BERITA TERBARU
light_mode
TAGS
Beranda » DAERAH » Jangan Jual Mentah! Hanura Minta Komoditas Unggulan Manggarai Diolah Jadi Produk Bernilai Tinggi

Jangan Jual Mentah! Hanura Minta Komoditas Unggulan Manggarai Diolah Jadi Produk Bernilai Tinggi

  • account_circle TIM
  • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
  • print Cetak

FAJARNTT.COM – Fraksi Hati Nurani Rakyat (Hanura) DPRD Kabupaten Manggarai mendorong pemerintah daerah untuk memperkuat industri pengolahan berbasis potensi lokal agar komoditas unggulan seperti kopi, cengkeh, dan kakao tidak lagi dijual dalam bentuk bahan mentah. Menurut Fraksi Hanura, pengolahan komoditas menjadi produk bernilai tambah tinggi merupakan langkah penting untuk meningkatkan kesejahteraan petani, memperluas lapangan kerja, dan memperkuat perekonomian daerah.

Pandangan tersebut disampaikan Fraksi Hanura dalam Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Manggarai, Senin (4/5/2026), saat menyampaikan pandangan umum terhadap dua Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda), yakni Ranperda tentang Rencana Pembangunan Industri Kabupaten (RPIK) dan Ranperda tentang Penyelenggaraan Penanaman Modal.

Melalui Sekretaris sekaligus Pelapor Fraksi, Yohanes Hardum Nonto, Hanura memberikan apresiasi kepada pemerintah daerah atas inisiatif menghadirkan dua regulasi strategis tersebut sebagai upaya mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah.

“Industri bukan sekadar mendirikan pabrik, melainkan upaya menciptakan nilai tambah dari potensi lokal,” tegas Yohanes dalam penyampaiannya.

Terkait Ranperda RPIK, Fraksi Hanura menekankan bahwa pembangunan industri harus bertumpu pada pemanfaatan bahan baku lokal. Komoditas unggulan Manggarai seperti kopi, cengkeh, dan kakao dinilai memiliki potensi besar untuk diolah menjadi produk bernilai ekonomi tinggi yang mampu meningkatkan daya saing daerah di pasar yang lebih luas.

Selain mendorong hilirisasi komoditas, Fraksi Hanura juga mengingatkan pentingnya penetapan kawasan industri yang ramah lingkungan. Mereka meminta agar penentuan zona industri tetap mengacu pada Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) dan tidak mengorbankan lahan pertanian produktif maupun sumber mata air yang menjadi penopang kehidupan masyarakat.

Perlindungan terhadap pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM) serta UMKM lokal juga menjadi perhatian utama. Fraksi Hanura menegaskan bahwa regulasi yang disusun harus mampu memberikan ruang bagi pelaku usaha lokal untuk berkembang dan menjadi bagian dari rantai pasok industri, bukan justru tersingkir oleh kehadiran industri besar.

Dalam pembahasan Ranperda tentang Penyelenggaraan Penanaman Modal, Hanura menilai investasi memiliki peran penting sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi. Namun, investasi harus tetap berjalan dalam koridor kepentingan daerah, kesejahteraan masyarakat, serta perlindungan lingkungan.

Mereka mendukung kemudahan perizinan dan penyederhanaan birokrasi, namun menegaskan bahwa aspek sosial dan lingkungan tidak boleh diabaikan. Kewajiban Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL), persetujuan masyarakat setempat, serta perlindungan hak-hak masyarakat harus menjadi bagian penting dalam setiap proses investasi.

Fraksi Hanura juga mengusulkan agar investor diwajibkan menyerap sekitar 70 hingga 80 persen tenaga kerja lokal sesuai kebutuhan dan kualifikasi yang tersedia. Selain itu, pemerintah daerah diminta memperjelas mekanisme penyelesaian konflik lahan, khususnya terkait tanah ulayat, agar investasi tidak menimbulkan gesekan sosial di kemudian hari.

Hanura turut mendorong pemberian insentif bagi investor yang berinvestasi di wilayah pelosok serta berkontribusi langsung terhadap pemberdayaan masyarakat desa. Menurut mereka, investasi yang berkualitas adalah investasi yang mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar.

Fraksi Hanura menilai bahwa masa depan ekonomi Manggarai tidak cukup hanya mengandalkan penjualan komoditas dalam bentuk mentah. Melalui penguatan industri pengolahan berbasis bahan baku lokal seperti kopi, kakao, dan cengkeh, nilai tambah ekonomi dapat dinikmati langsung oleh masyarakat.

Karena itu, pembangunan industri dan investasi harus diarahkan untuk mendorong hilirisasi produk lokal, memperkuat peran UMKM, menyerap tenaga kerja daerah, serta tetap menjaga kelestarian lingkungan agar pertumbuhan ekonomi yang tercipta benar-benar berkelanjutan dan menyejahterakan masyarakat Manggarai.*

Ikuti FajarNTT.com di saluran Klik disini >> WHATSAPP CHANNEL

  • Penulis: TIM

KOMENTAR (0)

Saat ini belum ada komentar

KOMENTAR

ARTIKEL LAINNYA

  • Pengemudi Ojol

    Pengemudi Ojol Peroleh Motor Listrik, Yusuf Didi Setiarto: Upaya Mereduksi Emisi Karbon

    • calendar_month Selasa, 15 Okt 2024
    • account_circle Tim
    • 0Komentar

    TANGERANG, FAJARNTT.COM – PT PLN (Persero) menyerahkan 5 (lima) unit motor listrik kepada lima pengemudi Ojek Online (Ojol) prasejahtera dalam ajang PLN Electric Run 2024 yang digelar di Scientica Park, Gading Serpong, Tangerang, pada Minggu, 6 Oktober 2024. Direktur Legal & Manajemen Human Capital PLN, Yusuf Didi Setiarto menjelaskan, 5 unit motor listrik tersebut merupakan […]

  • DPRD Manggarai Gelar Paripurna ke-3, Pemerintah Sampaikan Jawaban Fraksi atas Ranperda APBD 2026

    DPRD Manggarai Gelar Paripurna ke-3, Pemerintah Sampaikan Jawaban Fraksi atas Ranperda APBD 2026

    • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
    • account_circle TIM
    • 0Komentar

    RUTENG,FAJARNTT.COM – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Manggarai kembali menggelar Sidang Paripurna ke-3 dalam rangkaian pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026. Sidang yang berlangsung pada Rabu malam, 19 November 2025 tersebut mengagendakan penyampaian Jawaban Pemerintah atas Pandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD terhadap Pengantar Nota Keuangan Ranperda […]

  • Bupati Manggarai Pimpin Ziarah Nasional, Tanamkan Semangat Pahlawan pada Generasi Muda

    Bupati Manggarai Pimpin Ziarah Nasional, Tanamkan Semangat Pahlawan pada Generasi Muda

    • calendar_month Sabtu, 16 Agt 2025
    • account_circle TIM
    • 0Komentar

    RUTENG, FAJARNTT.COM – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia, Pemerintah Kabupaten Manggarai bersama unsur Forkopimda menggelar upacara ziarah nasional di Taman Makam Pahlawan (TMP) Lalong Tana, Kelurahan Karot, Kecamatan Langke Rembong, Sabtu (16/8/2025). Kegiatan berlangsung khidmat dan sarat makna, dihadiri berbagai lapisan masyarakat, termasuk aparat pemerintahan, TNI, Polri, ASN, dan ribuan pelajar. […]

  • Serangan Israel

    Serangan Israel ke Gaza Membunuh 10 Petinggi Hamas, Ini Nama-namanya

    • calendar_month Rabu, 20 Mar 2024
    • account_circle Tim
    • 0Komentar

    FAJARNTT.COM – Serangan Israel yang sudah berlangsung lama turut membunuh beberapa petinggi Hamas yang bertempur dalam lima bulan terakhir. Pembebasan puluhan sandera dan rencana gencatan senjata selama beberapa hari tak menjadi akhir dari perang antara Israel dan Hamas. Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu menegaskan tidak akan tunduk pada tekanan internasional untuk menghentikan agresi Israel di […]

  • Bupati Edi Endi

    Bupati Edi Endi Tidak Lapor Harta Kekayaan Tahun 2023 ke KPK, Ombudsman Sebut Wajar atau Tidak?

    • calendar_month Rabu, 22 Mei 2024
    • account_circle Vincent Ngara
    • 0Komentar

    LABUAN BAJO, FAJARNTT.COM – Bupati Edi Endi diduga tidak melaporkan harta kekayaannya pada tahun 2023. Dikutip dari laman situs https://elhkpn.kpk.go.id, tidak tertera laporan harta kekayaan Bupati Kabupaten Manggarai Barat Edistasius Endi pada tahun 2023. Bahkan laporan harta kekayaan pada tahun sebelumnya, ada aset yang tercatat tidak sesuai dengan harga penyusutan pada tahun yang sama. Sebagai […]

  • Korban asusila sedang memberikan keterangan kepada penyidik PPA Polres Manggarai Barat (Foto: Nurjana).

    Bejat! Pria di Ndoso Tega Setubuhi Keponakannya Sendiri, Korban Kini Hamil Tujuh Bulan

    • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
    • account_circle Nurjana
    • 0Komentar

    LABUAN BAJO, FAJARNTT.COM – Kasus asusila yang menggemparkan publik kembali mencuat di Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT). Seorang pria berinisial AJ (44), warga Kecamatan Ndoso, tega menodai darah dagingnya sendiri. Korban, yang tak lain adalah keponakannya sendiri, kini diketahui tengah mengandung tujuh bulan akibat perbuatan bejat sang paman. Kasus ini kini resmi ditangani […]

expand_less