BERITA TERBARU
light_mode
TAGS
Beranda » DAERAH » Dari Tuduhan ke Klarifikasi: Pemdes Rai Tegaskan Tak Ada Dana Desa yang Disalahgunakan

Dari Tuduhan ke Klarifikasi: Pemdes Rai Tegaskan Tak Ada Dana Desa yang Disalahgunakan

  • account_circle TIM
  • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
  • print Cetak

FAJARNTT.COM – Isu dugaan penyalahgunaan Dana Desa di Desa Rai langsung dibantah tegas oleh Pemerintah Desa Rai, Kecamatan Ruteng, Kabupaten Manggarai, yang memastikan tidak ada penyimpangan dalam pengelolaannya

Bantahan tersebut disampaikan oleh Penjabat (Pj) Kepala Desa Rai, Gabriel Ilang kepada media ini pada Selasa, 17 Maret 2026.

Gabriel menegaskan bahwa seluruh pengelolaan Dana Desa dilakukan secara transparan, profesional, dan melibatkan masyarakat melalui mekanisme musyawarah desa. Ia membantah keras adanya penyimpangan sebagaimana yang dituduhkan oleh pihak tertentu.

“Semua kegiatan di Desa Rai dilaksanakan secara terbuka dan melalui musyawarah mufakat bersama masyarakat. Tidak ada yang kami tutupi, semua proses berjalan sesuai aturan,” tegas Gabriel.

Ia juga memastikan bahwa seluruh proyek fisik yang dipersoalkan dalam laporan telah rampung sepenuhnya dan dapat diverifikasi langsung di lapangan. Menurutnya, tudingan bahwa sejumlah kegiatan bersifat fiktif tidak berdasar.

“Proyek-proyek yang disebutkan itu ada semua. Sudah selesai 100 persen dan tidak ada cacat seperti yang dituduhkan. Bukti fisiknya jelas dan bisa dilihat langsung,” ujarnya.

Gabriel merinci sejumlah kegiatan yang menjadi sorotan, mulai dari pembangunan saluran irigasi, bak penampung air minum, irigasi Banggang, pengadaan sound system, pendataan profil desa dan publikasi, hingga kegiatan yang berkaitan dengan Babinsa dan Bhabinkamtibmas serta pembangunan irigasi Wae Rempo dan Wae Ncuang.

Ia menegaskan bahwa seluruh program tersebut telah dilaksanakan sesuai rencana yang tertuang dalam APBDes.

Lebih lanjut, ia menyayangkan sikap sebagian pihak, termasuk unsur Badan Permusyawaratan Desa (BPD), yang dinilai tidak menempuh mekanisme internal sebelum menyampaikan tuduhan ke pihak luar.

“Kalau memang ada persoalan, seharusnya dibahas di forum desa. Tapi ini tidak pernah dipersoalkan dalam forum, karena memang bukti fisiknya ada semua,” katanya.

Gabriel bahkan menilai tudingan yang diarahkan kepadanya bukan semata kritik konstruktif, melainkan upaya sistematis untuk menjatuhkan reputasi dan mencemarkan nama baiknya sebagai kepala desa.

“Saya melihat ini sebagai upaya untuk menjatuhkan harkat dan martabat saya. Narasi yang dibangun sangat merugikan dan tidak berdasar,” ungkapnya.

Tak hanya menyoroti substansi tuduhan, Gabriel juga mengkritik keras pemberitaan yang beredar di media. Ia menilai ada pelanggaran prinsip jurnalistik, khususnya terkait keberimbangan informasi atau cover both sides sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Pers.

“Saya tidak pernah diwawancarai. Tiba-tiba berita muncul dan saya terima lewat WhatsApp. Sampai sekarang tidak ada konfirmasi dari wartawan,” tegasnya.

“Saya menilai pemberitaan itu mengandung itikad buruk yang jelas dilarang dalam Undang-Undang Pers,” tambah Gabriel.

Sementara itu, sebelumnya Lembaga Pengawal Kebijakan Pemerintah dan Keadilan melaporkan dugaan penyelewengan Dana Desa Rai ke Kejaksaan Negeri Manggarai. Laporan tersebut disebutkan merupakan hasil investigasi internal yang mengungkap sejumlah kegiatan yang diduga tidak sesuai antara laporan administrasi dan kondisi di lapangan.

Dalam laporannya, LP-KPK menyoroti sejumlah proyek, di antaranya pembangunan saluran irigasi sepanjang 86 meter, pembangunan bak penampung air minum, irigasi Banggang, pengadaan sound system, bantuan rumah tidak layak huni (RTLH), serta kegiatan pendataan profil desa dan publikasi.

Selain itu, terdapat pula sorotan terhadap bantuan operasional bagi Babinsa dan Bhabinkamtibmas, serta proyek irigasi Wae Rempo dan Wae Ncuang yang disebut-sebut dikerjakan oleh Pemerintah Provinsi NTT, bukan menggunakan Dana Desa.

LP-KPK juga memaparkan dugaan kerugian negara yang cukup signifikan, yakni sekitar Rp 36 juta pada tahun 2022 dan lebih dari Rp 414 juta pada tahun 2023. Bahkan, penggunaan Dana Desa tahun 2024 yang mencapai lebih dari Rp 1 miliar juga disebut mengandung sejumlah kejanggalan.

Meski demikian, Gabriel tetap bersikukuh bahwa seluruh tuduhan tersebut tidak sesuai dengan fakta yang ada di lapangan. Ia bahkan membuka ruang bagi siapa pun, termasuk aparat penegak hukum, untuk melakukan pengecekan langsung.

“Silakan datang dan cek sendiri di lapangan. Semua kegiatan ada dan bisa dipertanggungjawabkan,” tandasnya.

Ikuti FajarNTT.com di saluran Klik disini >> WHATSAPP CHANNEL

  • Penulis: TIM

KOMENTAR (0)

Saat ini belum ada komentar

KOMENTAR

ARTIKEL LAINNYA

  • Komite

    Komite Ukraina akan Boikot Olimpiade Jika Rusia Berpartisipasi

    • calendar_month Jumat, 3 Feb 2023
    • account_circle Tim
    • 0Komentar

    FAJARNTT.COM – Komite Olimpiade Ukraina akan bertemu untuk berkonsultasi dengan federasi nasional pada tanggal 3 Maret 2023 untuk membahas tentang kemungkinan memboikot Olimpiade Paris 2024. Hal itu jika panitia mengizinkan atlet Rusia dan Belarusia turut berpartisipasi dalam Olimpiade tersebut. Informasinya, Komite Olimpiade Internasional mengisyaratkan bahwa atlet dari kedua negara itu dapat berpartisipasi dalam Olimpiade apabila […]

  • Pengadilan Negeri Ruteng

    Sah! Hakim Tolak Praperadilan Maksimus Ngkeros

    • calendar_month Jumat, 15 Nov 2024
    • account_circle Vincent Ngara
    • 0Komentar

    RUTENG, FAJARNTT.COM – Hakim Pengadilan Negeri Ruteng memutuskan menolak praperadilan dari Pemohon dalam hal ini Maksimus Ngkeros. Putusan Hakim dengan nomor 4/Pid.Pra/2024/PN Ruteng menyatakan menolak seluruhnya. Pemohon Maksimus Ngkeros terbukti secara sah melakukan kampanye hitam. Menurut Hakim, semuanya sudah sesuai dengan pemeriksaan alat bukti dan keterangan saksi. Pantauan media ini, Hakim Carisma G. Arisatya, SH, […]

  • Sekda

    Sekda NTT Tegaskan Penjabat Gubernur NTT adalah Putera Asli NTT

    • calendar_month Kamis, 7 Sep 2023
    • account_circle Tim
    • 0Komentar

    KUPANG, FAJARNTT.COM – Sekda (Sekretaris Daerah) Provinsi NTT, Kosmas D. Lana mengungkapkan Penjabat Gubernur NTT, Ayodhia Gehak Lakunamang Kalake yang dilantik oleh Menteri Dalam Negeri atas nama Presiden RI, pada Selasa 5 September merupakan putera asli NTT. “Kalau kita dengar nama Gehak Lakunamang, kita bisa tahu darimana beliau berasal. Beliau berasal dari Lamahala, Adonara Kabupaten […]

  • PLN Berhasil Pulihkan 100 Persen Listrik di Bali dalam Waktu Kurang dari 12 Jam, Layanan Publik Kembali Normal

    PLN Berhasil Pulihkan 100 Persen Listrik di Bali dalam Waktu Kurang dari 12 Jam, Layanan Publik Kembali Normal

    • calendar_month Minggu, 4 Mei 2025
    • account_circle TIM
    • 0Komentar

    DENPASAR, FAJARNTT.COM – Setelah sempat mengalami gangguan sistem kelistrikan pada Jumat sore (2/5), seluruh pasokan listrik di Pulau Bali berhasil dipulihkan sepenuhnya oleh PT PLN (Persero) dalam waktu kurang dari 12 jam. Upaya pemulihan intensif tersebut membuat listrik kembali menyala secara menyeluruh pada Sabtu dini hari (3/5) sekitar pukul 03.30 WITA. Direktur Utama PLN, Darmawan […]

  • Kosmas Takung

    Angka Pasien HIV/AIDS Meningkat, KPA Manggarai Gencar Sosialisasi ke Desa Hingga Sekolah

    • calendar_month Senin, 16 Jun 2025
    • account_circle Vincent Ngara
    • 0Komentar

    RUTENG, FAJARNTT.COM – Angka orang dengan HIV/AIDS atau ODHA yang terdata di Komisi Penanggulangan AIDS Kabupaten Manggarai, trennya mengalami peningkatan sejak tahun 2011. Hal itu disampaikan secara langsung oleh Sekretaris Komisi Penanggulangan AIDS Kabupaten Manggarai, Kosmas Takung, kepada FajarNTT.com di Ruteng. Kosmas mengatakan, sejak beberapa tahun lalu tren ODHA meningkat. “Berdasarkan data kami, sejak 2011 […]

  • Pemkab Manggarai Nilai Pelatihan AI Jadi Momentum Transformasi Digital di Daerah

    Pemkab Manggarai Nilai Pelatihan AI Jadi Momentum Transformasi Digital di Daerah

    • calendar_month Kamis, 20 Mar 2025
    • account_circle TIM
    • 0Komentar

    RUTENG, FAJARNTT.COM – Pemerintah Kabupaten Manggarai menyambut positif pelatihan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) yang diselenggarakan oleh Plan Internasional Indonesia di Aula Ranaka, Kantor Bupati Manggarai. Kegiatan yang berlangsung pada Kamis (20/3/2025) ini dinilai sebagai langkah strategis menuju percepatan transformasi digital di daerah, terutama di sektor pemerintahan. Pelatihan tersebut dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Manggarai, […]

expand_less