• REDAKSI
  • KONTAK KAMI
  • DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
Kamis, Agustus 13, 2026
  • Login
No Result
View All Result
NEWSLETTER
FAJARNTT.COM
  • HOME
  • EDITORIAL
  • ADVERTORIAL
  • OPINI
    • Polhukam
    • Humaniora
    • Pendidikan
  • ULASAN
  • DAERAH
    • Flores
    • Sumba
    • Timor
    • Alor
    • Lembata
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • SELEBRITIS
  • POJOK SASTRA
    • Karya Sastra
    • Cerita Rakyat
  • HOME
  • EDITORIAL
  • ADVERTORIAL
  • OPINI
    • Polhukam
    • Humaniora
    • Pendidikan
  • ULASAN
  • DAERAH
    • Flores
    • Sumba
    • Timor
    • Alor
    • Lembata
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • SELEBRITIS
  • POJOK SASTRA
    • Karya Sastra
    • Cerita Rakyat
No Result
View All Result
FAJARNTT.COM
No Result
View All Result
  • HOME
  • EDITORIAL
  • ADVERTORIAL
  • OPINI
  • ULASAN
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • SELEBRITIS
  • POJOK SASTRA

Home ) OPINI ) Budaya Demokrasi Dinilai Lemah, Negara Harus Berperan Maksimal

Budaya Demokrasi Dinilai Lemah, Negara Harus Berperan Maksimal

Lembaga-lembaga politik belum stabil, adanya pelemahan masyarakat sipil, masih menguatnya oligarki, ketimpangan pendapatan, dan munculnya persoalan-persoalan mutakhir karena manuver aktor-aktor politik oportunis.

Lalik by Lalik
31 Januari 2023
in OPINI, Polhukam
A A
0
Budaya

Lalik (Foto: Dokumen FajarNTT.com))

Budaya demokrasi Indonesia belum tumbuh kuat. Negara harus mengkondisikan situasi agar masyarakat dapat memainkan perannya secara maksimal. Demokrasi merupakan salah satu amanat para pendiri bangsa Indonesia yang menghendaki terbentuknya sistem pemerintahan yang dilandasi oleh semangat kedaulatan rakyat berasaskan musyawarah dan mufakat. Hal ini tercermin dalam Pancasila, khususnya sila keempat. Dengan perkataan lain, imagined community, meminjam istilah Benedict Anderson, yang dikehendaki oleh bangsa Indonesia pada hakikatnya adalah sebuah negara demokratis, ketika setiap warga negara dengan berbagai latar belakang memiliki hak dan kewajiban yang sama. Demokrasi dengan demikian merupakan amanat bangsa, yang di masa kontemporer ini juga merupakan amanat reformasi.

Namun persoalan demokrasi di Indonesia hingga kini masih cukup kompleks karena belum tumbuhnya budaya demokrasi yang kuat. Lembaga-lembaga politik belum stabil, adanya pelemahan masyarakat sipil, masih menguatnya oligarki, ketimpangan pendapatan, dan munculnya persoalan-persoalan mutakhir karena manuver aktor-aktor politik oportunis. Hal itu berimplikasi serius dalam praktik demokrasi, terutama dalam satu dekade terakhir.

Untuk itu, jelas diperlukan perbaikan yang bersifat multidimensional dengan melibatkan banyak elemen. Di antara elemen yang mau tidak mau berperan adalah negara. Sebagai sebuah institusi penting yang memiliki otoritas tertinggi, yang bahkan, sebagaimana dikatakan oleh Max Weber, mempunyai legitimasi untuk memaksa dengan cara-cara kekerasan sekalipun, negara sesungguhnya memainkan peran yang amat krusial.

Peran Negara

Meski saat ini negara masih dalam situasi yang problematik, mengingat bahwa pemimpin pemerintahan masih dikuasai oleh kalangan yang tidak mudah melakukan perubahan-perubahan penting dari sisi politik dan fokus kerja masih ditujukan kepada masalah pembangunan ekonomi, perubahan di level negara tidak dapat dihindari.

BACAJUGA

Tan Malaka dan Relevansi Filsafat Politiknya

Kebangkitan Polandia Menjadi Kekuatan Baru Eropa

Secara konseptual negara merupakan bagian dari gerbong penguatan budaya demokrasi itu sendiri. Komitmen bangsa terhadap demokrasi harus difasilitasi, dipelihara, dan diperkuat oleh negara. Bila hal ini tidak terlaksana, sejatinya negara gagal dalam mengemban amanat historis dan konstitusional negara kita.

Terdapat beberapa hal yang dapat dilakukan oleh negara. Dengan beragam kritik atas pelaksanaan demokrasi, khususnya kebebasan berekspresi, saat ini negara perlu lebih berkomitmen  membuka dialog dan mengembangkan sebentuk “demokrasi deliberatif” dengan lebih banyak lagi mengajak berbagai kalangan untuk terlibat dalam menekan kebijakan yang elitis dan pro-oligarki. Di sini, negara perlu lebih membuka diri kepada banyak kalangan ataupun pemangku kepentingan dalam proses membuat kebijakan. Negara juga perlu mengkondisikan situasi agar masyarakat dapat memainkan perannya secara maksimal serta tanpa ada rasa ketakutan dan hambatan.

Masih terkait dengan itu, negara perlu meluaskan semangat kebebasan berbicara. Negara tidak perlu alergi terhadap kritik dan oposisi. Terbukti bahwa di negara-negara yang stabil dan sejahtera, kalangan kritis, terutama oposisi, dilembagakan dengan baik. Di negara-negara tersebut, kalangan kritis bahkan difasilitasi untuk dapat memainkan perannya sebagai pengawas pemerintah. Karena itu, sikap negara yang bertendensi keras dan cenderung mengebiri peran kalangan kritis ataupun oposisi jelas harus ditekan semaksimal mungkin. Hal ini agar “demokrasi elitis” benar-benar dapat direduksi, sehingga pada akhirnya dapat menghasilkan sebuah kebijakan yang lebih relevan dengan kepentingan masyarakat banyak.

Hoax

Dalam menjaga mutu dialog dan agar perbincangan tidak salah arah, negara juga perlu dengan sungguh-sungguh mengatasi para buzzer yang kerap memproduksi berita palsu dalam politik. Hal ini demi menciptakan budaya demokrasi yang rasional-bermartabat dan menghindari kehancuran kehidupan politik demokratis karena keawaman dalam berdemokrasi. Sejalan dengan hal itu, negara harus mereduksi kecenderungan berpolitik yang bernuansa post-truth ataupun populisme yang membodohi masyarakat dan menjauhkan mereka dari realitas sesungguhnya. Ini sejalan dengan semangat demokrasi yang mensyaratkan keterbukaan agar kualitas pemerintahan dan kebijakan tidak terjebak dalam kepentingan segelintir orang yang berlindung di balik ketidaktransparanan pemerintah.

Hal lain yang tidak kalah penting adalah bahwa negara harus menguatkan performa lembaga-lembaga demokrasi, khususnya partai politik, agar dapat memainkan peran maksimal dalam mengawal kualitas kehidupan demokrasi. Negara harus dapat memfasilitasi partai dalam melakukan kaderisasi dan membangun kemandirian finansial. Ini dilandasi pada suatu kesadaran bahwa budaya demokrasi yang sehat mensyaratkan partai politik yang terlembaga, solid, dan mandiri. Untuk itu, negara harus berperan dalam memimpin pembenahan partai politik. Posisi presiden sebagai kepala negara dapat memainkan peran dalam pembenahan ini.

Oligarki

Selain itu, negara perlu menegakkan hukum yang dapat menjamin rasa keadilan dan percaya terhadap pemerintahan dan demokrasi. Pada gilirannya penegakan hukum juga dalam menghambat laju oligarki. Sebagaimana dikatakan Jeffrey Winters (2004:34), lemahnya penegakan hukum menjadi penyebab suburnya praktik oligarki, termasuk di Indonesia. Ini karena biasanya para oligarki kerap berkelit dan bahkan mengakali hukum untuk dapat eksis.

Sehubungan dengan itu, negara perlu memikirkan kembali aturan-aturan main dalam kehidupan politik yang berpotensi membuka celah praktik oligarki ataupun biaya politik tinggi. Hal itu termasuk perlunya perubahan pada Undang-Undang Pemilihan Umum dan Undang-Undang Partai Politik sebagai peraturan yang dalam praktiknya dekat sekali dengan potensi praktik politik uang. Ini terbukti berdasarkan kajian Aspinall dan Berenschot (2019:88) bahwa politik uang di Indonesia termasuk yang tertinggi di dunia.

Pada akhirnya negara juga harus terus melakukan pendidikan politik dan penguatan ekonomi dengan sungguh-sungguh. Hal ini sejalan dengan asumsi bahwa pada negara-negara yang kemandirian rakyat tinggi sajalah, terutama dalam menentukan pilihan politiknya secara rasional dan independen, demokrasi sejatinya dapat berjalan dengan baik. Selain itu, penguatan kesadaran politik dan meningkatnya kemapanan ekonomi akan membuat segenap bentuk provokasi yang mengarah pada polarisasi politik masyarakat dapat dengan mudah dihindari. Sebaliknya, ia akan menjadi fondasi bagi masyarakat untuk makin menghargai keberagaman dan saling menghormati sesama warga negara. (*)

Tan Malaka
Lalik

Pemerhati sosial, minat kajian politik sastra dan filsafat. Tinggal di Manggarai.


Eksplorasi konten lain dari FAJARNTT.COM

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Via: Lalik
Tags: DemokrasiNegaraOligarkiPolitik
Previous Post

Budaya dan Ekonomi: Dasar Pengembangan Literasi

Next Post

Presiden Instruksi Jajarannya untuk Menstabilkan Harga Beras

BERITALAINNYA

Proyek
OPINI

Proyek Melaka-Dumai Antara Jembatan dan Jebakan

by Bobby Ciputra
7 bulan ago
0

Apakah jembatan Melaka-Dumai yang akan dibangun untuk mendekatkan rakyat, atau justru untuk mendekatkan modal demi keuntungan oligarki ? Pertanyaan ini...

Rikardus Diamil Runggat, terpilih sebagai ketua DPC Partai Hanura tingkat Kabupaten Manggarai Timur, foto (Dok.FAJARNTT).
DAERAH

Tiga Periode di DPRD, Kini Rikardus Runggat Pimpin Hanura Manggarai Timur

by Nal Jehaut
9 bulan ago
0

RUTENG, FAJARNTT.COM - Karier politik Rikardus Diamil Runggat menapaki babak baru. Setelah tiga periode dipercaya rakyat duduk di DPRD Kabupaten...

Bawaslu Bali Sentuh Akar Rumput, Libatkan Kampus dalam Pengawasan Partisipatif

1 tahun ago
Pemerintah

Pemerintah akan Impor Beras, Dirut Bulog: Jangan Sampai Kita Terlambat Ambil Langkah

3 tahun ago
Perumda

Perumda Tirta Komodo Teken MoU dengan Kejari Manggarai Guna Menciptakan Akuntabilitas dan Transparansi

3 tahun ago
Ketum

Ketum PSSI Dipanggil ke Istana Kepresidenan

3 tahun ago
Presiden Jokowi

Presiden Jokowi Diklaim Pamer Kekuasaan Terkait Pernyataan Mempunyai Data Intelijen Lengkap Terkait Dukungan Parpol

3 tahun ago
M. Jusuf Kalla

M. Jusuf Kalla: Politik Uang Adalah yang Utama dalam Proses Politik di Indonesia

3 tahun ago
PT PLN

PT PLN Kolaborasi dengan ACE, dan Dua Perusaahan Listrik Malaysia dalam Menjaga Ketahanan Energi ASEAN

3 tahun ago
PT PLN

PT PLN Dukung Sistem Interkoneksi Listrik antar Negara di Asia Tenggara

3 tahun ago
Next Post
Presiden

Presiden Instruksi Jajarannya untuk Menstabilkan Harga Beras

Komite

Komite Ukraina akan Boikot Olimpiade Jika Rusia Berpartisipasi

Please login to join discussion
  • NASIONAL
Yohanes Nardi Nandeng
NASIONAL

Mengusung Visi Budaya Akademik, Yohanes Nardi Nandeng Nyatakan Diri Maju Bertarung Pemilihan Ketua PP PMKRI 2026-2028

by Vincent Ngara
16 Juli 2026
0

JAKARTA, FAJARNTT.COM - Ketua Presidium Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Ruteng Periode 2021–2022, Yohanes Nardi Nandeng, secara resmi...

Read more
ABPEDNAS

ABPEDNAS dan SMSI Teken Perjanjian Kerja Sama Dukung Program Jaga Desa

4 Juli 2026
Hashim Djojohadikusumo

Hashim Djojohadikusumo Lantik Srikandi Jaga Desa tuk Mengawal Program Strategis Pemerintah

4 Juli 2026
Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, memenuhi undangan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Foto(Dok.Pribadi)

Program Bedah Rumah di NTT Melonjak Drastis, Tahun 2026 Target 5.000 Unit

3 April 2026
PDI Perjuangan

Antisipasi Kenaikan Minyak Dunia, PDIP Instruksi Kader Beberapa Hal Ini

10 Maret 2026
PDIP Larang Kader Kelola Dapur MBG, Tegaskan Program Negara Tak Boleh Jadi Ladang Bisnis Politik

PDIP Larang Kader Kelola Dapur MBG, Tegaskan Program Negara Tak Boleh Jadi Ladang Bisnis Politik

28 Februari 2026
  • OPINI
OPINI

Tan Malaka dan Relevansi Filsafat Politiknya

23 Juni 2026
OPINI

Kebangkitan Polandia Menjadi Kekuatan Baru Eropa

11 Juni 2026
OPINI

Pertemuan Trump-Xi di Beijing dan Kebangkitan Diplomasi Korporat

21 Mei 2026
OPINI

Prabowo di Antara Tokoh-Tokoh Tangguh

26 Januari 2026
OPINI

Campur Tangan Trump di Iran dari Sanksi hingga Cuitan

15 Januari 2026
OPINI

Proyek Melaka-Dumai Antara Jembatan dan Jebakan

13 Januari 2026
  • OLAHRAGA
Srikanti Jana
DAERAH

Turnamen Sepak Bola Bandara Frans Sales Lega Cup I Diikuti 28 Tim, Bupati Hery Nabit: Turnamen Ini tuk Mendukung Tumbuh Kembang Anak

by Vincent Ngara
3 Agustus 2026
0

RUTENG, FAJARNTT.COM -  Bupati kabupaten Manggarai, Herybertus G. L. Nabit, secara resmi membuka event turnamen sepak bola Piala Bandara Frans Sales...

Read more
Spanyol
OLAHRAGA

Spanyol Mengubur Mimpi Belgia tuk Hadapi Perancis di Semi Final Piala Dunia 2026

by Vincent Ngara
11 Juli 2026
0

FAJARNTT.COM - Spanyol memastikan diri untuk tampil di semi final melawan Perancis usai mengubur mimpi Belgia dengan skor 2-1. Fabian...

Read more
Gol Stephen Eustaquio
OLAHRAGA

Gol Eustaquio Antarkan Kanada Pertama Kalinya Lolok Babak 16 Besar Piala Dunia 2026

by Vincent Ngara
29 Juni 2026
0

FAJARNTT.COM - Gol Stephen Eustaquio di menit-menit akhir mengantarkan Kanada meraih kemenangan atas Afrika Selatan di babak 32 besar Piala...

Read more
Vinicius
OLAHRAGA

Vinicius Akui Cristiano Ronaldo Lebih Baik Dibanding Messi dan Neymar

by Vincent Ngara
28 Juni 2026
0

FAJARNTT.COM - Vinicius Junior mengakui bahwa pesepakbola terbaik saat ini bukanlah Neymar Jr atau Lionel Messi, tetapi Cristiano Ronaldo. Hal...

Read more
Bupati Hery Nabit
OLAHRAGA

Resmikan Turnamen U-15 di Cibal, Bupati Hery Ajak Anak-anak Lepaskan Gadget dan Bermain Bersama

by Tim
27 Juni 2026
0

RUTENG, FAJARNTT.COM - Bupati Manggarai, Herybertus G. L. Nabit resmi membuka Pekan Olahraga Anak U-15 Kecamatan Cibal Tahun 2026 di...

Read more

FajarNTT TV

FajarNTT TV
Warga Panik Saat Gempa Melanda Venezuela, Dinding Rumah Runtuh Rekaman video warga yang menunjukkan betapa mengerikan Gempa yang terjadi di Venezuela, pada Rabu, 24 Juni 2026. Salah satu video menunjukkan gempa itu merusak dinding halaman rumah dalam waktu hitungan detik.Warga histeris sesaat setelah gempa yang meluluhlantakkan kota-kota di Venezuela.(*)Sumber video : Platform X
Rekaman video warga yang menunjukkan betapa mengerikan Gempa yang terjadi di Venezuela, pada Rabu, 24 Juni 2026. Salah satu video menunjukkan gempa itu merusak dinding halaman rumah dalam waktu hitungan detik.Warga histeris sesaat setelah gempa yang meluluhlantakkan kota-kota di Venezuela.(*)Sumber video : Platform X
Warga Panik Saat Gempa Melanda Venezuela, Dinding Rumah Runtuh
Tim evakuasi menemukan rekaman video detik-detik terjadinya bencana gempa bumi di Venezuela, yang terjadi pada Rabu, 24 Juni 2026.Nampak dari rekaman video warga Venezuela berlari ke jalan untuk menyelamatkan diri. Beberapa bangunan runtuh seketika dalam waktu kurang dari 7 detik.Video berdurasi 49 detik ini memperlihatkan betapa mengerikannya gempa Venezuela yang telah menewaskan ribuan orang dan ribuan lainnya luka-luka.(*)Sumber video : Platform X
Rekaman Video Warga Venezuela Berlari Menyelamatkan Diri saat Gempa I Part 1
Gempa bumi berskala besar mengguncang Venezuela, pada Rabu lalu, 24 Juni 2026. Gempa ini menewaskan lebih dari 1.719 orang dan membuat ribuan ribu orang luka-luka.Baca selengkapnya di :https://fajarntt.com/2026/06/30/warga-merekam-dahsyatnya-gempa-bumi-di-venezuela-yang-menewaskan-ribuan-orang/Sumber video : Platform X
Warga Merekam Dahsyatnya Gempa Venezuela yang Menewaskan Ribuan Orang
Perundingan damai Amerika Serikat dan Iran tak selalu berjalan mulus. Situasi memanas setelah Israel membombardir Lebanon, yang langsung direspons dengan kemarahan Wakil Presiden AS JD Vance dan Iran yang kembali menutup Selat Hormuz. Sementara itu dari meja perundingan di Swiss, Minggu (21/6/2026), delegasi Iran sempat melakukan aksi walkout karena ancaman yang dilontarkan Presiden AS Donald Trump, yang sempat membuat harga minyak mentah kembali melambung.JD Vance memperingatkan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu untuk menghentikan penyerangan."Jangan main-main dengan kami. Kamu berisiko kehilangan segalanya," tegas JD Vance dalam konferensi pers di Washington DC, AS, pada Senin, 22 Juni 2026."Trump adalah sekutu terakhirmu, seluruh dunia sudah membencimu." tutur JD Vance.(*)Sumber video : Akun X Amerika Live
AS Mengeluarkan Peringatan kepada Israel Setelah Kembali Menyerang Lebanon
SUBSCRIBE
Logo

Berlangganan

Masukkan Alamat Email Anda

Bergabung dengan 52 pelanggan lain

Kategori

  • REDAKSI
  • KONTAK KAMI
  • DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA SIBER

Copyright © 2026 FAJARNTT.COM. All Rights Reserved - Created by Rumah Media Cyber.

No Result
View All Result
  • HOME
  • EDITORIAL
  • ADVERTORIAL
  • OPINI
    • Polhukam
    • Humaniora
    • Pendidikan
  • ULASAN
  • DAERAH
    • Flores
    • Sumba
    • Timor
    • Alor
    • Lembata
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • SELEBRITIS
  • POJOK SASTRA
    • Karya Sastra
    • Cerita Rakyat

Copyright © 2026 FAJARNTT.COM. All Rights Reserved - Created by Rumah Media Cyber.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Kedai Momica Ruteng
Kedai Momica Ruteng

Notifikasi