BERITA TERBARU
light_mode
TAGS
Beranda » DAERAH » Ugal-ugalan di Jalan Raya, Dua Turis Asing Diperiksa Polisi Manggarai Barat

Ugal-ugalan di Jalan Raya, Dua Turis Asing Diperiksa Polisi Manggarai Barat

  • account_circle Nurjana
  • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
  • print Cetak

LABUAN BAJO, FAJARNTT.COM – Dua turis asing asal Inggris menjalani pemeriksaan di Polres Manggarai Barat setelah aksinya melakukan freestyle motor secara ugal-ugalan di ruas Jalan Mgr. Van Bekkum, Labuan Bajo, viral dan memicu keresahan warga.

Aksi berbahaya tersebut terekam dalam sebuah video yang tersebar luas di media sosial pada Selasa (9/12/2025).

Dalam rekaman itu, salah satu dari mereka tampak dengan sengaja melakukan wheelie atau mengangkat ban depan sembari memacu motor di tengah padatnya arus kendaraan.

Tindakan yang dinilai sangat membahayakan keselamatan pengguna jalan itu membuat banyak warganet geram dan mendorong aparat untuk bertindak cepat.

Menindaklanjuti laporan masyarakat, Satlantas Polres Manggarai Barat bersama Sat Intelkam dan Imigrasi Kelas III Labuan Bajo bergerak melakukan pelacakan hingga akhirnya kedua pelaku diamankan pada Rabu (10/12). Mereka masing-masing berinisial EA (30) dan BC (28), keduanya warga negara Inggris yang tengah berlibur di Labuan Bajo.

Kasat Lantas Polres Manggarai Barat, AKP I Made Supartha Purnama, S.Sos., membenarkan penangkapan tersebut.

“Setelah dilakukan identifikasi, kedua turis asing itu berhasil kami amankan. Keduanya kami periksa untuk dimintai keterangan terkait aksi berbahaya yang mereka lakukan,” jelasnya, dalam press release Polres Manggarai Barat yang diterima Fajar NTT pada Kamis (11/12).

Dalam pemeriksaan, kedua turis itu mengaku bahwa aksi freestyle dilakukan hanya untuk bersenang-senang dan mencari sensasi saat berkeliling Labuan Bajo.

“Dari hasil interogasi, mereka menyebut aksi itu hanya untuk gaya-gayaan dan menarik perhatian,” ujar AKP Supartha.

Atas tindakan pelanggaran tersebut, polisi memberikan teguran keras sekaligus mewajibkan keduanya membuat surat pernyataan agar tidak mengulangi perbuatan yang membahayakan itu. Mereka juga diminta membuat video permintaan maaf kepada masyarakat.

“Kami meminta mereka membuat video permintaan maaf karena aksi tersebut sangat membahayakan keselamatan pengguna jalan lainnya,” tegas Kasat Lantas.

Ia menambahkan bahwa aksi ekstrem di jalan raya, termasuk wheelie, stoppie, atau manuver berbahaya lainnya, merupakan pelanggaran serius berdasarkan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ).

“Pasal 105 mewajibkan setiap pengguna jalan berperilaku tertib demi keamanan dan keselamatan. Aksi seperti itu jelas melanggar aturan,” ungkapnya.

AKP Supartha mengingatkan bahwa aturan lalu lintas berlaku bagi semua orang, tanpa memandang kewarganegaraan.

“Setiap orang yang menggunakan jalan di Indonesia wajib menaati aturan, baik WNI maupun WNA,” ujarnya.

Polisi juga mengimbau masyarakat untuk tidak meniru aksi berbahaya tersebut. “Jalan raya digunakan banyak orang. Jangan kebut-kebutan atau freestyle karena risikonya sangat tinggi. Utamakan keselamatan,” pungkasnya.(*)

Ikuti FajarNTT.com di saluran Klik disini >> WHATSAPP CHANNEL

Penulis

Alumni Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Program Studi Ilmu Komunikasi, Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang. Berpengalaman di bidang komunikasi, pemasaran, dan public relations. Kini aktif sebagai jurnalis.

KOMENTAR (0)

Saat ini belum ada komentar

KOMENTAR

ARTIKEL LAINNYA

  • Gempa

    Gempa Merusak Ratusan Rumah Warga di Desa Belang Turi, Pemdes Gercep Gandeng LSM dan Donatur Tangani Korban

    • calendar_month Sabtu, 22 Agt 2026
    • account_circle Vincent Ngara
    • 0Komentar

    RUTENG, FAJARNTT.COM – Gempa bumi berkekuatan 7,7 magnitudo mengguncang wilayah Flores, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Sabtu, 15 Agustus 2026, lalu. Bahkan hingga hari ke enam gempa susulan masih terasa. Kehidupan masyarakat seketika berubah menjadi tak menentu, kegelisahan serta ketakutan terus menghampiri. Di Desa Belang Turi, Kecamatan Ruteng, Kabupaten Manggarai, bencana gempa merusak ratusan […]

  • jalur penghubung

    Jalur Penghubung di Matim Putus, Lapor Bupati Belum Ada Tanggapan

    • calendar_month Selasa, 4 Jan 2022
    • account_circle Vincent Ngara
    • 0Komentar

    Jalur penghubung Wae Lengga-Lete-Sopang Rajong putus, di sebelah jembatan Wae Koe sebelum Kampung Marokima, Desa Gunung, Kecamatan Kota Komba.

  • PLN Journalist Awards

    PLN Journalist Awards 2025 Dibuka, Pendaftaran dan Pengumpulan Karya Hingga 23 Oktober

    • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
    • account_circle Tim
    • 0Komentar

    JAKARTA, FAJARNTT.COM – PT PLN (Persero) kembali mengajak para insan jurnalis untuk berpartisipasi dalam ajang PLN Journalist Awards (PJA) 2025. Mengusung tema “Energi Berdaulat untuk Indonesia Kuat”, pendaftaran dan pengumpulan karya telah dibuka hingga 23 Oktober 2025. Ajang tahunan ini menjadi kesempatan emas bagi para jurnalis di seluruh Tanah Air untuk mengikutsertakan karya terbaiknya melalui […]

  • Sekda Boni: Ada Enam Langkah Strategis Konvergensi Stunting di Matim

    Sekda Boni: Ada Enam Langkah Strategis Konvergensi Stunting di Matim

    • calendar_month Selasa, 12 Okt 2021
    • account_circle Vincent Ngara
    • 0Komentar

    Borong, FajarNTT.com – Capaian yang sangat membanggakan kembali diraih oleh Kabupaten Manggarai Timur. Hal ini terlegitimasi setelah Gubernur NTT mendaulat Manggarai Timur sebagai peraih rangking ke-dua dalam aksi Konvergensi Stunting. Betapa tidak, pada tahun 2019 Manggarai Timur hanya berada di urutan yang sangat memperihatinkan. Namun hal ini sudah terbayar oleh segala kerja keras semua pihak […]

  • Setda Manggarai

    Setda Manggarai Apresiasi Program TJSL PLN di Poco Leok, Yosef Djelamu: Berdampak Ekonomi untuk Masyarakat

    • calendar_month Rabu, 23 Okt 2024
    • account_circle Tim
    • 0Komentar

    RUTENG, FAJARNTT.COM – Pelaksana Tugas (Plt) Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), Marianus Yosef Djelamu, mengapresiasi sejumlah program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) Desa Berdaya yang dicanangkan PT PLN (Persero) melalui Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra), satu di antaranya program budidaya hortikultura, yang dinilai berhasil memberdayakan belasan […]

  • Pemkab Manggarai Hibahkan Aset Tanah dan Bangunan untuk Pembangunan Polsek di Tiga Kecamatan

    Pemkab Manggarai Hibahkan Aset Tanah dan Bangunan untuk Pembangunan Polsek di Tiga Kecamatan

    • calendar_month Jumat, 14 Feb 2025
    • account_circle TIM
    • 0Komentar

    RUTENG,FAJARNTT.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manggarai secara resmi memindahtangankan aset tanah dan bangunan milik daerah kepada Polres Manggarai, Jumat (14/2/2025) pukul 09.00 Wita di Aula Nuca Lale Kantor Bupati Manggarai. Penandatanganan Naskah Hibah dilakukan langsung oleh Bupati Manggarai Herybertus G. L. Nabit, S.E., M.A dan Kapolres Manggarai AKBP Edwin Saleh, S.I.K., M.H. Pada kesempatan yang […]

expand_less