BERITA TERBARU
light_mode
TAGS
Beranda » DAERAH » Program Revitalisasi Rumah Adat Manggarai Berbuah Penghargaan Kebudayaan PWI Pusat 2026

Program Revitalisasi Rumah Adat Manggarai Berbuah Penghargaan Kebudayaan PWI Pusat 2026

  • account_circle TIM
  • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
  • print Cetak

FAJARNTT.COM – Upaya konsisten Pemerintah Kabupaten Manggarai dalam menempatkan kebudayaan sebagai fondasi utama pembangunan daerah akhirnya berbuah pengakuan di tingkat nasional. Melalui program revitalisasi rumah adat Manggarai atau Mbaru Gendang, Bupati Manggarai, Herybertus Nabit, dipastikan meraih Penghargaan Kebudayaan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat Tahun 2026, sebuah anugerah prestisius yang diberikan kepada kepala daerah dengan komitmen kuat dalam pelestarian dan pengembangan kebudayaan.

Penghargaan tersebut diraih setelah Bupati Manggarai bersama sembilan kepala daerah lainnya berhasil mempertahankan proposal kebudayaan masing-masing di hadapan Dewan Juri Anugerah Kebudayaan (AK) Persatuan Wartawan Indonesia Pusat pada 9 Januari 2026. Dalam presentasi tersebut, program revitalisasi Mbaru Gendang dinilai menonjol karena mampu mengintegrasikan pelestarian warisan budaya dengan arah kebijakan pembangunan daerah yang berkelanjutan dan berpihak pada identitas lokal.

Dalam keterangan resminya, Selasa, 13 Januari 2026, PWI Pusat menjelaskan bahwa proses presentasi dilakukan secara luring dan daring. Sejumlah kepala daerah mengikuti pemaparan secara daring karena alasan kemanusiaan dan tugas kedinasan, mulai dari pemakaman orang tua, penanganan bencana alam, hingga pelaksanaan agenda adat yang tidak dapat ditinggalkan. Meski demikian, dewan juri menilai seluruh peserta menunjukkan keseriusan dan visi kebudayaan yang kuat dalam memajukan daerah masing-masing.

Direktur Anugerah Seni dan Kebudayaan PWI Pusat, Yusuf Susilo Hartono, menyampaikan bahwa para penerima penghargaan berhak menerima Trofi Abyakta pada puncak peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 yang akan digelar di Banten pada 9 Februari 2026 mendatang.

Menurutnya, Anugerah Kebudayaan PWI Pusat diberikan sebagai bentuk apresiasi terhadap kepala daerah yang mampu menjadikan kebudayaan sebagai roh pembangunan, bukan sekadar pelengkap kebijakan.

“Khusus untuk Manggarai, program revitalisasi rumah adat dinilai sangat kuat karena bertumpu pada kolaborasi pemerintah daerah dan masyarakat adat. Rumah adat tidak hanya direstorasi secara fisik, tetapi juga dihidupkan kembali fungsinya sebagai pusat nilai, identitas, dan kohesi sosial,” ujar Yusuf.

Program revitalisasi Mbaru Gendang yang dijalankan Pemerintah Kabupaten Manggarai dinilai berhasil mengembalikan peran rumah adat sebagai pusat musyawarah adat, ruang pelaksanaan ritus budaya, sarana pendidikan nilai-nilai kearifan lokal, serta simbol persatuan masyarakat. Di banyak kampung adat, rumah gendang kembali menjadi ruang perjumpaan lintas generasi, tempat nilai gotong royong dirawat, dan pijakan etis dalam merancang pembangunan yang berakar pada budaya Manggarai.

Dalam berbagai kesempatan, Bupati Herybertus Nabit menegaskan bahwa pembangunan yang berkelanjutan harus berpijak pada jati diri masyarakatnya. Kebudayaan, menurutnya, bukan sekadar warisan masa lalu, melainkan sumber nilai yang hidup dan terus membimbing arah pembangunan. Karena itu, revitalisasi rumah adat dipandang sebagai strategi penting untuk memastikan modernisasi tidak menggerus identitas lokal, melainkan memperkuatnya.

Selain Bupati Manggarai, PWI Pusat juga menetapkan sejumlah kepala daerah lain sebagai penerima Penghargaan Kebudayaan 2026. Mereka antara lain Wali Kota Malang Wahyu Hidayat yang mengangkat Malang sebagai kota kreatif dunia versi UNESCO; Bupati Temanggung Agus Setyawan dengan penguatan kesenian Kuda Lumping; Wali Kota Mataram Mohan Roliskana melalui pengembangan Gerbang Sangkareang; serta Wali Kota Samarinda Andi Harun yang mengangkat sarung tenun sebagai wastra nasional.

Penerima lainnya adalah Bupati Blora Arief Rohman dengan aktualisasi ajaran Samin; Bupati Lampung Utara Hamartoni Ahadis melalui tradisi Cangget Bakha; Bupati Labuhanbatu Maya Hasmita lewat Gerakan Empati Masyarakat; Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis dengan revitalisasi Maulik Gadang; serta Bupati Manokwari Hermus Indou melalui Festival Teluk Boreh sebagai penguatan harmoni sosial dan toleransi di Papua.

Tahun 2026 juga menjadi tonggak baru bagi Anugerah Kebudayaan PWI Pusat dengan penambahan kategori wartawan bersama komunitasnya. Tiga wartawan senior yang menerima Trofi Abyakta dalam kategori ini adalah Rahmi Hidayati dengan komunitas Perempuan Berkebaya Indonesia, Seno Joko Suyono dengan Borobudur Writers and Cultural Festival, serta Nenri Nurcahyo dengan komunitas Panji.

Penghargaan yang diraih Kabupaten Manggarai ini menegaskan bahwa pembangunan berbasis budaya memiliki tempat penting dalam pembangunan nasional. Melalui revitalisasi rumah adat, Manggarai dinilai berhasil menunjukkan bahwa pelestarian warisan leluhur dapat berjalan seiring dengan kemajuan zaman, sekaligus memperkuat identitas, persatuan, dan arah pembangunan daerah yang berkelanjutan.(*)

Ikuti FajarNTT.com di saluran Klik disini >> WHATSAPP CHANNEL

  • Penulis: TIM

KOMENTAR (0)

Saat ini belum ada komentar

KOMENTAR

ARTIKEL LAINNYA

  • Gerbong AMAN Siap Perkuat Deno-Madur

    Gerbong AMAN Siap Perkuat Deno-Madur

    • calendar_month Selasa, 6 Okt 2020
    • account_circle Tim
    • 0Komentar

    Manggarai, FajarNTT.com – Kehadiran paket AMAN (Agustinus Ganggut – Marianus Mantovanny Tapung) dalam barisan paket Deno-Madur (DM) diprediksi cukup banyak memberi energi baru dalam upaya menyumbang perolehan suara pada pentas elektoral 9 Desember 2020 mendatang. Hal itu disampaikan politikus muda yang akrab disapa Manto Tapung kepada FajarNTT, di kediamannya di Kelurahan Waso, Kecamatan Langke Rembong, […]

  • Yance

    Yance Janggat : Kapan Tanah itu Jadi Milik Pemda? Gusti Dula Dikriminalisasi

    • calendar_month Kamis, 28 Jan 2021
    • account_circle N. Firman
    • 0Komentar

    LABUAN BAJO, FAJAR NTT – Yance Janggat, SH menilai penetapan tersangka terhadap Bupati Manggarai Barat, Agustinus Ch. Dula oleh Kejati NTT beberapa waktu lalu dalam kasus dugaan pengalihan aset pemerintah daerah sebagai upaya kriminalisasi. Yance yang merupakan salah satu tokoh pejuang pembentukan kabupaten Manggarai Barat (Mabar) mengatakan, bahwa tanah seluas 30 hektar yang berlokasi di […]

  • Bupati Manggarai Mantapkan Persiapan Program MBG: “Ini Tanggung Jawab Kita Semua”

    Bupati Manggarai Mantapkan Persiapan Program MBG: “Ini Tanggung Jawab Kita Semua”

    • calendar_month Senin, 10 Feb 2025
    • account_circle TIM
    • 0Komentar

    RUTENG,FAJARNTT.COM – Bupati Manggarai, Herybertus Geradus Laju Nabit, SE., MA., menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Manggarai siap mempercepat pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), program prioritas nasional yang segera diimplementasikan di seluruh wilayah. Dalam rapat teknis yang digelar di Aula Ranaka, Kantor Bupati Manggarai, Senin 10 Februari 2025, Bupati Hery menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk […]

  • Transparansi Energi Bersih: PLN Gandeng Media Kawal Pembangunan PLTP Mataloko 2×10 MW

    Transparansi Energi Bersih: PLN Gandeng Media Kawal Pembangunan PLTP Mataloko 2×10 MW

    • calendar_month Selasa, 12 Agt 2025
    • account_circle TIM
    • 0Komentar

    NGADA, FAJARNTT.COM – PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) bersama Unit Pelaksana Proyek (UPP) Nusra 2 terus memperkuat komitmen mendukung transisi energi di Nusa Tenggara Timur melalui keterbukaan informasi. Salah satunya diwujudkan lewat kegiatan media visit ke Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Mataloko, Kecamatan Golewa, Kabupaten Ngada, pada Senin (11/8/2025). […]

  • Dianiaya

    Dianiaya Tukang Ojek di Labuan Bajo, MF Warga Asal Matim Lapor ke Polres Mabar

    • calendar_month Jumat, 18 Nov 2022
    • account_circle Andi
    • 0Komentar

    LABUAN BAJO, FAJARNTT.COM| Kepolisian Resor Manggarai Barat (Polres Mabar) menerima laporan pengaduan Kasus penganiayaan yang menimpa korban MF (33) asal Manggarai Timur di Lintas Luar Lancang, Kelurahan Wae Kelambu, Kabupaten Manggarai Barat, NTT, Jumat (18/11/2022) siang. Pengaduan itu, laporkan sendiri oleh korban berdasarkan Laporan Polisi nomor: LP/B/305/XI/2022/SPKT/Polres Mabar tanggal 18 November 2022. Saat diruang Satuan […]

  • Lamber Paput Jadi Plh. Sekda Manggarai, Gantikan Fansi Jahang yang Purna Tugas

    Lamber Paput Jadi Plh. Sekda Manggarai, Gantikan Fansi Jahang yang Purna Tugas

    • calendar_month Jumat, 1 Agt 2025
    • account_circle TIM
    • 0Komentar

    RUTENG, FAJARNTT.COM – Pemerintah Kabupaten Manggarai resmi menunjuk Lambertus Paput sebagai Pelaksana Harian (Plh.) Sekretaris Daerah (Sekda) menggantikan Fansi Aldous Jahang yang telah memasuki masa purna tugas. Penunjukan ini dilakukan langsung oleh Bupati Manggarai, Herybertus Geradus Laju Nabit, dalam acara serah terima jabatan (sertijab) yang digelar di Aula Ranaka Kantor Bupati, Jumat siang (1/8). Lambertus […]

expand_less