• REDAKSI
  • KONTAK KAMI
  • DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
Senin, Agustus 10, 2026
  • Login
No Result
View All Result
NEWSLETTER
FAJARNTT.COM
  • HOME
  • EDITORIAL
  • ADVERTORIAL
  • OPINI
    • Polhukam
    • Humaniora
    • Pendidikan
  • ULASAN
  • DAERAH
    • Flores
    • Sumba
    • Timor
    • Alor
    • Lembata
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • SELEBRITIS
  • POJOK SASTRA
    • Karya Sastra
    • Cerita Rakyat
  • HOME
  • EDITORIAL
  • ADVERTORIAL
  • OPINI
    • Polhukam
    • Humaniora
    • Pendidikan
  • ULASAN
  • DAERAH
    • Flores
    • Sumba
    • Timor
    • Alor
    • Lembata
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • SELEBRITIS
  • POJOK SASTRA
    • Karya Sastra
    • Cerita Rakyat
No Result
View All Result
FAJARNTT.COM
No Result
View All Result
  • HOME
  • EDITORIAL
  • ADVERTORIAL
  • OPINI
  • ULASAN
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • SELEBRITIS
  • POJOK SASTRA

Home ) DAERAH ) Penti Weki Peso Beo: Warisan Leluhur yang Terus Dijaga Warga Gendang Curu

Penti Weki Peso Beo: Warisan Leluhur yang Terus Dijaga Warga Gendang Curu

Yulianus Onca by Yulianus Onca
16 November 2025
in DAERAH, Flores, Ruteng
A A
0
Masyarakat adat Gendang Curu menggelar acara penti weki peso beo (Dok. Fajar NTT)

Masyarakat adat Gendang Curu menggelar acara penti weki peso beo (Dok. Fajar NTT)

RUTENG, FAJARNTT.COM – Suasana sakral menyelimuti Gendang Curu di Kelurahan Karot, Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai, ketika masyarakat adat setempat kembali menggelar Penti Weki Peso Beo, sebuah ritual tradisi yang telah diwariskan sejak ratusan tahun lalu.

Pada Sabtu, 15 November 2025, seluruh warga berkumpul untuk merayakan syukur panen, memohon keselamatan, dan menandai awal tahun baru adat Manggarai.

Ketua Panitia Penti, Asteri Acak, menyebut momentum ini menjadi titik temu antara kepercayaan leluhur, kehidupan sosial, dan harapan masa depan.

“Penti bukan sekadar ritual, tetapi cara kami memperbarui hubungan dengan alam, leluhur, dan sesama manusia.” katanya.

BACAJUGA

Hadir Memeriahkan Pesta Emas Paroki Santo Antonius Padua Ri’i, Bupati Manggarai: Gereja adalah Mitra Strategis Pembangunan

Guna Meningkatkan Kualitas Layanan Kesehatan, Pemkab Matim Bangun Gedung Laboratorium dan Farmasi di RSP Watu Nggong

Prosesi Ritus dari Lingko hingga Wae Teku

Penti tahun ini diawali dengan prosesi Baro Lodok di beberapa lingko, yang merupakan lahan pertanian berbentuk jaring laba-laba yang menjadi simbol tata ruang adat Manggarai.

Dalam penjelasannya, Asteri menuturkan bahwa prosesi ini bukan hanya ritual pembuka, tetapi juga bentuk penghormatan kepada tanah sebagai sumber kehidupan.

“Baro Lodok mengingatkan kami bahwa tanah dan alam adalah pemberi hidup. Menginjakan kaki di lingko berarti menyadari bahwa hasil panen yang kami syukuri hari ini bukan semata hasil kerja manusia, tetapi juga berkah dari Pencipta dan alam raya,” ujarnya dengan penuh makna.

Usai prosesi Lodok, warga bergerak menuju Kampung Lama Golo Curu, tempat asal-usul kediaman leluhur mereka. Di tempat ini, warga memanjatkan doa agar roh-roh leluhur terus melindungi keturunan mereka. Ritual kemudian dilanjutkan dengan Baro Boa, sebuah bentuk penghormatan simbolik terhadap pusat kampung.

Puncak dari seluruh rangkaian itu adalah Baro Wae Teku, prosesi penyucian yang berlangsung pada pukul 15.00 WITA. Pada saat ini, air dianggap sebagai media pemurni diri dan kampung. Asteri menjelaskan bahwa momen ini adalah simbol pembersihan lahir dan batin.

“Kami percaya bahwa sebelum memasuki tahun baru, hidup dan kampung harus bersih. Baro Wae Teku adalah cara kami meninggalkan beban, penyakit, dan ketidakharmonisan, lalu menyongsong kehidupan baru dengan hati bersih,” katanya panjang lebar.

Makna Lima Dimensi Sosial-Spiritual dalam Kehidupan Manggarai

Dalam tradisi Manggarai, keseimbangan sosial diatur oleh lima dimensi penting: uma bate duat, wae bate teku, natas bate labar, compang bate takung, dan mbaru bate kaeng.

Asteri menjelaskan setiap dimensi itu memuat filosofi yang menata cara hidup masyarakat Manggarai. Uma bate duat mengatur hubungan kekeluargaan dan rumah. Wae bate teku menegaskan pentingnya air sebagai pusat kehidupan. Natas bate labar merujuk pada ruang publik, tempat warga berinteraksi. Compang bate takung adalah pusat spiritual kampung sebagai tempat persembahan dan doa. Sementara mbaru bate kaeng menjadi simbol kekerabatan dan kesatuan keluarga besar.

“Dimensi-dimensi ini bukan teori; ini adalah cara hidup. Dengan penti, lima dimensi ini berkumpul dalam satu rangkaian ritus, seolah-olah seluruh unsur alam dan manusia kembali selaras,” jelas Asteri.

Ia menambahkan, keterlibatan seluruh warga baik yang tinggal di kampung maupun yang datang dari perantauan, membuktikan bahwa identitas budaya tetap hidup.

“Warga pulang bukan karena diundang, tetapi karena merasa itu panggilan hati. Mereka merasa terikat oleh budaya ini,” katanya.

Memperkuat Kebersamaan dan Harapan Masa Depan

Asteri juga menegaskan bahwa penti bukan hanya ritual masa lampau, tetapi ritual yang relevan bagi kehidupan modern. Nilai kebersamaan yang dibangun melalui penti menjadi energi sosial yang penting bagi kemajuan warga.

“Harapan kami sederhana tapi penting. Anak-anak yang sedang sekolah bisa menyelesaikan pendidikan dengan baik. Mereka yang bekerja mendapatkan rezeki yang layak. Dan yang tinggal di kampung menjalani hidup damai, sehat, dan penuh persaudaraan,” ungkapnya.

Ia juga menekankan bahwa dalam dunia yang semakin individualistik, penti menjadi ruang yang menyatukan kembali warga dalam satu visi kebersamaan.

Generasi Muda Dilibatkan, Budaya Diperkuat

Dalam penjelasan lebih jauh, Asteri menyampaikan kekhawatiran generasi muda semakin jauh dari nilai-nilai adat. Karena itu, pelibatan mereka dalam penti adalah kunci vital bagi keberlangsungan budaya ini.

“Kalau orang muda tidak diberi ruang belajar, budaya ini bisa hilang perlahan. Mereka harus tahu sejarah, tahu struktur ritus, dan tahu nilai musyawarah serta mufakat yang selama ini menjadi dasar keharmonisan kami,” katanya.

Ia menegaskan bahwa budaya harus diwariskan melalui tindakan, bukan hanya cerita.

“Orang muda menghormati orang tua, dan orang tua memberi ruang kepada orang muda. Jika itu berjalan, kultur akan tetap hidup,” tandasnya.

Antusiasme Warga Mengalir, Tarian Caci Jadi Magnet Tradisi

Tokoh pemuda Gendang Curu, Dedy Ongkor, menilai bahwa pelaksanaan penti tahun ini bukan hanya sakral tetapi juga menggembirakan.

Menurutnya, antusiasme warga menunjukkan betapa dalamnya kecintaan mereka terhadap warisan leluhur.

“Saat acara berlangsung, baik ase maupun kae hadir semua. Tidak ada yang merasa tamu; semua merasa bagian dari kampung ini. Itu yang saya sebut kekuatan budaya,” ungkap Dedy.

Ia juga menyoroti keterlibatan anak-anak muda yang kini mengambil peran penting dalam mempersiapkan penti, mulai dari menjadi pendamping ritus, mengurus logistik, hingga terlibat dalam tarian caci.

“Untuk menjaga budaya tetap hidup, anak muda harus menjadi pelaku. Caci bukan sekadar tontonan, tapi bentuk penghormatan pada leluhur, keberanian, dan persaudaraan. Melihat banyak anak muda yang tampil, saya sangat bangga,” terangnya.

Dedy berharap agar ke depan persiapan penti dilakukan lebih matang sehingga bisa membawa dampak lebih besar bagi penguatan identitas budaya masyarakat adat Gendang Curu.(*)

Yulianus Onca

Jurnalis FAJARNTT.COM ini merupakan alumni Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Program Studi Ilmu Komunikasi, Universitas Satria Makassar. Ia juga aktif sebagai Videografer, Fotografer, dan Konten Kreator.


Eksplorasi konten lain dari FAJARNTT.COM

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berlangganan

Tags: Adat ManggaraiPenti weki peso beoRitualSyukur panentradisi
Previous Post

PPG Unika Ruteng Tingkatkan Kompetensi Pendidik Lewat Evaluasi UKPPPG dan Pembekalan Berbasis AI

Next Post

Wabup Manggarai Pimpin Apel Perdana CPNS Formasi 2024: Tekankan Disiplin, Etika, dan Pengabdian dalam Birokrasi

BERITALAINNYA

Bupati Manggarai disambut upacara adat oleh warga kampung Lada, Desa Manong dalam momen acara Congko Lokap rumah gendang Lada.
DAERAH

Lewat Congko Lokap, Bupati Hery Ajak Warga Tinggalkan Permusuhan dan Rawat Budaya

by TIM
1 tahun ago
0

FAJARNTT.COM - Suasana haru dan khidmat menyelimuti Gendang Lada, Desa Manong, Kecamatan Rahong Utara, Kabupaten Manggarai, Kamis (7/8/2025), saat prosesi...

Wakil Bupati Manggarai, Fabianus Abu diterima secara adat dalam menghadiri kegiatan Caca Selek dadi Bupati Manggarai, Heribertus G.L. Nabit pada Rabu (9/7).
DAERAH

Kental Nuansa Budaya! Caca Selek Bupati Hery Dihadiri Wabup Fabi dan Disambut Adat Todo

by TIM
1 tahun ago
0

RUTENG, FAJARNTT.COM - Nuansa budaya Manggarai yang kental terasa begitu hidup dalam ritual adat Caca Selek yang digelar di Kampung...

Bupati Manggarai, Heribertus Geradus Laju Nabit menggelar acara 'teing hang' di Gendang Todo pada Selasa (8/7).

Bupati Hery Nabit Gelar Caca Selek di Todo, Simbol Syukuran Adat Manggarai atas Kepemimpinan Dua Periode

1 tahun ago
Next Post

Wabup Manggarai Pimpin Apel Perdana CPNS Formasi 2024: Tekankan Disiplin, Etika, dan Pengabdian dalam Birokrasi

Wartawan media Fajar NTT berpose dengan Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Manggarai Barat, usai melakukan wawancara tentang mekanisme penjualan barang rampasan negara. (Dok. Fajar NTT/ Nurjana)

Kejari Manggarai Barat Beberkan Proses Pengalihan Barang Rampasan, Tekankan Keterbukaan Informasi

Please login to join discussion
  • NASIONAL
Yohanes Nardi Nandeng
NASIONAL

Mengusung Visi Budaya Akademik, Yohanes Nardi Nandeng Nyatakan Diri Maju Bertarung Pemilihan Ketua PP PMKRI 2026-2028

by Vincent Ngara
16 Juli 2026
0

JAKARTA, FAJARNTT.COM - Ketua Presidium Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Ruteng Periode 2021–2022, Yohanes Nardi Nandeng, secara resmi...

Read more
ABPEDNAS

ABPEDNAS dan SMSI Teken Perjanjian Kerja Sama Dukung Program Jaga Desa

4 Juli 2026
Hashim Djojohadikusumo

Hashim Djojohadikusumo Lantik Srikandi Jaga Desa tuk Mengawal Program Strategis Pemerintah

4 Juli 2026
Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, memenuhi undangan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Foto(Dok.Pribadi)

Program Bedah Rumah di NTT Melonjak Drastis, Tahun 2026 Target 5.000 Unit

3 April 2026
PDI Perjuangan

Antisipasi Kenaikan Minyak Dunia, PDIP Instruksi Kader Beberapa Hal Ini

10 Maret 2026
PDIP Larang Kader Kelola Dapur MBG, Tegaskan Program Negara Tak Boleh Jadi Ladang Bisnis Politik

PDIP Larang Kader Kelola Dapur MBG, Tegaskan Program Negara Tak Boleh Jadi Ladang Bisnis Politik

28 Februari 2026
  • OPINI
OPINI

Tan Malaka dan Relevansi Filsafat Politiknya

23 Juni 2026
OPINI

Kebangkitan Polandia Menjadi Kekuatan Baru Eropa

11 Juni 2026
OPINI

Pertemuan Trump-Xi di Beijing dan Kebangkitan Diplomasi Korporat

21 Mei 2026
OPINI

Prabowo di Antara Tokoh-Tokoh Tangguh

26 Januari 2026
OPINI

Campur Tangan Trump di Iran dari Sanksi hingga Cuitan

15 Januari 2026
OPINI

Proyek Melaka-Dumai Antara Jembatan dan Jebakan

13 Januari 2026
  • OLAHRAGA
Srikanti Jana
DAERAH

Turnamen Sepak Bola Bandara Frans Sales Lega Cup I Diikuti 28 Tim, Bupati Hery Nabit: Turnamen Ini tuk Mendukung Tumbuh Kembang Anak

by Vincent Ngara
3 Agustus 2026
0

RUTENG, FAJARNTT.COM -  Bupati kabupaten Manggarai, Herybertus G. L. Nabit, secara resmi membuka event turnamen sepak bola Piala Bandara Frans Sales...

Read more
Spanyol
OLAHRAGA

Spanyol Mengubur Mimpi Belgia tuk Hadapi Perancis di Semi Final Piala Dunia 2026

by Vincent Ngara
11 Juli 2026
0

FAJARNTT.COM - Spanyol memastikan diri untuk tampil di semi final melawan Perancis usai mengubur mimpi Belgia dengan skor 2-1. Fabian...

Read more
Gol Stephen Eustaquio
OLAHRAGA

Gol Eustaquio Antarkan Kanada Pertama Kalinya Lolok Babak 16 Besar Piala Dunia 2026

by Vincent Ngara
29 Juni 2026
0

FAJARNTT.COM - Gol Stephen Eustaquio di menit-menit akhir mengantarkan Kanada meraih kemenangan atas Afrika Selatan di babak 32 besar Piala...

Read more
Vinicius
OLAHRAGA

Vinicius Akui Cristiano Ronaldo Lebih Baik Dibanding Messi dan Neymar

by Vincent Ngara
28 Juni 2026
0

FAJARNTT.COM - Vinicius Junior mengakui bahwa pesepakbola terbaik saat ini bukanlah Neymar Jr atau Lionel Messi, tetapi Cristiano Ronaldo. Hal...

Read more
Bupati Hery Nabit
OLAHRAGA

Resmikan Turnamen U-15 di Cibal, Bupati Hery Ajak Anak-anak Lepaskan Gadget dan Bermain Bersama

by Tim
27 Juni 2026
0

RUTENG, FAJARNTT.COM - Bupati Manggarai, Herybertus G. L. Nabit resmi membuka Pekan Olahraga Anak U-15 Kecamatan Cibal Tahun 2026 di...

Read more

FajarNTT TV

FajarNTT TV
YouTube Video VVV3c3JVSnk4dEV5NkN5Tmk4T2tERWZRLkEtR1NWc3VLWXBJ Rekaman video warga yang menunjukkan betapa mengerikan Gempa yang terjadi di Venezuela, pada Rabu, 24 Juni 2026. Salah satu video menunjukkan gempa itu merusak dinding halaman rumah dalam waktu hitungan detik.Warga histeris sesaat setelah gempa yang meluluhlantakkan kota-kota di Venezuela.(*)Sumber video : Platform X
Rekaman video warga yang menunjukkan betapa mengerikan Gempa yang terjadi di Venezuela, pada Rabu, 24 Juni 2026. Salah satu video menunjukkan gempa itu merusak dinding halaman rumah dalam waktu hitungan detik.Warga histeris sesaat setelah gempa yang meluluhlantakkan kota-kota di Venezuela.(*)Sumber video : Platform X
Warga Panik Saat Gempa Melanda Venezuela, Dinding Rumah Runtuh
Tim evakuasi menemukan rekaman video detik-detik terjadinya bencana gempa bumi di Venezuela, yang terjadi pada Rabu, 24 Juni 2026.Nampak dari rekaman video warga Venezuela berlari ke jalan untuk menyelamatkan diri. Beberapa bangunan runtuh seketika dalam waktu kurang dari 7 detik.Video berdurasi 49 detik ini memperlihatkan betapa mengerikannya gempa Venezuela yang telah menewaskan ribuan orang dan ribuan lainnya luka-luka.(*)Sumber video : Platform X
Rekaman Video Warga Venezuela Berlari Menyelamatkan Diri saat Gempa I Part 1
Gempa bumi berskala besar mengguncang Venezuela, pada Rabu lalu, 24 Juni 2026. Gempa ini menewaskan lebih dari 1.719 orang dan membuat ribuan ribu orang luka-luka.Baca selengkapnya di :https://fajarntt.com/2026/06/30/warga-merekam-dahsyatnya-gempa-bumi-di-venezuela-yang-menewaskan-ribuan-orang/Sumber video : Platform X
Warga Merekam Dahsyatnya Gempa Venezuela yang Menewaskan Ribuan Orang
Perundingan damai Amerika Serikat dan Iran tak selalu berjalan mulus. Situasi memanas setelah Israel membombardir Lebanon, yang langsung direspons dengan kemarahan Wakil Presiden AS JD Vance dan Iran yang kembali menutup Selat Hormuz. Sementara itu dari meja perundingan di Swiss, Minggu (21/6/2026), delegasi Iran sempat melakukan aksi walkout karena ancaman yang dilontarkan Presiden AS Donald Trump, yang sempat membuat harga minyak mentah kembali melambung.JD Vance memperingatkan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu untuk menghentikan penyerangan."Jangan main-main dengan kami. Kamu berisiko kehilangan segalanya," tegas JD Vance dalam konferensi pers di Washington DC, AS, pada Senin, 22 Juni 2026."Trump adalah sekutu terakhirmu, seluruh dunia sudah membencimu." tutur JD Vance.(*)Sumber video : Akun X Amerika Live
AS Mengeluarkan Peringatan kepada Israel Setelah Kembali Menyerang Lebanon
SUBSCRIBE
Logo

Berlangganan

Masukkan Alamat Email Anda

Bergabung dengan 52 pelanggan lain

Kategori

  • REDAKSI
  • KONTAK KAMI
  • DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA SIBER

Copyright © 2026 FAJARNTT.COM. All Rights Reserved - Created by Rumah Media Cyber.

No Result
View All Result
  • HOME
  • EDITORIAL
  • ADVERTORIAL
  • OPINI
    • Polhukam
    • Humaniora
    • Pendidikan
  • ULASAN
  • DAERAH
    • Flores
    • Sumba
    • Timor
    • Alor
    • Lembata
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • SELEBRITIS
  • POJOK SASTRA
    • Karya Sastra
    • Cerita Rakyat

Copyright © 2026 FAJARNTT.COM. All Rights Reserved - Created by Rumah Media Cyber.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Kedai Momica Ruteng
Kedai Momica Ruteng

Notifikasi