Ngara
    • 0Komentar

    ENDE, FAJARNTT.COM – PLN UIP Nusra (Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara) menggelar audiensi dengan Keuskupan Agung Ende, pada Sabtu, 15 Maret 2025. Pertemuan ini membahas prospek pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Mataloko di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT). Audiensi ini dihadiri oleh Direktur Panas Bumi Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi […]

  • Donald Trump

    Pertemuan Trump-Xi di Beijing dan Kebangkitan Diplomasi Korporat

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle Bobby Ciputra
    • 0Komentar

    Siapa sebenarnya yang mengatur dunia hari ini, Negara atau Pasar ? Atau hanya segelintir orang di belakang layar ? Ketegangan antara Amerika Serikat dengan Cina diredam dengan kalkulasi transaksional. Pertemuan Yang Mengganti Bendera Negara dengan Meja Runding CEO. Pada Kamis, 15 Mei 2026, Presiden AS Donald Trump melakukan kunjungan kenegaraan dengan Presiden Cina Xi Jinping […]

expand_less