Arsip Tag: Sertifikat

PLN UIP Nusra

PLN UIP Nusra Kantongi Sertifikat Tanah dan Siap Pengembangan PLTP Ulumbu

RUTENG, FAJARNTT.COM – PLN UIP Nusra telah resmi mengantongi sertifikat tanah untuk lokasi wellpad D, E, dan F proyek pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Ulumbu unit 5-6 (2×20 MW) di Poco Leok, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Lahan yang kini menjadi hak guna bangunan PT PLN (Persero) untuk diolah dalam proyek pembangkit geothermal itu tuntas melalui kerja sama dengan stakeholder terkait, di antaranya, Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Manggarai dan pemilik lahan.

General Manager (GM) PT PLN (Persero) UIP Nusra, Abdul Nahwan, berterima kasih kepada seluruh pemangku kepentingan yang terlibat dan berkolaborasi bersama untuk merealisasikan energi hijau di Flores sehingga segala proses berlangsung aman dan lancar.

“Dana Penyertaan Modal Negara (PMN) digunakan untuk membebaskan lahan dan mengamankan aset yang akan digunakan dalam pengolahan EBT pengembangan PLTP Ulumbu 5-6 di Poco Leok,” ucap GM Abdul Nahwan, pada Jumat, 28 Juni 2024.

GM Abdul Nahwan memaparkan, adapun luas aset yang sudah diamankan untuk masing-masing wellpad, yakni wellpad D seluas 2,9 Ha, wellpad E seluas 4,6 Ha, dan wellpad F dengan luas 5,4 Ha yang berada di desa Mocok dan Desa Lungar. Dengan demikian, rencana pembangunan ke depan akan fokus pada wellpad G, H, dan I.

Wellpad adalah lokasi yang diperuntukan untuk melakukan eksplorasi dan menjadi lokasi penempatan komponen utama dalam proyek pengembangan panas bumi.

“Lokasi yang dibebaskan sesuai dengan penentuan lokasi dengan berpegang pada PP Nomor 19 Tahun 2021 tentang pengadaan tanah pembangunan kepentingan umum dengan meliputi prosedur sosialisasi, pengumuman, penilaian, musyawarah, pembayaran, dan penyerahan hasil,” kata GM Abdul Nahwan.

GM Abdul Nahwan mengatakan sertifikat yang terbit pada 13 Juni 2024 ini merupakan proses akhir dari tahapan pengadaan lahan dan selanjutnya akan memasuki tahapan pembangunan.

“Aset-aset tersebut merupakan bagian dari tanggung jawab PLN untuk mengamankan, memelihara, menggunakan, serta mendayagunakan, dalam tugas menghadirkan listrik ke seluruh wilayah Nusra dengan konstruksi infrastruktur ketenagalistrikan yang andal,” ucap GM Abdul Nahwan.

Sementara itu, Kepala Kantor Pertanahan ATR/BPN Kabupaten Manggarai sekaligus pelaksana pengadaan tanah PLTP Ulumbu unit 5-6 wellpad D, E, F, dan G, Siswo Hariyono, mengingatkan bahwa proyek yang diadakan pengadaan tanah oleh PT PLN (Persero) UIP Nusra merupakan Proyek Strategis Nasional (BPN).

“Semua pemilik lahan mendukung rencana pemerintah. Mereka setuju dan mendukung proyek pemerintah ini dapat terwujud,” kata Siswo Hariyono.

Sebelumnya, mengawali proses pengembangan PLTP Ulumbu unit 5-6, PT PLN (Persero) UIP Nusra bersama BPN Manggarai telah melangsungkan sosialisasi, kemudian inventarisasi dan identifikasi yang menjadi rujukan penentuan nilai kompensasi PT PLN (Persero) kepada pemilik lahan.

“BPN tetap mendampingi sampai menyerahkan uang ganti rugi kepada pemilik lahan, pelepasan hak, dan penghapusan hak,” kata Siswo Hariyono.

Melalui Rencana Umum Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2021-2030, PT PLN (Persero) ditugaskan untuk menyiapkan suplai energi yang cukup dan andal secara operasional. PLN ditargetkan menyiapkan energi yang ramah lingkungan guna mendukung tercapainya Net Zero Emission (NZE) tahun 2060.

Segala rangkaian proses pengembangan PLTP Ulumbu unit 5-6 di Poco Leok merupakan proses transisi energi penyediaan energi tenaga listrik yang memanfaatkan sumber EBT sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 112 Tahun 2022 tentang Percepatan Pengembangan Energi Baru Terbarukan untuk Penyediaan Tenaga Listrik, dan merupakan upaya pemerintah mengurangi emisi karbon serta mencapai bauran energi terbarukan sebesar 23% tahun 2025.(*)

SMKN

SMKN Binaan PLN UIP Nusra Ini Resmi Kantongi Sertifikat Bengkel Konversi dari Kemenhub

MATARAM, FAJARNTT.COM – SMKN 3 Mataram binaan PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) resmi mengantongi sertifikat sebagai bengkel pemasangan, perawatan dan pemeriksaan peralatan instalasi sistem penggerak motor listrik pada sepeda motor dengan kategori tipe B dari Kementerian Perhubungan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat, dengan Nomor; SR-DRJD 920 Tahun 2024 dengan masa berlaku 5 (lima) tahun.

Sertifikat bengkel konversi ini diberikan kepada SMKN 3 Mataram setelah melalui proses verifikasi dan dinyatakan memenuhi persyaratan sebagai bengkel konversi, di antaranya memiliki teknisi dan peralatan yang memadai.

Selanjutnya, Direktur Sarana Transportasi Jalan melakukan pengawasan dan pembinaan terhadap pelaksanaan keputusan ini.

Kepala Sekolah SMKN 3 Mataram, Sulman Haris, menjelaskan bahwa bengkel konversi ini merupakan bengkel konversi motor listrik pertama di NTB. Terwujudnya bengkel ini akan memudahkan masyarakat NTB yang ingin mengubah mesin motor konvensional menjadi motor listrik.

“Prestasi ini tentunya dengan dukungan pemerintah melalui Dinas Pendidikan dan PLN UIP Nusra yang selalu mendukung penuh berdirinya bengkel konversi ini,” ucap Sulman Haris, pada Kamis, 25 April 2024.

SMKN

Bengkel Konversi SMKN Binaan PLN UIP Nusra Ini Resmi Mengantongi Sertifikat dari Kementerian Perhubungan RI (Foto: Dok.Pribadi)

Sulman Haris mengatakan ada perjalanan penjang yang mesti dilewati sebelum memperoleh sertifikat bengkel konversi, mulai dari verifikasi kelayakan, berkas, hingga verifikasi langsung oleh tim Kementerian Perhubungan.

“Bengkel konversi SMKN 3 Mataram akan menjadi bengkel konversi sepeda motor grade A untuk ke depannya sehingga menjadi bengkel konversi yang diberikan kewenangan sebagai tempat pengujian sepeda motor listrik untuk wilayah Indonesia timur,” kata Sulman Haris.

Sementara itu, General Manager (GM) PT PLN (Persero) UIP Nusra, Abdul Nahwan, mengatakan PLN akan mendukung kelangsungan dan keberlanjutan bengkel konversi SMKN 3 Mataram, baik dalam menciptakan produk maupun memberikan pelayanan kepada masyarakat terkait konvensi kendaraan listrik.

“PLN bersama stakeholder terkait terus berkomitmen dalam mewujudkan dan mendukung ekosistem kendaraan listrik di NTB secara lebih masif, serta medukung semangat NTB dalam mewujudkan green tourism ” ucap GM Abdul Nahwan.

Hingga saat ini, SMKN 3 Mataram telah menciptakan puluhan produk kendaraan listrik, seperti konversi motor, dokar listrik, buggy car, dan R-One Smekti yang tampil dalam ajang nasional Indonesia Electric Motor Show (IEMS) 2022 di Jakarta dan melahirkan 66 tenaga terampil dalam konversi kendaraan listrik bersertifikat nasional ditahun 2023.(*)

PT PLN

PT PLN Kolaborasi dengan Kementerian ATR/BPN se-Sulawesi Amankan Aset Tanah Perseroan

SULAWESI, FAJARNTT.COM – PT PLN (Persero) berkolaborasi dengan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) se-Sulawesi untuk pengamanan aset tanah perseroan.

Sinergi antara lembaga ini di tandai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama (PKS) untuk sertifikasi aset tanah PLN di Sulawesi bertempat di Nusa Dua, pada Jumat 25 Agustus 2023.

Penandatanganan PKS se-Sulawesi ini merupakan penutupan dari rangkaian seluruh kegiatan yang telah dilaksanakan sejak tanggal 2 Agustus di Samarinda, 7 Agustus di Makasar, 10 Agustus di Surabaya, 15 Agustus di Palembang dan 22 Agustus di Bandung.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan, PLN berkomitmen untuk melakukan pengamanan semua aset perseroan yang tersebar di seluruh Indonesia.

Dalam hal ini, pihaknya telah menggandeng ATR/BPN untuk melakukan sertifikasi aset kelistrikan sehingga operasional pelayanan listrik untuk masyarakat berjalan lancar.

“Berkat dukungan dari BPN, proses sertifikasi aset kami dapat dilakukan lebih cepat. Target kami, tahun depan seluruh aset PLN 100% sudah tersertifikasi,” ungkapnya.

Direktur Distribusi PLN Adi Priyanto menambahkan, kolaborasi antar instansi ATR/BPN dengan PLN dalam penyelamatan aset kelistrikan telah membuahkan hasil nyata.

Terlihat dari persentase jumlah aset bersertifikat PLN yang semula berjumlah 31% di tahun 2019 menjadi 77% di tahun 2023, atau telah terbit sebanyak 82.412 sertifikat dari total 106 ribu persil aset PLN.

Khusus untuk aset tanah PLN di Sulawesi, Adi berharap BPN juga bisa membantu melakukan sertifikasi untuk 1.713 persil sampai akhir tahun 2023.

Dia melihat prosesnya berjalan lancar, dengan 720 persil telah terbit sertifikatnya atau 42,03% dari target.

Sampai dengan semester I tahun 2023, total pencapaian sertifikat yang telah terbit secara nasional sebesar 2.746 Persil.

“Besar harapan kami kepada rekan-rekan di ATR/BPN membantu kami menuntaskan sertifikasi untuk sisa 2.606 persil aset kami di Sulawesi pada 17 Agustus 2024,” tutur Adi.

“Kami percaya kerja sama antara ATR/BPN dan PLN akan memberikan hasil yang positif serta memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat,” imbuh Adi.

Sekretaris Jenderal ATR/BPN Suyus Windayana mengatakan, kerja sama ini semakin mempertegas BPN sebagai mitra PLN untuk pengamanan aset tanah.

Ia menegaskan bahwa ATR/BPN tidak hanya sekadar melakukan pendaftaran aset, tetapi sekaligus menyelesaikan jika ada sengketa untuk memastikan tanah PLN aman.

“Kita harus pastikan bagaimana PLN dapat bekerja tanpa memikirkan urusan tanahnya,” tegas Suyus.

“Biar PLN fokus melakukan produksi dan mengembangkan listrik agar lebih bermanfaat untuk masyarakat,” tutupnya. (*)

Wabup

Wabup Heri Ngabut Serahkan Sertifikat Kursus Kecakapan: Jadilah Wirausaha yang Cakap

RUTENG, FAJARNTT.COM – Wabup (Wakil Bupati) Manggarai, Heribertus Ngabut menyerahkan sertifikat kepada 200 peserta kursus kecamatan hidup di Kabupaten Manggarai, pada Selasa (19/12/2022).

Penyerahan sertifikat itu setelah peserta menjalani pelatihan kecakapan hidup selama 4 bulan di UPTD SKB Randong.

Dinas PPO Manggarai selaku penyelenggara kegiatan membagi peserta pelatihan ke dalam 5 kategori, yaitu Barbershop 40 orang, Tata Rias Kecantikan 40 orang, Tata Busana 40 orang, Tata Rias Pengantin 40 orang, dan Bahasa Inggris.

Sebagai informasi, peserta pelatihan mayoritas generasi milenial yang berasal dari 12 kecamatan di kabupaten Manggarai.

Kemudian, turut hadir juga Kadis Kominfo Manggarai Heribertus Jelamu, Sekretaris PPO Wensislaus Sedan, dan para instruktur.

Wabup Heri Ngabut dalam penyampaiannya memberikan motivasi kepada peserta tentang pentingnya memiliki keterampilan yang baik.

“Keterampilan itu pada tataran teknis dan pelayanan,” katanya.

Dalam bidang jasa seperti Barbershop, kata Wabup, pelayanan prima itu menjadi sangat penting untuk mendapatkan kepercayaan pelanggan.

Menumbuhkan Jiwa Wirausaha

Wabup Heri pun berharap semua peserta pelatihan mampu mewujudnyatakan ilmu selama 4 bulan dalam bentuk tindakan. Selain itu, peserta juga harus mampu menumbuhkan jiwa entrepreneurship (kewiraswastaan).

“Dengan adanya kegiatan ini, saya berharap dapat menumbuhkan jiwa entrepreneurship, dan siap menjadi wirausaha yang cakap,” harapnya.

Saat yang sama, Kepala SKB Randong Sebastiana Ngening dalam laporannya menyampaikan program kecakapan hidup ini, setelah melalui proses secara sistematis dan penyelesaiannya dalam bentuk laporan hasil belajar dengan penyerahan sertifikat.

Lanjutnya, sebagai bentuk apresiasi dan motivasi peserta kursus kecakapan hidup ini juga menerima bekal berupa peralatan kerja masing-masing, sesuai dengan keterampilannya.

“Kami berharap pemberian sertifikat dan peralatan kerja ini harus dipertanggungjawabkan dalam bentuk kerja nyata, dengan mengamalkan ilmu dan keterampilan yang telah diterima selama belajar di UPTD SKB Randong,” ungkap Sebastiana.

Sementara itu, Avelina Salju merasa bangga menjadi bagian untuk mengikuti kursus kecakapan hidup itu.

Peserta dari keterampilan Tata Rias itu mengungkapkan, bahwa ia menerima banyak sekali ilmu baru selama berproses.

“Terima kasih kepada pemerintah yang sudah selenggarakan kegiatan ini. Saya sangat bangga menjadi bagian dari kursus ini dan banyak yang saya dapat selama mengikuti kursus,” tutupnya.