• REDAKSI
  • KONTAK KAMI
  • DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
Selasa, Agustus 11, 2026
  • Login
No Result
View All Result
NEWSLETTER
FAJARNTT.COM
  • HOME
  • EDITORIAL
  • ADVERTORIAL
  • OPINI
    • Polhukam
    • Humaniora
    • Pendidikan
  • ULASAN
  • DAERAH
    • Flores
    • Sumba
    • Timor
    • Alor
    • Lembata
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • SELEBRITIS
  • POJOK SASTRA
    • Karya Sastra
    • Cerita Rakyat
  • HOME
  • EDITORIAL
  • ADVERTORIAL
  • OPINI
    • Polhukam
    • Humaniora
    • Pendidikan
  • ULASAN
  • DAERAH
    • Flores
    • Sumba
    • Timor
    • Alor
    • Lembata
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • SELEBRITIS
  • POJOK SASTRA
    • Karya Sastra
    • Cerita Rakyat
No Result
View All Result
FAJARNTT.COM
No Result
View All Result
  • HOME
  • EDITORIAL
  • ADVERTORIAL
  • OPINI
  • ULASAN
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • SELEBRITIS
  • POJOK SASTRA

Home ) POJOK SASTRA ) Bonus Demografi dan Dampaknya Terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia

Bonus Demografi dan Dampaknya Terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia

Agnes Lim by Agnes Lim
6 Januari 2023
in OPINI, Pendidikan
A A
0
Bonus

Agnes Lim (Foto: Dok. Pribadi)

Bonus demografi merupakan suatu keadaan dimana terjadi peningkatan penduduk sebuah negara pada usia produktif, yaitu berkisar antara 16 hingga 65 tahun. Peningkatan tersebut diikuti pula dengan menurunnya angka kelahiran serta kematian. Indonesia sedang menikmati masa bonus demografi yang diperkirakan terjadi di antara tahun 2020 hingga 2030, dan akan mencapai puncaknya pada tahun 2028.

Bonus demografi adalah suatu kondisi dimana jumlah penduduk produktif atau angkatan kerja (usia 15-64 tahun) lebih besar dibandingkan penduduk yang tidak produktif (0-14 tahun dan di atas 64 tahun). Melihat data Badan Pusat Statistik (BPS) mengenai sensus penduduk Indonesia pada tahun 2020 (SP 2020) berjumlah 270,20 juta jiwa. Angka ini bertambah sebanyak 32,56 juta jiwa dibandingkan Sensus Penduduk pada tahun 2010 (SP 2010). Jika kita lihat persentase penduduk usia produktifnya (usia 15-64 tahun) mencapai 70,72% atau sekitar 191 juta jiwa. Hal ini terlampau sangat jauh dibandingkan dengan persentase penduduk tidak produktif (0-14 tahun dan di atas 64 tahun) sebesar 29,28%.

Berdasarkan hasil Sensus Penduduk pada tahun 2020 menyatakan bahwa Indonesia saat ini sedang dalam masa bonus demografi. Pasalnya jumlah penduduk produktif lebih besar dibandingkan dengan jumlah penduduk tidak produktif.  Terdapat dua hal yang menjadi penyebab terjadinya bonus demografi, yaitu angka kelahiran total dan kematian bayi. Sebab, jika pemerintah dapat menekan angka kelahiran maka jumlah populasi anak di bawah 15 tahun akan berkurang. Selain menekan angka kelahiran, pemerintah juga harus dapat menekan angka kematian, sehingga angka harapan hidup akan meningkat. Jika kedua hal ini dapat terjadi, maka negara tersebut pasti akan masuk dalam masa bonus demografi.

Bonus Demografi Meningkatkan Perekonomian

Bonus demografi sering disebut juga dengan window of opportunity. Pasalnya, bonus demografi bisa menjadi kesempatan yang sangat berharga bagi setiap negara. Salah satu manfaat yang Indonesia dapat saat bonus demografi adalah meningkatkan perekonomian negara. Walaupun Indonesia sedang dalam masa bonus demografi yang dapat membantu perkembangan perekonomian Indonesia, tetapi saat ini kita masih menjadi negara berkembang. Menurut Institute for Development of Economics and Finance (Indef) mengatakan bahwa Indonesia belum pantas disebut sebagai negara maju. Hal ini terjadi karena pertumbuhan ekonomi Indonesia masih sangat kecil, yaitu masih di level 5%. Selain itu, pendapatan perkapita Indonesia yang juga masih rendah yang berada di angka $ 3,911 membuat kita masuk dalam kategori kelas menengah-bawah.  Angka perkapita Indonesia ini turun dari tahun sebelumnya sebagai akibat pandemi yang membuat ekonomi Indonesia turun. Sedangkan untuk dikatakan sebagai negara maju, setidaknya angka perkapita pada suatu negara harus sekitar $ 12,000. Lalu, penduduk Indonesia mayoritasnya masih bekerja sebagai petani, sedangkan negara maju mayoritasnya ada dalam sektor industri. Momentum bonus demografi inilah yang dapat membantu pertumbuhan ekonomi negara Indonesia.

BACAJUGA

Tan Malaka dan Relevansi Filsafat Politiknya

Kebangkitan Polandia Menjadi Kekuatan Baru Eropa

Agar Indonesia dapat memetik manfaat maksimal dari bonus demografi, ketersediaan sumber daya manusia usia produktif yang melimpah, harus diimbangi dengan peningkatan kualitas dari sisi pendidikan dan keterampilan, termasuk kaitannya dalam menghadapi keterbukaan pasar tenaga kerja. Seperti yang kita ketahui, pendidikan di Indonesia masih belum terlalu baik. Masih banyak daerah di Indonesia yang belum terjangkau pendidikannya, mulai dari bangunan sekolah yang tidak layak sampai perjalanan untuk menempuh ke sekolah yang sangat susah. Selain  itu, menurut hasil survei Organization for Economic Co-operation and Development (OECD) menjelaskan kondisi pendidikan Indonesia tertinggal 128 tahun. Riset itu menunjukan kurang dari 1% orang Jakarta usia 15-64 tahun yang memiliki kompetensi membaca dan berhitung tingkat tinggi.

Survei di ibu kota negara yang memiliki fasilitas lebih baik dibandingkan kota lain di Indonesia ternyata menunjukan hasil kualitas sumber daya manusia yang miris. Selain itu, rendahnya literasi masyarakat menjadi salah satu keterbelakangan pendidikan. Kualitas pendidikan yang harus diperbaiki pemerintah bukan hanya fisik sekolahnya tetapi juga sistem pendidikannya. Pemerintah juga mengeluarkan kewajiban untuk menjalani pendidikan minimal selama 12 tahun. Selanjutnya, untuk mencakup peningkatan akses lulusan sekolah menengah atas dan sekolah yang sederajat untuk menempuh pendidikan perguruan tinggi dengan program KIP Kuliah, serta revitalisasi perguruan tinggi berbasis vokasi untuk membentuk tenaga siap kerja. Pemerintah juga mengeluarkan program Kartu Prakerja untuk membantu masyarakat yang baru lulus perguruan tinggi agar mendapatkan pekerjaan. Lalu kualitas sumber daya manusia dapat ditingkatkan dengan pendidikan karakter yang dapat membangun karakter anak bangsa menuju ke arah yang lebih baik yang dapat memenangkan persaingan global. Kualitas pendidikan memang penting, tetapi kualitas kesehatan juga bisa dikesampingkan. Intervensi kesehatan dilakukan sejak anak masih berada dalam kandungan ibu. Dalam hal ini, pemerintah menjalankan program intervensi gizi pada ibu hamil, 1.000 hari pertama kehidupan anak, dan balita.

Bonus demografi yang terjadi di Indonesia membuat jumlah penduduk usia produktif sangat tinggi. Seiring berkembangnya penduduk usia produktif yang tinggi juga harus diiringi dengan lapangan pekerjaan sehingga usia produktif tersebut dapat terserap dengan baik. Startup yang banyak bermunculan merupakan salah satu kemajuan yang baik dalam menghadapi bonus demografi karena dapat menyerap banyak pekerja. Pemerintah juga berinisiatif untuk meningkatkan kualitas angkatan kerja, melalui Bappenas bekerja sama dengan Islamic Development Bank (IsDB) dan the Organization for Economic Co-operation and Development (OECD), melaksanakan Peer Learning and Knowledge-Sharing Workshop on Skills Development Strategy Formulation. Lokakarya ini memiliki tujuan untuk saling berbagi pengetahuan dan pengalaman baik dari OECD, IsDB, maupun antar negara peserta dalam penyusunan dan pelaksanaan strategi pengembangan keterampilan. Bonus demografi memang membawa banyak kesempatan bagi bangsa kita untuk bisa berkembang, tetapi jika tidak ada persiapan yang matang, maka juga membawa dampak negatif bagi negara.

Dampak

Dampak positif yang dapat kita dapatkan dari bonus demografi antara lain, membuka peluang tenaga kerja, membantu perkembangan ekonomi Indonesia di mana semakin banyak individu yang mendapatkan kesempatan kerja, maka kian banyak juga sumber daya manusia yang dapat dimanfaatkan. Pastinya juga makin banyaknya investasi yang diterima negara, lalu yang terakhir pertumbuhan sektor pemerintah lain seperti pendidikan maupun kesehatan.

Sedangkan untuk dampak negatifnya adalah meningkatnya angka pengangguran. Hal ini dapat terjadi jika terlalu banyak penduduk usia produktif, tetapi lapangan pekerjaan yang sedikit, sehingga angkatan kerja tidak dapat terserap dengan baik. Jika angka pengangguran tinggi, hal ini juga dapat merusak lingkungan, mulai dari polusi udara dan polusi air serta juga akan meningkatnya angka kriminalitas.

Dari penjelasan di atas, dapat kita simpulkan bahwa sekarang Indonesia sedang dalam masa bonus demografi. Bonus demografi ini memiliki dampak positif dan negatif tergantung dengan persiapan yang dilakukan pemerintah dalam menghadapi bonus demografi tersebut. Semoga Indonesia dapat sukses dalam memanfaatkan bonus demografi ini agar bangsa Indonesia dapat berkembang dalam perekonomian dan bisa menjadi negara maju.

Bonus demografi memiliki dampak positif dalam sebuah ekonomi. Dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Perekonomian negara dapat dianalogikan dengan rumah tangga. Ketika jumlah pekerja dalam rumah tangga ini lebih dari jumlah non-pekerja, menyebabkan ukuran besar dan masing-masing anggota dapat menikmati potongan yang lebih besar. Dengan analogi dengan ini rumah tangga, sebuah negara di era bonus demografi memiliki lebih banyak sumber daya untuk menghasilkan lebih banyak output, tingkatkan ekonomi, dan meningkatkan kemakmurannya dengan meningkatkan pendapatan per kapita.

Banyak penduduk usia produktif yang menjadi pengangguran Pengangguran ternyata menjadi penghambat bonus demografi. Di masa pandemi seperti saat ini, tingkat pengangguran semakin tinggi. Banyak anak muda produktif yang terpaksa menganggur karena lowongan pekerjaan menurun di saat pandemi. BPS mencatat adanya penurunan iklan lowongan pekerjaan yang turun 66 %, dari 34.056 pada kuartal I-2020 menjadi 11.427 pada kuartal III-2020. Di samping itu, bonus demografi bisa menambah angkatan kerja di Indonesia.

Bulan Agustus 2022, jumlah angkatan kerja naik 1,74 % secara tahunan (year on year/yoy). Kondisi ekonomi yang sulit membuat angkatan kerja tersebut sulit terserap dan membuat pengangguran meningkat. Transformasi digital dan revolusi industri Digitalisasi yang dilakukan di berbagai sektor memang bisa meningkatkan kemajuan di sektor tersebut. Namun untuk beberapa hal, transformasi digital dan revolusi industri ternyata bisa menghambat bonus demografi. Sebab transformasi digital dan revolusi industri dapat membuat banyak orang kehilangan pekerjaan. Untuk mencegah terjadinya pengangguran akibat digitalisasi, maka kita perlu meningkatkan ekosistem digital termasuk peningkatan kualitas sumber daya manusia. Sebuah riset yang dilakukan Lazada dan YCP Solidiance menilai Indonesia perlu lebih agresif untuk menciptakan talenta digital lewat kolaborasi, penciptaan ekosistem, dan pelatihan. Persiapan tersebut penting untuk menyambut bonus demografi pada tahun 2030 nanti.

*)Penulis Mahasiswa Unika Santu Paulus Ruteng

Bonus
Agnes Lim

Penulis Mahasiswi Unika Santu Paulus Ruteng


Eksplorasi konten lain dari FAJARNTT.COM

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Tags: IndonesiaPemerintahPendudukPerekonomian
Previous Post

Meridian Dewanta: Bacagub NTT Diharapkan Tidak Terlibat Kasus Korupsi Lukas Enembe

Next Post

Tahun 2023, Maxim Tawarkan Transportasi Ramah untuk Pelajar

BERITALAINNYA

Gibran
OPINI

Gerakan Gibran di G20 untuk Membuka Kekuatan Afrika-Indonesia

by Bobby Ciputra
8 bulan ago
0

Apa yang terjadi ketika kekuatan-kekuatan baru dunia berhenti menunggu izin ? Ketika Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka tiba di Johannesburg...

Menteri Keuangan
OPINI

Kudeta Ekonomi Senyap Dimulai dari Indonesia dan Nepal

by Bobby Ciputra
11 bulan ago
0

Apakah mungkin Menteri Keuangan menjadi pintu masuk perubahan arah dunia? Pertanyaan ini terdengar sederhana, tetapi hari-hari terakhir memberi kita jawabannya....

Pemda Manggarai Kawal Revitalisasi Sekolah, DPRD Harap Program Berlanjut 2026

11 bulan ago
Pemkab Manggarai

Pemkab Manggarai Nyatakan Sikap dan Gelar Doa Kebangsaan untuk Indonesia

11 bulan ago
Marselino

Marselino Kubur Impian Arab Saudi di Gelora Bung Karno

2 tahun ago
PT PLN

PT PLN Operasikan PLTGU Tambak Lorok: Gunakan Teknologi Canggih dan Ramah Lingkungan

2 tahun ago
Presiden FIFA

Presiden FIFA Puji Timnas Indonesia U-23

2 tahun ago
Babak Pertama

Babak Pertama, Guinea Cetak Gol ke Gawang Indonesia

2 tahun ago
Komang Teguh

Komang Teguh Tampil Ciamik, Membuka Peluang Indonesia Lolos 8 Besar Piala Asia

2 tahun ago
Asisten

Asisten II Setda NTT Hadiri Rakornas Pengendalian Inflasi dan Gerakan Pasar Murah

3 tahun ago
Next Post
Tahun

Tahun 2023, Maxim Tawarkan Transportasi Ramah untuk Pelajar

Mortalitas

Mortalitas dan Kaitan dengan Pengurangan Jumlah Penduduk di Manggarai

Please login to join discussion
  • NASIONAL
Yohanes Nardi Nandeng
NASIONAL

Mengusung Visi Budaya Akademik, Yohanes Nardi Nandeng Nyatakan Diri Maju Bertarung Pemilihan Ketua PP PMKRI 2026-2028

by Vincent Ngara
16 Juli 2026
0

JAKARTA, FAJARNTT.COM - Ketua Presidium Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Ruteng Periode 2021–2022, Yohanes Nardi Nandeng, secara resmi...

Read more
ABPEDNAS

ABPEDNAS dan SMSI Teken Perjanjian Kerja Sama Dukung Program Jaga Desa

4 Juli 2026
Hashim Djojohadikusumo

Hashim Djojohadikusumo Lantik Srikandi Jaga Desa tuk Mengawal Program Strategis Pemerintah

4 Juli 2026
Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, memenuhi undangan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Foto(Dok.Pribadi)

Program Bedah Rumah di NTT Melonjak Drastis, Tahun 2026 Target 5.000 Unit

3 April 2026
PDI Perjuangan

Antisipasi Kenaikan Minyak Dunia, PDIP Instruksi Kader Beberapa Hal Ini

10 Maret 2026
PDIP Larang Kader Kelola Dapur MBG, Tegaskan Program Negara Tak Boleh Jadi Ladang Bisnis Politik

PDIP Larang Kader Kelola Dapur MBG, Tegaskan Program Negara Tak Boleh Jadi Ladang Bisnis Politik

28 Februari 2026
  • OPINI
OPINI

Tan Malaka dan Relevansi Filsafat Politiknya

23 Juni 2026
OPINI

Kebangkitan Polandia Menjadi Kekuatan Baru Eropa

11 Juni 2026
OPINI

Pertemuan Trump-Xi di Beijing dan Kebangkitan Diplomasi Korporat

21 Mei 2026
OPINI

Prabowo di Antara Tokoh-Tokoh Tangguh

26 Januari 2026
OPINI

Campur Tangan Trump di Iran dari Sanksi hingga Cuitan

15 Januari 2026
OPINI

Proyek Melaka-Dumai Antara Jembatan dan Jebakan

13 Januari 2026
  • OLAHRAGA
Srikanti Jana
DAERAH

Turnamen Sepak Bola Bandara Frans Sales Lega Cup I Diikuti 28 Tim, Bupati Hery Nabit: Turnamen Ini tuk Mendukung Tumbuh Kembang Anak

by Vincent Ngara
3 Agustus 2026
0

RUTENG, FAJARNTT.COM -  Bupati kabupaten Manggarai, Herybertus G. L. Nabit, secara resmi membuka event turnamen sepak bola Piala Bandara Frans Sales...

Read more
Spanyol
OLAHRAGA

Spanyol Mengubur Mimpi Belgia tuk Hadapi Perancis di Semi Final Piala Dunia 2026

by Vincent Ngara
11 Juli 2026
0

FAJARNTT.COM - Spanyol memastikan diri untuk tampil di semi final melawan Perancis usai mengubur mimpi Belgia dengan skor 2-1. Fabian...

Read more
Gol Stephen Eustaquio
OLAHRAGA

Gol Eustaquio Antarkan Kanada Pertama Kalinya Lolok Babak 16 Besar Piala Dunia 2026

by Vincent Ngara
29 Juni 2026
0

FAJARNTT.COM - Gol Stephen Eustaquio di menit-menit akhir mengantarkan Kanada meraih kemenangan atas Afrika Selatan di babak 32 besar Piala...

Read more
Vinicius
OLAHRAGA

Vinicius Akui Cristiano Ronaldo Lebih Baik Dibanding Messi dan Neymar

by Vincent Ngara
28 Juni 2026
0

FAJARNTT.COM - Vinicius Junior mengakui bahwa pesepakbola terbaik saat ini bukanlah Neymar Jr atau Lionel Messi, tetapi Cristiano Ronaldo. Hal...

Read more
Bupati Hery Nabit
OLAHRAGA

Resmikan Turnamen U-15 di Cibal, Bupati Hery Ajak Anak-anak Lepaskan Gadget dan Bermain Bersama

by Tim
27 Juni 2026
0

RUTENG, FAJARNTT.COM - Bupati Manggarai, Herybertus G. L. Nabit resmi membuka Pekan Olahraga Anak U-15 Kecamatan Cibal Tahun 2026 di...

Read more

FajarNTT TV

FajarNTT TV
YouTube Video VVV3c3JVSnk4dEV5NkN5Tmk4T2tERWZRLkEtR1NWc3VLWXBJ Rekaman video warga yang menunjukkan betapa mengerikan Gempa yang terjadi di Venezuela, pada Rabu, 24 Juni 2026. Salah satu video menunjukkan gempa itu merusak dinding halaman rumah dalam waktu hitungan detik.Warga histeris sesaat setelah gempa yang meluluhlantakkan kota-kota di Venezuela.(*)Sumber video : Platform X
Rekaman video warga yang menunjukkan betapa mengerikan Gempa yang terjadi di Venezuela, pada Rabu, 24 Juni 2026. Salah satu video menunjukkan gempa itu merusak dinding halaman rumah dalam waktu hitungan detik.Warga histeris sesaat setelah gempa yang meluluhlantakkan kota-kota di Venezuela.(*)Sumber video : Platform X
Warga Panik Saat Gempa Melanda Venezuela, Dinding Rumah Runtuh
Tim evakuasi menemukan rekaman video detik-detik terjadinya bencana gempa bumi di Venezuela, yang terjadi pada Rabu, 24 Juni 2026.Nampak dari rekaman video warga Venezuela berlari ke jalan untuk menyelamatkan diri. Beberapa bangunan runtuh seketika dalam waktu kurang dari 7 detik.Video berdurasi 49 detik ini memperlihatkan betapa mengerikannya gempa Venezuela yang telah menewaskan ribuan orang dan ribuan lainnya luka-luka.(*)Sumber video : Platform X
Rekaman Video Warga Venezuela Berlari Menyelamatkan Diri saat Gempa I Part 1
Gempa bumi berskala besar mengguncang Venezuela, pada Rabu lalu, 24 Juni 2026. Gempa ini menewaskan lebih dari 1.719 orang dan membuat ribuan ribu orang luka-luka.Baca selengkapnya di :https://fajarntt.com/2026/06/30/warga-merekam-dahsyatnya-gempa-bumi-di-venezuela-yang-menewaskan-ribuan-orang/Sumber video : Platform X
Warga Merekam Dahsyatnya Gempa Venezuela yang Menewaskan Ribuan Orang
Perundingan damai Amerika Serikat dan Iran tak selalu berjalan mulus. Situasi memanas setelah Israel membombardir Lebanon, yang langsung direspons dengan kemarahan Wakil Presiden AS JD Vance dan Iran yang kembali menutup Selat Hormuz. Sementara itu dari meja perundingan di Swiss, Minggu (21/6/2026), delegasi Iran sempat melakukan aksi walkout karena ancaman yang dilontarkan Presiden AS Donald Trump, yang sempat membuat harga minyak mentah kembali melambung.JD Vance memperingatkan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu untuk menghentikan penyerangan."Jangan main-main dengan kami. Kamu berisiko kehilangan segalanya," tegas JD Vance dalam konferensi pers di Washington DC, AS, pada Senin, 22 Juni 2026."Trump adalah sekutu terakhirmu, seluruh dunia sudah membencimu." tutur JD Vance.(*)Sumber video : Akun X Amerika Live
AS Mengeluarkan Peringatan kepada Israel Setelah Kembali Menyerang Lebanon
SUBSCRIBE
Logo

Berlangganan

Masukkan Alamat Email Anda

Bergabung dengan 52 pelanggan lain

Kategori

  • REDAKSI
  • KONTAK KAMI
  • DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA SIBER

Copyright © 2026 FAJARNTT.COM. All Rights Reserved - Created by Rumah Media Cyber.

No Result
View All Result
  • HOME
  • EDITORIAL
  • ADVERTORIAL
  • OPINI
    • Polhukam
    • Humaniora
    • Pendidikan
  • ULASAN
  • DAERAH
    • Flores
    • Sumba
    • Timor
    • Alor
    • Lembata
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • SELEBRITIS
  • POJOK SASTRA
    • Karya Sastra
    • Cerita Rakyat

Copyright © 2026 FAJARNTT.COM. All Rights Reserved - Created by Rumah Media Cyber.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Kedai Momica Ruteng
Kedai Momica Ruteng

Notifikasi