BERITA TERBARU
light_mode
TAGS
Beranda » DAERAH » Ratusan Hektare Sawah di Satar Mese Barat Terancam Tak Dialiri Air, Gusti Nancung Minta Pemda Manggarai Rehabilitasi Segera

Ratusan Hektare Sawah di Satar Mese Barat Terancam Tak Dialiri Air, Gusti Nancung Minta Pemda Manggarai Rehabilitasi Segera

  • account_circle Yulianus Onca
  • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
  • print Cetak

FAJARNTT.COM – Kerusakan parah saluran irigasi induk Bendungan Wae Mau 2 di Desa Hilihintir, Kecamatan Satar Mese Barat, Kabupaten Manggarai, NTT, kini menjadi ancaman serius bagi keberlangsungan pertanian warga. Sedikitnya 652,32 hektare lahan persawahan di Desa Hilihintir dan Desa Cambir Leca terancam tidak lagi mendapat pasokan air akibat sedimentasi berat yang menutup saluran irigasi utama.

Kondisi memprihatinkan itu diungkapkan Anggota DPRD Kabupaten Manggarai dari Fraksi PKB, Agustinus Nancung, usai turun langsung melakukan monitoring ke lokasi Bendungan Wae Mau 2 pada Senin, 18 Mei 2026.

Politisi yang akrab disapa Gusti Nancung itu mengatakan, kerusakan saluran irigasi sudah berlangsung cukup lama dan kini semakin parah. Material berupa batu, pasir, dan lumpur memenuhi badan saluran sehingga debit air menuju areal persawahan warga menurun drastis.

“Saluran irigasi dari bendungan itu dalamnya sekitar 3 meter, tapi kondisi sekarang cuma tersisa sekitar 30 sampai 40 sentimeter saja. Itu karena banyak material berupa batu dan pasir yang menumpuk dalam saluran irigasi sepanjang kurang lebih 900 meter,” ujar Gusti Nancung.

Menurutnya, pendangkalan yang terjadi membuat aliran air tidak lagi berjalan normal.

Akibatnya, kata dia, ribuan petani yang menggantungkan hidup dari sektor pertanian kini mulai dihantui ancaman gagal tanam.

“Debit air sangat kurang karena kondisi selokan yang penuh material. Kalau ini terus dibiarkan, maka sawah warga bisa tidak lagi digarap karena kekurangan air,” katanya.

Wakil rakyat asal Daerah Pemilihan (Dapil) II Manggarai itu menegaskan bahwa Bendungan Wae Mau 2 merupakan sumber irigasi vital bagi masyarakat di wilayah Satar Mese Barat.

Karena itu, lanjutnya, pemerintah diminta segera mengambil langkah konkret sebelum kerusakan semakin meluas dan berdampak terhadap ekonomi masyarakat.

“Sekitar 652,32 hektare sawah di dua desa yakni Hilihintir dan Cambir Leca terancam menjadi korban. Ini bukan persoalan kecil karena menyangkut kehidupan petani dan ketahanan pangan masyarakat,” tegasnya.

Gusti Nancung juga menyoroti minimnya perhatian pemerintah terhadap kondisi bendungan yang disebut sudah berusia sekitar 30 tahun itu.

Selama ini, kata dia, upaya penanganan hanya dilakukan secara swadaya oleh masyarakat melalui kerja bakti dan gotong royong.

“Kondisi kerusakan berupa saluran irigasi tertimbun material ini sebenarnya sudah lama dan terus berulang. Selama ini penanganan hanya mengandalkan gotong royong masyarakat, namun sekarang kondisinya semakin rusak berat sehingga membutuhkan rehabilitasi serius dari pemerintah,” ujarnya.

Ia meminta Pemerintah Kabupaten Manggarai dan pihak terkait, termasuk Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Nusa Tenggara Timur, segera turun tangan melakukan rehabilitasi total terhadap saluran irigasi Bendungan Wae Mau 2 agar fungsi bendungan kembali normal.

“Bendungan ini sangat penting bagi masyarakat, khususnya para petani. Karena itu perlu perhatian serius dari pemerintah agar fungsi bendungan tetap berjalan dengan baik. Jangan tunggu sampai masyarakat benar-benar gagal tanam baru bergerak,” katanya.

Sementara itu, Kepala Desa Hilihintir, Adrianus Sanu, menyampaikan apresiasi kepada Gusti Nancung yang telah turun langsung melihat kondisi bendungan dan saluran irigasi di wilayahnya.

Ia berharap persoalan tersebut segera mendapat perhatian serius dari pemerintah agar kebutuhan air pertanian masyarakat tetap terjamin.

“Kami berterima kasih karena Pak Gusti Nancung sudah turun langsung memonitor kondisi bendungan dan saluran irigasi Wae Mau 2. Harapan kami tentu pemerintah segera membantu rehabilitasi karena ini menyangkut kehidupan masyarakat,” ujarnya.

Adrianus juga mengajak masyarakat pemilik lahan sawah di wilayah Hilihintir dan Cambir Leca untuk terlibat dalam kegiatan bakti bersama membersihkan saluran irigasi sebagai langkah darurat sambil menunggu penanganan pemerintah.

“Kami mengajak seluruh masyarakat Satar Mese Barat yang memiliki sawah di seputaran Hilihintir dan Cambir Leca untuk mengikuti kegiatan bakti bersama mulai dari Rotok sampai di Bendungan Wae Mau 2. Kegiatan ini juga akan dihadiri Polsek Satar Mese dan Koramil 1612-05 Iteng,” katanya.

Kondisi Bendungan Wae Mau 2 kini menjadi perhatian serius warga. Selain menjadi sumber utama pengairan sawah, bendungan tersebut juga menjadi penopang ekonomi masyarakat setempat yang sebagian besar berprofesi sebagai petani padi. Warga berharap pemerintah segera mengambil langkah cepat sebelum krisis air benar-benar melumpuhkan aktivitas pertanian di wilayah itu.(*)

Ikuti FajarNTT.com di saluran Klik disini >> WHATSAPP CHANNEL

Penulis

Jurnalis FAJARNTT.COM ini merupakan alumni Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Program Studi Ilmu Komunikasi, Universitas Satria Makassar. Ia juga aktif sebagai Videografer, Fotografer, dan Konten Kreator.

KOMENTAR (0)

Saat ini belum ada komentar

KOMENTAR

ARTIKEL LAINNYA

  • Teknologi Kawin Suntik Diterapkan di Manggarai, Peternak Dapat Nikmati Efisiensi dan Produktivitas

    Teknologi Kawin Suntik Diterapkan di Manggarai, Peternak Dapat Nikmati Efisiensi dan Produktivitas

    • calendar_month Kamis, 24 Jul 2025
    • account_circle TIM
    • 0Komentar

    RUTENG, FAJARNTT.COM – Pemerintah Kabupaten Manggarai melalui Dinas Peternakan terus mendorong modernisasi sektor peternakan lokal dengan menghadirkan teknologi inseminasi buatan (IB) atau kawin suntik untuk ternak babi, yang dikenal dengan nama “Wintuk”. Program inovatif ini mulai diterapkan sejak tahun 2022 dan terus berkembang hingga 2025, menjangkau berbagai wilayah di Kabupaten Manggarai dan memberi dampak langsung […]

  • Danrem

    Danrem 161/WS Kupang, Terima Kunjungan Silaturahmi Kapolda NTT

    • calendar_month Kamis, 10 Nov 2022
    • account_circle Andi
    • 0Komentar

    KOTA KUPANG, FAJARNTT.COM| Komandan Korem 161/Wira Sakti Brigjen TNI Iman Budiman, S.E., menerima kunjungan silaturahmi Kapolda Nusa Tenggara Timur (NTT) Irjen Pol. Drs. Johni Asadoma, M.Hum., yang baru menggantikan Irjen Pol. Drs. Setyo Budiyanto, S.H., M.H., diruangan Lobi Makorem 161/Wira Sakti Jln. W.J. Lalamentik Oebufu Kota Kupang, Rabu (09/11/2022). Kedatangan Kapolda NTT beserta rombongan disambut […]

  • PLN UIP Nusra

    PLN UIP Nusra Sukses Energize SUTT dan Gardu Induk di Labuan Bajo, Awal: Penuhi Kebutuhan Listrik Masyarakat

    • calendar_month Jumat, 1 Nov 2024
    • account_circle Tim
    • 0Komentar

    LABUAN BAJO, FAJARNTT.COM – Menyambut Hari Listrik Nasional (HLN) ke-79, PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) melalui Unit Pelaksana Proyek (UPP) Nusra 2, sukses energize SUTT 70 kV PLTMG Flores – GI Labuan Bajo, GI 66 kV PLTMG Flores, dan GI 66 kV Labuan Bajo Ext (2 LB), pada Sabtu, 26 […]

  • Rappresent 0385

    Rappresent 0385 Ajak Penonton Bergoyang dengan Lagu “Manik”

    • calendar_month Jumat, 16 Mei 2025
    • account_circle Vincent Ngara
    • 0Komentar

    RUTENG, FAJARNTT.COM – Kolektif Rappresent 0385 kembali merilis lagu berjudul “Manik” dengan iringan nada ketukan berbalut afro. Lagu berjudul Manik ini sudah ditonton oleh ribuan orang di akun youtube One Self Official. Tiga orang rapper antara lain, One Self, Soulroots, Betran, dan Debra, seakan-akan ingin mengajak semua pendengar setia untuk turut bergoyang. Dio mengatakan bahwa, […]

  • Usai Karantina 14 Hari, Belasan Pasien di Golo Dukal Dipulangkan

    Usai Karantina 14 Hari, Belasan Pasien di Golo Dukal Dipulangkan

    • calendar_month Sabtu, 10 Jul 2021
    • account_circle Vincent Ngara
    • 0Komentar

    Ruteng, FajarNTT.com – Berjumlah kurang lebih 17 pasien isolasi COVID-19 di Wisma Atlet Stadion Golo Dukal, Kelurahan Bangka Leda, Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai, NTT dipulangkan pada Sabtu 10 Juli 2021. Wakil Bupati Manggarai, Heribertus Ngabut secara simbolis melepas belasan pasien yang dinyatakan sembuh setelah melakukan rekam medis oleh petugas kesehatan dengan diselesaikan isolasi selama […]

  • Tradisi dan Tugas Bertemu: Wabup Manggarai Fabianus Abu Tempati Rumah Dinas

    Tradisi dan Tugas Bertemu: Wabup Manggarai Fabianus Abu Tempati Rumah Dinas

    • calendar_month Rabu, 25 Jun 2025
    • account_circle TIM
    • 0Komentar

    RUTENG, FAJARNTT.COM – Wakil Bupati Manggarai, Fabianus Abu, S.Pd., resmi menempati rumah dinas Wakil Bupati yang berlokasi di samping Rumah Jabatan Bupati, Kecamatan Langke Rembong. Pindah dari kediaman pribadinya di Poka, Kecamatan Wae Ri’i, prosesi ini berlangsung Rabu (25/06/2025) dan menandai langkah strategis Wabup Fabi dalam mendukung kelancaran pemerintahan. Sebelum pindah, digelar Ritus We’e Mbaru, […]

expand_less