• REDAKSI
  • KONTAK KAMI
  • DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
Minggu, Agustus 9, 2026
  • Login
No Result
View All Result
NEWSLETTER
FAJARNTT.COM
  • HOME
  • EDITORIAL
  • ADVERTORIAL
  • OPINI
    • Polhukam
    • Humaniora
    • Pendidikan
  • ULASAN
  • DAERAH
    • Flores
    • Sumba
    • Timor
    • Alor
    • Lembata
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • SELEBRITIS
  • POJOK SASTRA
    • Karya Sastra
    • Cerita Rakyat
  • HOME
  • EDITORIAL
  • ADVERTORIAL
  • OPINI
    • Polhukam
    • Humaniora
    • Pendidikan
  • ULASAN
  • DAERAH
    • Flores
    • Sumba
    • Timor
    • Alor
    • Lembata
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • SELEBRITIS
  • POJOK SASTRA
    • Karya Sastra
    • Cerita Rakyat
No Result
View All Result
FAJARNTT.COM
No Result
View All Result
  • HOME
  • EDITORIAL
  • ADVERTORIAL
  • OPINI
  • ULASAN
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • SELEBRITIS
  • POJOK SASTRA

Home ) POJOK SASTRA ) Orang Tua yang Sesungguhnya

Orang Tua yang Sesungguhnya

Vincent Ngara by Vincent Ngara
11 Maret 2021
in OPINI, Pendidikan, POJOK SASTRA
A A
0
orang

Henrico Fajar Kristiarji Wibowo (Foto: Ist.)

Oleh: Henrico Fajar Kristiarji Wibowo


Beberapa waktu yang lalu masyarakat Indonesia dihebohkan oleh kabar ajakan menikah muda. Aisha Weddings merupakan pihak yang menyerukan ajakan untuk menikah pada usia 12 tahun. Tak hayal, kecaman dari warganet pun berhamburan silih berganti di media sosial. Mereka tentu saja menanyakan apa sebenarnya yang menjadi motif ajakan tersebut. Kegaduhan  terjadi.

Terlepas dari analisa banyak pihak terkait keberadaan situs http://aishaweddings.com yang keberadaannya masih baru, konten yang belum lengkap dan baru beberapa halaman yang terisi. Namun, nyatanya ajakan yang provokatif ini tentu saja sangat membahayakan dan meresahkan warga masyarakat.

KPAI, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan anak (KPPPA) dan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) telah merespon kasus ini dan melaporkannya kepada pihak Kepolisian Republik Indonesia. Pun beberapa pegiat isu perempuan dan anak turut mengecam kasus ini.

BACAJUGA

Tan Malaka dan Relevansi Filsafat Politiknya

Kebangkitan Polandia Menjadi Kekuatan Baru Eropa

Publik harus tahu bahwa perkawinan anak adalah awal dari keterpurukan. Publik perlu diedukasi dan diajak untuk secara terus-menerus bersuara lantang menolak perkawinan anak. Faktanya Anak Perempuan cenderung lebih rentan untuk dikawinkan pada usia 18 tahun. Kerentanan anak perempuan terhadap praktik perkawinan anak menjadi lebih besar ketika hukum (yang pada saat itu, red) melegitimasi perkawinan anak. (Sigiro, 2020).

Faktor Pemicu

Data dari KPPPA tahun 2018 Indonesia berada pada urutan ke tujuh di dunia dengan jumlah perkawinan anak tertinggi. Sementara itu terdapat 37,9% anak perempuan Indonesia pada usia 10-17 tahun berstatus kawin dan cerai, menikah diusia 16 tahun (BPS 2017, red).

Faktor yang bisa memicu terjadinya perkawinan anak, antara lain: akses yang buruk atas pendidikan bagi anak perempuan, latar belakang kemiskinan keluarga (motif ekonomi, red), narasi tafsir agama yang konservatif dan tidak ramah gender, salah satunya ketakuatan akan perbuatan zina yang terjadi dalam berpacaran. (Chandraningrum, Dhewy dan Pratiwi, 2016).

Dampak Perkawinan Anak Perempuan antara lain: memicu terjadinya kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang berdampak pada tingginya angka perceraian, berisiko kematian saat melahirkan akibat komplikasi yang dipicu saat kehamilan, kematian bayi akibat persalinan yang terlalu muda, terkena kanker leher rahim dan sebagainya.

Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019, secara jelas menyatakan syarat menikah minimal berusia 19 tahun. Namun ternyata aturan ini belum cukup ampuh untuk menekan angka perkawinan anak, malahan angka dispensasi perkawinan di Pengadilan Agama meningkat.

Kita sebagai orang tua tentu saja merasa prihatin dengan kondisi tersebut. Peran keluarga didalam mencegah terjadinya perkawinan anak sangatlah penting. Keluarga menjadi fondasi utama untuk membentuk karakter anak dengan cara mengasuh dan mendidiknya.

Peran Orang Tua

Oleh karena itu beberapa hal berikut perlu dilakukan orang tua didalam keluarga, antara lain:

Pertama, libatkan anak dalam menyelesaikan pekerjaan rumah. Berapa banyak orang tua yang menyuruh anak-anaknya untuk mencuci baju, mencuci piring, belanja ke pasar, memasak, dan membersihkan rumah.

Faktanya banyak orang tua berpikir bahwa melibatkan anak dalam pekerjaan rumah malah bisa memberikan beban pada mereka. Padahal sebenarnya tidak, justru dengan melibatkan anak, mereka akan tumbuh menjadi pribadi yang bertanggung jawab. Kebanyakan dari kita sebagai orang tua, seringkali malah memanjakan anak. Menuruti semua keinginan anak adalah awal dari sebuah malapetaka. Anak akan tumbuh menjadi pribadi yang tidak bertanggung jawab, tidak mandiri, anti sosial dan cenderung pemarah.

Gambaran perkawinan yang selalu dipenuhi dengan sukacita dan kebahagiaan tiada akhir, sepertinya ini perlu diluruskan kepada anak-anak kita. Siap menikah berarti siap untuk hidup saling bertanggung jawab, menghadapi tantangan hidup bersama yang tentu saja tidak mudah untuk dijalani dan dilalui. Menunda menikah sampai cukup umur tentu saja bukan hanya dimaknai sekedar memenuhi syarat sesuai undang-undang. Menunda bisa dimaknai untuk menyiapkan diri dengan menempuh pendidikan yang sesuai, bekerja atau berwiraswasta sebagai persiapan dari sisi ekonomi. Persiapan mental dan spriritual juga sangat dibutuhkan.

Pendidikan Dini

Kedua, jaga keharmonisan rumah tangga. Keluarga menjadi rumah yang nyaman bagi penghuninya. Anak tentu saja membutuhkan relasi yang hangat dengan orang tua dan orang-orang yang ada didalam rumah itu. Saat penghuni didalam rumah mengalami konflik, maka harus segera diselesaikan. Anak membutuhkan contoh relasi dan interaksi yang saling mencintai dan menyayangi dari orang-orang terdekat, terutama orang tua.

Jangan sampai anak menjadi tidak betah di rumah, lalu mencari seseorang yang seolah-olah mengayomi padahal dia menjerumuskan kedalam lembah yang kelam. Bisa jadi ini menjadi awal dari masalah yang bisa berujung pada relasi personal yang tidak setara. Kekerasan seksual mungkin sekali terjadi.

Ketiga, memberikan pendidikan seksualitas sedini mungkin. Masih banyak Orang tua yang menganggap tabu saat membicarakan seksualitas. Padahal anak membutuhkan ruang komunikasi untuk mendiskusikan seksualitas dan kesehatan reproduksi. Misalnya saat anak memasuki masa pubertas yang ditandai dengan menstruasi pada perempuan dan mimpi basah pada laki-laki. Pada saat ini mereka butuh pendampingan, butuh ruang untuk diskusi. Pada masa pubertas secara psikologis mereka mulai menyukai lawan jenisnya. Ini sebenarnya yang perlu dikelola dengan baik, supaya remaja mampu mengendalikan hasrat seksualnya dengan baik dan mampu mengalihkannya ke kegiatan lainnya. Ingat, bahwa perkawinan anak terjadi sebagian besar karena Kehamilan Tidak Diinginkan (KTD). Maka jadilah orang tua yang sesungguhnya yang melindungi anak-anak kita. (*)

 

*) Penulis bergiat di SPEK-HAM, beralamat di Jl. Srikoyo No. 20 Karangasem, Laweyan, Surakarta.

Email : henricofajar27@gmail.com / bangfajar41@yahoo.com

HP : 085643207860

 

Vincent Ngara
Vincent Ngara

Penulis merupakan salah satu pendiri media siber FAJARNTT.COM. Selain aktif sebagai Jurnalis, juga Web Developer pada Rumah Media Cyber. Beberapa media siber berhasil terbit berkat sentuhan tangannya.


Eksplorasi konten lain dari FAJARNTT.COM

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Tags: Aisha WeddingsHenrico Fajar Kristiarji WibowoPernikahan Dini
Previous Post

Polemik Kepsek SMKN 1 Wae Ri’i, Diduga Dinas P dan K NTT Tidak Bekerja Profesional

Next Post

Musrenbang Kecamatan Riung, Camat Alfian : Banyak Wilayah Belum Tercover Sinyal dan Listrik

BERITALAINNYA

OPINI

Berdamai dengan Masa Lalu

by Vincent Ngara
5 tahun ago
0

Oleh: Henrico Fajar Kristiarji Wibowo Setiap orang pasti mempunyai masa lalu entah baik atau buruk. Pengalaman menghadapi masa lalu itu...

tentang
Humaniora

Tentang Kebiasaan, Kacamata Kesetaraan Gender

by Vincent Ngara
5 tahun ago
0

Oleh: Henrico Fajar Kristiarji Wibowo Ada banyak cara mengedukasi masyarakat agar tidak menjadi pelaku kekerasan. Kita bisa melakukannya lewat media...

jalan

Jalan Panjang RUU PKS

5 tahun ago
Next Post
musrenbang

Musrenbang Kecamatan Riung, Camat Alfian : Banyak Wilayah Belum Tercover Sinyal dan Listrik

SMPK

SMPK di Lengko Ajang Gelar Try Out di Tengah Minimnya Fasilitas dan Sinyal

Please login to join discussion
  • NASIONAL
Yohanes Nardi Nandeng
NASIONAL

Mengusung Visi Budaya Akademik, Yohanes Nardi Nandeng Nyatakan Diri Maju Bertarung Pemilihan Ketua PP PMKRI 2026-2028

by Vincent Ngara
16 Juli 2026
0

JAKARTA, FAJARNTT.COM - Ketua Presidium Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Ruteng Periode 2021–2022, Yohanes Nardi Nandeng, secara resmi...

Read more
ABPEDNAS

ABPEDNAS dan SMSI Teken Perjanjian Kerja Sama Dukung Program Jaga Desa

4 Juli 2026
Hashim Djojohadikusumo

Hashim Djojohadikusumo Lantik Srikandi Jaga Desa tuk Mengawal Program Strategis Pemerintah

4 Juli 2026
Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, memenuhi undangan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Foto(Dok.Pribadi)

Program Bedah Rumah di NTT Melonjak Drastis, Tahun 2026 Target 5.000 Unit

3 April 2026
PDI Perjuangan

Antisipasi Kenaikan Minyak Dunia, PDIP Instruksi Kader Beberapa Hal Ini

10 Maret 2026
PDIP Larang Kader Kelola Dapur MBG, Tegaskan Program Negara Tak Boleh Jadi Ladang Bisnis Politik

PDIP Larang Kader Kelola Dapur MBG, Tegaskan Program Negara Tak Boleh Jadi Ladang Bisnis Politik

28 Februari 2026
  • OPINI
OPINI

Tan Malaka dan Relevansi Filsafat Politiknya

23 Juni 2026
OPINI

Kebangkitan Polandia Menjadi Kekuatan Baru Eropa

11 Juni 2026
OPINI

Pertemuan Trump-Xi di Beijing dan Kebangkitan Diplomasi Korporat

21 Mei 2026
OPINI

Prabowo di Antara Tokoh-Tokoh Tangguh

26 Januari 2026
OPINI

Campur Tangan Trump di Iran dari Sanksi hingga Cuitan

15 Januari 2026
OPINI

Proyek Melaka-Dumai Antara Jembatan dan Jebakan

13 Januari 2026
  • OLAHRAGA
Srikanti Jana
DAERAH

Turnamen Sepak Bola Bandara Frans Sales Lega Cup I Diikuti 28 Tim, Bupati Hery Nabit: Turnamen Ini tuk Mendukung Tumbuh Kembang Anak

by Vincent Ngara
3 Agustus 2026
0

RUTENG, FAJARNTT.COM -  Bupati kabupaten Manggarai, Herybertus G. L. Nabit, secara resmi membuka event turnamen sepak bola Piala Bandara Frans Sales...

Read more
Spanyol
OLAHRAGA

Spanyol Mengubur Mimpi Belgia tuk Hadapi Perancis di Semi Final Piala Dunia 2026

by Vincent Ngara
11 Juli 2026
0

FAJARNTT.COM - Spanyol memastikan diri untuk tampil di semi final melawan Perancis usai mengubur mimpi Belgia dengan skor 2-1. Fabian...

Read more
Gol Stephen Eustaquio
OLAHRAGA

Gol Eustaquio Antarkan Kanada Pertama Kalinya Lolok Babak 16 Besar Piala Dunia 2026

by Vincent Ngara
29 Juni 2026
0

FAJARNTT.COM - Gol Stephen Eustaquio di menit-menit akhir mengantarkan Kanada meraih kemenangan atas Afrika Selatan di babak 32 besar Piala...

Read more
Vinicius
OLAHRAGA

Vinicius Akui Cristiano Ronaldo Lebih Baik Dibanding Messi dan Neymar

by Vincent Ngara
28 Juni 2026
0

FAJARNTT.COM - Vinicius Junior mengakui bahwa pesepakbola terbaik saat ini bukanlah Neymar Jr atau Lionel Messi, tetapi Cristiano Ronaldo. Hal...

Read more
Bupati Hery Nabit
OLAHRAGA

Resmikan Turnamen U-15 di Cibal, Bupati Hery Ajak Anak-anak Lepaskan Gadget dan Bermain Bersama

by Tim
27 Juni 2026
0

RUTENG, FAJARNTT.COM - Bupati Manggarai, Herybertus G. L. Nabit resmi membuka Pekan Olahraga Anak U-15 Kecamatan Cibal Tahun 2026 di...

Read more

FajarNTT TV

FajarNTT TV
YouTube Video VVV3c3JVSnk4dEV5NkN5Tmk4T2tERWZRLkEtR1NWc3VLWXBJ Rekaman video warga yang menunjukkan betapa mengerikan Gempa yang terjadi di Venezuela, pada Rabu, 24 Juni 2026. Salah satu video menunjukkan gempa itu merusak dinding halaman rumah dalam waktu hitungan detik.Warga histeris sesaat setelah gempa yang meluluhlantakkan kota-kota di Venezuela.(*)Sumber video : Platform X
Rekaman video warga yang menunjukkan betapa mengerikan Gempa yang terjadi di Venezuela, pada Rabu, 24 Juni 2026. Salah satu video menunjukkan gempa itu merusak dinding halaman rumah dalam waktu hitungan detik.Warga histeris sesaat setelah gempa yang meluluhlantakkan kota-kota di Venezuela.(*)Sumber video : Platform X
Warga Panik Saat Gempa Melanda Venezuela, Dinding Rumah Runtuh
Tim evakuasi menemukan rekaman video detik-detik terjadinya bencana gempa bumi di Venezuela, yang terjadi pada Rabu, 24 Juni 2026.Nampak dari rekaman video warga Venezuela berlari ke jalan untuk menyelamatkan diri. Beberapa bangunan runtuh seketika dalam waktu kurang dari 7 detik.Video berdurasi 49 detik ini memperlihatkan betapa mengerikannya gempa Venezuela yang telah menewaskan ribuan orang dan ribuan lainnya luka-luka.(*)Sumber video : Platform X
Rekaman Video Warga Venezuela Berlari Menyelamatkan Diri saat Gempa I Part 1
Gempa bumi berskala besar mengguncang Venezuela, pada Rabu lalu, 24 Juni 2026. Gempa ini menewaskan lebih dari 1.719 orang dan membuat ribuan ribu orang luka-luka.Baca selengkapnya di :https://fajarntt.com/2026/06/30/warga-merekam-dahsyatnya-gempa-bumi-di-venezuela-yang-menewaskan-ribuan-orang/Sumber video : Platform X
Warga Merekam Dahsyatnya Gempa Venezuela yang Menewaskan Ribuan Orang
Perundingan damai Amerika Serikat dan Iran tak selalu berjalan mulus. Situasi memanas setelah Israel membombardir Lebanon, yang langsung direspons dengan kemarahan Wakil Presiden AS JD Vance dan Iran yang kembali menutup Selat Hormuz. Sementara itu dari meja perundingan di Swiss, Minggu (21/6/2026), delegasi Iran sempat melakukan aksi walkout karena ancaman yang dilontarkan Presiden AS Donald Trump, yang sempat membuat harga minyak mentah kembali melambung.JD Vance memperingatkan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu untuk menghentikan penyerangan."Jangan main-main dengan kami. Kamu berisiko kehilangan segalanya," tegas JD Vance dalam konferensi pers di Washington DC, AS, pada Senin, 22 Juni 2026."Trump adalah sekutu terakhirmu, seluruh dunia sudah membencimu." tutur JD Vance.(*)Sumber video : Akun X Amerika Live
AS Mengeluarkan Peringatan kepada Israel Setelah Kembali Menyerang Lebanon
SUBSCRIBE
Logo

Berlangganan

Masukkan Alamat Email Anda

Bergabung dengan 52 pelanggan lain

Kategori

  • REDAKSI
  • KONTAK KAMI
  • DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA SIBER

Copyright © 2026 FAJARNTT.COM. All Rights Reserved - Created by Rumah Media Cyber.

No Result
View All Result
  • HOME
  • EDITORIAL
  • ADVERTORIAL
  • OPINI
    • Polhukam
    • Humaniora
    • Pendidikan
  • ULASAN
  • DAERAH
    • Flores
    • Sumba
    • Timor
    • Alor
    • Lembata
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • SELEBRITIS
  • POJOK SASTRA
    • Karya Sastra
    • Cerita Rakyat

Copyright © 2026 FAJARNTT.COM. All Rights Reserved - Created by Rumah Media Cyber.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Kedai Momica Ruteng
Kedai Momica Ruteng

Notifikasi