Warga Lelak Meratap, Rumah Hancur dan Bantuan Tak Kunjung Tiba
- account_circle Vincent Ngara
- calendar_month Rabu, 19 Agt 2026
- print Cetak

Rumah milik Thomas Yupisalis di Wakel Dusun Rejeng, Desa Bangka Lelak, Kecamatan Lelak. (Foto: David)
RUTENG, FAJARNTT.COM – Warga desa terdampak bencana gempa bumi di kecamatan Lelak, kabupaten Manggarai, mengaku hingga kini belum tersentuh bantuan dari pemerintah. Warga pun kesal dengan sikap pemerintah yang seolah-olah pilah pilih dalam menyalurkan bantuan terhadap korban gempa.
Saat menghubungi media ini via telepon, David, warga setempat, mengatakan dari 10 desa di kecamatan Lelak, hanya 2 desa yang telah menerima bantuan.
”Kami yang di desa Bangka Lelak belum dapat bantuan pa. Dari 10 desa hanya 2 dua desa yang sudah terima, desa Urang dan desa Ndiwar. Kami yang lain bagaimana?” Tanya David dengan nada kesal melalui platform WhatsApp, pada Selasa, 18 Agustus 2026, malam.
Ia menyebut berdasarkan postingan-postingan di media sosial nampak pemerintah hanya memfokuskan bantuan di Reo, sementara korban di desa-desa lainnya luput dari perhatian pemerintah.
“Ini kami saja belum dapat bantuan. Memangnya kami bukan warga terdampak ka, bukan warga Manggarai ka,” sebut David.
Senada dengannya, Thomas, warga Wakel, Dusun Rejeng, Desa Bangka Lelak, mengaku dari sejak bencana gempa merobohkan rumahnya dan rusak parah, ia beserta keluarga tidur di tenda darurat.
Thomas dan keluarga harus bertahan dalam ketidakpastian bencana sambil menunggu bantuan itu datang. Akan tetapi hingga kini bantuan tersebut tak kunjung tiba.
“Toe di ma tiba lami bantuan situ (kami belum terima bantuan),” kata Thomas singkat.
Sebagai informasi, bencana gempa bumi yang melanda pulau Flores terjadi pada Sabtu pagi, 15 Agustus 2026. Gempa dengan kekuatan M7,7 di Timur Laut Mbay, Kabupaten Nagekeo, meluluhlantakkan beberapa kabupaten di pulau Flores, termasuk kabupaten Manggarai.
Dampak dari gempa ini menewaskan puluhan orang, ratusan lainnya luka-luka, dan ribuan keluarga mengungsi ke tenda-tenda darurat.
Tercatat ribuan rumah warga roboh, gedung-gedung instansi pemerintahan hancur akibat dari pergesaran lempeng tektonik ini.(*)
Penulis Vincent Ngara
Penulis merupakan salah satu pendiri media siber FAJARNTT.COM. Selain aktif sebagai Jurnalis, juga Web Developer pada Rumah Media Cyber. Beberapa media siber berhasil terbit berkat sentuhan tangannya.



Saat ini belum ada komentar