Arsip Tag: Rusia

Pelabuhan

Pelabuhan Gudang Biji-bijian Odessa Ukraina Hancur di Hantam Rudal Rusia

FAJARNTT.COM – Pelabuhan Odessa Ukraina jadi sasaran empuk Rusia. Laporan ini jadi satu di antara banyak informasi terkait rangkuman hari ke-579 serangan Rusia ke Ukraina, pada Senin 25 September 2023.

Pelabuhan Odessa di selatan Ukraina di hantam rudal Rusia semalam, menghancurkan gudang-gudang biji-bijian, kata militer Ukraina.

Gubernur daerah Oleh Kiper mengatakan hampir 1.000 ton biji-bijian di simpan di fasilitas-fasilitas yang di serang.

[irp posts=”16360″ ]

[irp posts=”16277″ ]

Nataliya Gumenyuk, juru bicara komando militer selatan Ukraina, mengatakan bahwa Rusia tampaknya mencoba menguji kepadatan pertahanan udara.

Mereka memahami bahwa infrastruktur pelabuhan adalah prioritas bagi wilayah kami, dan bahwa hal itu dapat di lindungi dengan baik.

Namun, itulah sebabnya serangan bersifat masif dan dengan cara gabungan.

Amerika Serikat

Amerika Serikat Beri Sanksi WNA Terkait Satelit Mata-mata Korut

FAJARNTT.COM – Amerika Serikat (AS) menjatuhkan sanksi terhadap dua orang warga negara asing atas peluncuran satelit mata-mata Korea Utara yang gagal.

Kantor Pengawasan Aset Luar Negeri (OFAC) di Departemen Keuangan Amerika Serikat mengatakan di situs webnya pada Kamis, 31 Agustus 2023.

Amerika menjatuhkan sanksi terhadap warga negara Korea Utara Jon Jin-yong dan warga negara Rusia Sergei Kozlov, serta Intellekt LLC, sebuah perusahaan yang dimiliki oleh salah satu dari mereka.

Departemen Keuangan mengatakan, kedua orang tersebut terbukti secara langsung mendukung atau membantu menghasilkan pendapatan bagi organisasi Korea Utara.

Kemudian, terkait dengan pengembangan senjata pemusnah massal (WMD) dan rudal balistik yang melanggar hukum.

Komite

Komite Ukraina akan Boikot Olimpiade Jika Rusia Berpartisipasi

FAJARNTT.COM – Komite Olimpiade Ukraina akan bertemu untuk berkonsultasi dengan federasi nasional pada tanggal 3 Maret 2023 untuk membahas tentang kemungkinan memboikot Olimpiade Paris 2024.

Hal itu jika panitia mengizinkan atlet Rusia dan Belarusia turut berpartisipasi dalam Olimpiade tersebut.

Informasinya, Komite Olimpiade Internasional mengisyaratkan bahwa atlet dari kedua negara itu dapat berpartisipasi dalam Olimpiade apabila tidak secara aktif mendukung perang Rusia dengan Ukraina.

“Posisi kami tidak berubah: selama ada perang di Ukraina, atlet Rusia dan Belarusia tidak boleh mengikuti kompetisi internasional,” kata Vadym Gutzeit melansir Marca (2/2/2023).

[irp posts=”11738″ ]

[irp posts=”9425″ ]

Gutzeit juga mencatat bahwa banyak atlet top Rusia secara terbuka mendukung dan mendorong tindakan pemerintah Rusia di Ukraina.

Ia pun mendesak dan melarang Rusia dan Belarusia  berpartisipasi dalam kompetisi internasional apa pun selama pasukan Rusia melakukan serangan kepada Ukraina.

Pemerintah

Pemerintah Terbitkan Perpu Antisipasi Ancaman Ekonomi Global

JAKARTA, FAJARNTT.COM – Pemerintah resmi menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perpu) Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja pada tanggal 30 Desember 2022.

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa penerbitan Perpu tersebut berdasarkan pada sejumlah alasan mendesak seperti antisipasi terhadap kondisi ekonomi global.

“Pertama, kebutuhan mendesak pemerintah perlu mempercepat antisipasi terhadap kondisi global baik yang terkait dengan ekonomi kita menghadapi resesi global, peningkatan inflasi, kemudian ancaman stagflasi, dan juga beberapa negara berkembang yang sudah masuk ke IMF itu lebih dari 30 (negara),” ujar Airlangga di Jakarta, Jumat (30/12/2022).

Selain itu, Airlangga menjelaskan kondisi geopolitik akibat perang antara Rusia dan Ukraina, serta konflik lainnya yang belum usai juga menjadi salah satu pertimbangan pemerintah.

Kemudian, sejumlah negara saat ini juga masih menghadapi krisis pangan, energi, dan keuangan.

“(Penerbitan) terkait dengan geopolitik perang Ukraina dan Rusia, serta konflik lainnya juga belum selesai. Pemerintah juga, tentu semua negara menghadapi krisis pangan, energi, keuangan, dan perubahan iklim,” tambahnya.

Lebih lanjut, Menko Perekonomian mengatakan bahwa putusan Mahkamah Konstitusi terkait Undang-Undang Cipta Kerja juga mempengaruhi perilaku di bidang usaha baik di dalam maupun luar negeri. Apalagi, tahun depan pemerintah menargetkan nilai investasi yang lebih tinggi dari tahun 2022.

“Oleh karena itu, ini jadi penting untuk kepastian hukum diadakan, sehingga tentunya dengan keluarnya Perpu Nomor 2 Tahun 2022 diharapkan kepastian hukum bisa terisi,” lanjutnya.

Senada, Menkopulhukam Mahfud Md menyampaikan bahwa penerbitan perpu tersebut merupakan langkah strategis untuk menghadapi ancaman global ke depan.

Menurut Mahfud, apabila tidak segera melakukan langkah strategis ini, maka pemerintah akan ketinggalan untuk mengantisipasi situasi global.

“Untuk mengambil langkah strategis ini kalau masih menunggu sampai berakhirnya tenggat yang ditentukan oleh Putusan MK Nomor 91 Tahun 2020, maka pemerintah akan ketinggalan untuk mengantisipasi dan menyelamatkan situasi,” kata Mahfud Md.

Sumber: Biro Pers Sek. Presiden

Eks

Eks Mata-mata Uni Soviet Prediksi Perang Ukraina Berakhir Dua Tahun Lagi

FAJARNTT.COM – Eks (mantan) mata-mata Uni Soviet Aliia Roza memperkirakan perang di Ukraina masih akan berlangsung hingga dua tahun mendatang.

Eks telik sandi Komitet Gosudarstvennoy Bezopasnosti atau KGB itu memprediksi cepat atau lambat Rusia akan menguasai seluruh Ukraina.

Aliia tidak asal-asalan dalam melontarkan prediksinya. Wanita seksi yang kini membuka kursus merayu di Beverly Hills, Amerika Serikat, itu mengaku memperoleh info dari sumber penting di Ukraina.

Perang mungkin akan berakhir dua tahun lagi karena banyak negara meraup keuntungan finansial darinya dan mereka ingin itu berlanjut,” ujar Aliia dalam wawancara dengan Daily Star belum lama ini.

Menurut Aliia, kini negara-negara Eropa menghadapi masalah besar dengan membanjirnya para pengungsi dari Ukraina.

Dia menyebut limpahan pengungsi dari Ukraina akan membuat banyak negara di Benua Biru tersebut menanggung ongkos yang sangat mahal.

Pemerintah

Pemerintah AS Tuduh Korea Utara yang Mempersenjatai Tentara “Haus Darah” Perang di Ukraina

FAJARNTT.COM – Pemerintah AS menuduh Korea Utara menjual “roket dan rudal” ke Grup Wagner, unit paramiliter (kontraktor perang) “haus darah” yang melakukan kejahatan perang di Ukraina.

Juru bicara Dewan Keamanan Nasional Gedung Putih, John Kirby menuduh transaksi dengan Pyongyang terjadi bulan lalu.

Menurutnya, sekarang Rusia beralih ke negara-negara nakal seperti Iran untuk mendapatkan senjata.

“Hari ini kami dapat mengonfirmasi bahwa Korea Utara telah menyelesaikan pengiriman senjata awal ke Wagner, yang membayar peralatan itu. “Bulan lalu, Korea Utara mengirimkan roket dan rudal infanteri ke Rusia untuk Wagner gunakan,” kata Kirby melansir New York Post, pada Kamis (22/12/2022).

“Kami menilai, bahwa mengirimkan jumlah material ke Wagner tidak akan mengubah dinamika medan perang di Ukraina, tetapi kami khawatir Korea Utara berencana untuk mengirimkan lebih banyak peralatan militer,” ujarnya.

Pemerintah

Pendiri Wagner Group, Yevgeny Prigozhin, Membuka PMC Wagner Center di Saint Petersburg, Rusia, pada 4 November 2022.
(Foto: REUTERS)

Informasinya, oligarki Rusia Yvgeny Prigozhin selaku pendiri Grup Wagner, mendukung invasi Kremlin ke Ukraina.

Kirby juga menuduh Kim Jong Un gagal untuk jujur ​​​​tentang peran negaranya dalam perang Ukraina yang telah berlangsung selama 301 hari. Dan telah menguras pasokan militer Rusia, karena perlawanan yang sangat efektif oleh pemerintah Ukraina yang NATO persenjatai.

“Pejabat Korea Utara telah mengatakan secara terbuka bahwa mereka tidak akan mendukung perang Rusia di Ukraina, namun mereka mengirimkan senjata ke Wagner, yang secara langsung melanggar resolusi Dewan Keamanan PBB,” kata juru bicara Kirby.

“Kami akan mengungkapkan pelanggaran ini dengan Dewan Keamanan (PBB) bersama sekutu dan mitra kami. Tentu saja kami mengutuk tindakan Korea Utara, dan kami mendesak Korea Utara untuk segera menghentikan pengiriman ini ke Wagner,” tegasnya.

Kirby mengatakan Grup Wagner menghabiskan lebih dari 100 juta dolar (1,5 triliun lebih) per bulan untuk operasi di Ukraina. Kemudian, mengerahkan 50.000 personil ke Ukraina, termasuk 10.000 kontraktor dan 40.000 narapidana.

Petugas

Petugas Evakuasi Tubuh Seorang Balita Korban Serangan Rusia ke Ukraina

FAJARNTT.COM – Petugas evakuasi menarik tubuh balita dari puing-puing bangunan dalam pencarian korban yang selamat dari serangan rudal Rusia, pada Sabtu (17/12/2022).

Serangan itu juga menghancurkan gedung apartemen di kota Kryvyi Rih, Ukraina tengah.

Pihak berwenang Ukraina mengatakan, bahwa salah satu rudal menghantam bangunan itu dari 16 rudal.

“Rusia telah menembakkan total 76 rudal pada Jumat (16/12), yang menargetkan infrastruktur energi Ukraina,” ungkapnya.

Gubernur setempat Valentyn Reznichenko menulis melalui aplikasi media sosial Telegram, bahwa petugas evakuasi korban mengambil jenazah anak laki-laki berusia 1 setengah tahun dari bawah reruntuhan rumah.

“Secara keseluruhan, empat orang tewas dalam serangan itu, dan 13 orang terluka, empat di antaranya anak-anak,” katanya melansir media AS CBSNews.

Reznichenko juga melaporkan, bahwa serangan dari pasukan Rusia merusak kabel listrik dan rumah warga.

“Itu terjadi di kota-kota Nikopol, Marhanets dan Chervonohryhorivka, yang berada di seberang Sungai Dnieper dari pembangkit listrik tenaga nuklir Zaporizhzhia,” terangnya.

Informasinya (16/12), serangan yang menghantam Ukraina tengah, timur dan selatan, merupakan salah satu serangan terbesar di ibukota Kyiv, sejak Rusia memulai perang dengan menyerang Ukraina pada 24 Februari.

“Pada hari Jumat, 40 rudal (Rusia) menghantam Kyiv dan pertahanan udara Ukraina cukup mampu menghindari serangan itu,” tutur Reznichenko.

Walikota Kyiv Vitali Klitschko mengatakan bahwa dua pertiga rumah telah kembali mendapatkan akses listrik dan air.

Dan kereta bawah tanah telah aktif usai menjadi tempat berlindung (dari serangan Rusia).

The Batman

The Batman Sukses di 74 Negara, Minus Rusia dan Ukraina

FAJAR NTT – The Batman sukses debut dengan opening gross sebesar $128,5 juta (sekitar Rp. 1,8 triliun) dan menjadi film dengan opening weekend terbesar tahun 2022 di era pandemi.

“The Batman” juga jadi film kedua yang opening weekend-nya tembus $100 juta di bawah “Spider-Man: No Way Home” ($260 juta) dan di atas “Venom” ($90 juta).

Film berdurasi hampir tiga jam, dengan budget sebesar $200 juta ini meraup pendapatan $120 juta (sekitar Rp. 1,7 triliun) dari 74 negara yang telah menayangkan filmnya di pasar internasional.

Pendapatan terbesarnya dapat dari United Kingdom ($18,4 juta), Mexico ($12 juta), Australia ($9,2 juta), Brazil ($8,8 juta), Perancis ($8,5 juta), Jerman ($5,1 juta) dan Korea ($4,4 juta). Sedangkan di Indonesia, penikmat film ini 854 ribu penonton dan menghasilkan $2,5 juta (sekitar Rp. 35,7 miliar).

“The Batman” sendiri belum tayang di pasar terbesarnya, China, dan baru akan memutar filmnya pada 18 Maret mendatang. Film ini tidak akan tayang di Rusia, terkait invasi negara itu ke Ukraina.

Cerita The Batman relevan dengan dunia nyata

Informasinya, film ini dengan slow pace yang mengiringi cerita investigasi detektifnya, juga sukses membangun ulang dunia Batman menjadi sebuah sajian baru yang terasa menyegarkan. Dengan sinematografi, color grading, dan scoring-nya, Matt Reeves membuat Gotham benar-benar gelap, basah, dan putus asa. Dan yang membuat terpukau pada film ini adalah sound editing dan mixing-nya.

“Setiap suara musik yang kita dengar dari film ini benar-benar menghipnotis dan menambah tensi pada setiap adegannya,” kata Sutradara, Matt Reeves.