Arsip Kategori: INTERNASIONAL

Berita Dan Informasi Terkini dan Terbaru Hari Ini (Seluruh Artikel Tayang di Website www.fajarntt.com)

WNI

WNI Diculik di Malaysia, Pelaku Minta Tebusan Rp1,7 Miliar

FAJARNTT.COM – WNI (Warga Negara Indonesia) diculik di Malaysia pada awal September 2023. Pelaku meminta tebusan 540 ribu ringgit atau sekitar Rp1,7 miliar.

Kronologi penculikan ini berawal dari laporan suami korban ke polisi Bandar Kinrara, Selangor pada 15 September 2023.

“Dia mengaku istrinya di culik pada 7 September saat dia sedang berlibur di George Town bersama tiga temannya,” kata Kepala Polisi Penang Comm Khaw Kok saat konferensi pers, pada Jumat 22 September 2023.

Baca Juga: PT PLN Gandeng BRI untuk Layanan Transaksi Listrik

Dari keterangan sang suami, pelaku penculikan meminta tebusan sebesar 540 ribu ringgit atau sekitar Rp1,7 miliar.

Pelaku di antaranya merupakan perempuan berkewarganegaraan asing.

Khaw mengatakan, kasus masih dalam proses penyelidikan sesuai Undang-Undang Penculikan tahun 1961 pasal 3. (*)

Sumber: CNN Indonesia

Hubungan Malaysia

Hubungan Malaysia dan Indonesia Sering Memanas Klaim Karya Budaya Hingga Tarian Tradisional

JAKARTA, FAJARNTT.COM – Hubungan antara masyarakat Malaysia dan Indonesia sering kali memanas gaduh klaim karya budaya dari lagu hingga tarian tradisional.

Tidak jarang Malaysia menyampaikan klaim yang berasal dari Indonesia yang memantik kemarahan masyarakat.

Topik yang saat ini hangat di bahas adalah lagu Helo Kuala Lumpur yang nadanya sangat mirip dengan lagu Halo-Halo Bandung.

Lagu itu di unggah dalam kanal Youtube Lagu Kanak TV. Di kutip dari Malaysia Kini, lagu Helo Kuala Lumpur di unggah pada Tahun 2018 dan 2020 yang di klaim sebagai milik Malaysia.

Kebudayaan Indonesia memang banyak di gandrungi oleh masyarakat Malaysia. Mulai dari makanan, tarian, lagu, hingga bahasa Indonesia semakin populer di kalangan masyarakat Malaysia.

Bahkan, masyarakat Malaysia mengetahui dan menggunakan slang Bahasa Indonesia dalam pergaulan sehari-hari.

Berikut empat hal tentang Indonesia yang di gandrungi sejumlah warga Malaysia.

  1. Tarian

DPR Koordinator Kesejahteraan Rakyat (Korkesra), Abdul Muhaimin, mengatakan bahwa harus segera mencegah rencana Malaysia untuk mendaftarkan Tari Reog.

Pemimpin Korut

Pemimpin Korut Tiba di Rusia. Presiden Vladimir Putin: Senang Bertemu dengan Anda

FAJARNTT.COM – Pemimpin Korut (Korea Utara) Kim Jong Un dan Presiden Vladimir Putin tiba di sebuah situs peluncuran roket luar angkasa Rusia yang terpencil untuk menggelar pertemuan bilateral, pada Rabu 13 September 2023, pagi waktu setempat.

Lokasi pertemuan Putin dan Kim Jong Un itu merupakan Pusat Penelitian Luar Angkasa Rusia yang terletak di kota terpencil Vostochny Cosmodrome, timur Rusia.

Dalam sebuah rekaman video, memperlihatkan Kim Jong Un turun dari kereta api mewah Taeyangho.

Perkiraan pengambilan cuplikan ini ketika Kim Jong Un tiba di Rusia pada Selasa pagi setelah menempuh 20 jam lebih perjalanan menggunakan kereta api dari Pyongyang.

Rekaman yang sama, juga menunjukkan Kim Jong Un terlihat turun dari sebuah sedan hitam di depan Pusat Penelitian Luar Angkasa di sambut langsung oleh Putin.

“Halo, senang bertemu dengan Anda. Bagaimana perjalanan Anda sejauh ini?” kata Putin kepada Kim Jong Un dalam video tersebut.

PM Narendra

PM Narendra Modi Menegur PM Kanada Atas Izin Demo Kepada Etnis Sikh Saat KTT G20

FAJARNTT.COM – PM (Perdana Menteri) Narendra Modi menegur PM Kanada Justin Trudeau karena mengizinkan etnis Sikh berdemo di depan konsulat India di Toronto dalam beberapa waktu terakhir.

Modi menegur Trudeau soal ini di sela-sela KTT G20 di India yang berlangsung selama akhir pekan kemarin.

“Mereka (komunitas Sikh di Kanada) mempromosikan pemisahan diri dan menghasut kekerasan terhadap diplomat India,”kata Modi, pada Minggu 10 September 2023.

“Mereka merusak tempat diplomatik, dan mengancam komunitas India di Kanada dan tempat ibadah mereka,” tuturnya.

Trudeau pun buka suara soal protes India ini.

Dalam konferensi pers usai KTT G20 berlangsung, Trudeau memastikan bahwa di Kanada selalu melindungi “kebebasan berekspresi”.

India

India Usung Tema “Vasudhaiva Kutumbakam” dalam Pergelaran KTT G20

JAKARTA, FAJARNTT.COM – India akan menjadi tuan rumah penyelenggaraan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20, yang akan dilaksanakan pada 9-10 September 2023.

Tahun ini KTT G20 akan di adakan di ibu kota New Delhi, tepatnya di gedung baru yang bernama Bharat Mandapam dekat monumen bersejarah India Gate.

Untuk keketuaan tahun ini, India mengusung tema “Vasudhaiva Kutumbakam” berarti “Dunia adalah Sebuah Keluarga”, yang di ambil dari teks Sansekerta kuno.

Dalam versi bahasa Inggris, tema keketuaan India di KTT G20 tahun ini adalah “One Earth, One Family, One Future” yang berfokus pada kehidupan yang ramah lingkungan dan bertanggung jawab.

Beberapa pemimpin negara anggota G20 telah mengonfirmasi kehadiran pada pertemuan ini yakni Presiden Amerika Serikat Joe Biden dan Presiden Kanada Justin Trudeau.

Presiden Nigeria

Presiden Nigeria Tarik Dubes Negaranya di Seluruh Dunia

FAJARNTT.COM – Presiden Nigeria, Bola Tinubu, menarik duta besar negaranya di seluruh dunia sebagai bagian dari upayanya untuk menjamin efisiensi layanan di luar negeri.

Juru bicara kepresidenan, Ajuri Ngelale, mengatakan bahwa penarikan dubes ini di lakukan setelah Tinubu mempelajari dengan hati-hati situasi di kantor-kantor perwakilan Nigeria di berbagai behan dunia.

“Presiden bertekad menjamin efisiensi dan kualitas kelas dunia akan menjadi karakteristik layanan luar negeri dan dalam negeri terhadap warga negara, penduduk, dan pendatang,” ujar Ngelale, seperti di kutip AFP.

Meski demikian, Nigeria tak menarik perwakilan mereka untuk kantor Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York, Amerika Serikat, dan Jenewa, Swiss.

Ia terus bergerak untuk merevitalisasi ekonomi dan menggenjot investasi. Meski demikian, berbagai inisiatif yang Ia gaungkan memicu peningkatan biaya hidup jangka pendek.

Amerika Serikat

Amerika Serikat Beri Sanksi WNA Terkait Satelit Mata-mata Korut

FAJARNTT.COM – Amerika Serikat (AS) menjatuhkan sanksi terhadap dua orang warga negara asing atas peluncuran satelit mata-mata Korea Utara yang gagal.

Kantor Pengawasan Aset Luar Negeri (OFAC) di Departemen Keuangan Amerika Serikat mengatakan di situs webnya pada Kamis, 31 Agustus 2023.

Amerika menjatuhkan sanksi terhadap warga negara Korea Utara Jon Jin-yong dan warga negara Rusia Sergei Kozlov, serta Intellekt LLC, sebuah perusahaan yang dimiliki oleh salah satu dari mereka.

Departemen Keuangan mengatakan, kedua orang tersebut terbukti secara langsung mendukung atau membantu menghasilkan pendapatan bagi organisasi Korea Utara.

Kemudian, terkait dengan pengembangan senjata pemusnah massal (WMD) dan rudal balistik yang melanggar hukum.

Korut

Korut Bersumpah Akan Catatkan Sejarah Kemenangan Melawan AS

FAJARNTT.COM – Korut (Korea Utara) kembali memperkokoh komitmennya untuk mengembangkan kekuatan militer yang berkelanjutan, jelang peringatan 75 tahun berdirinya rezim tersebut yang akan jatuh pada tanggal 9 September mendatang.

Korea Utara juga mengklaim bahwa Amerika Serikat (AS) yang justru tengah mendorong situasi politik di wilayah Semenanjung Korea ke garis berbahaya.

Harian resmi Partai Buruh yang berkuasa di Korea Utara, Rodong Sinmun mengabarkan dalam edisi, pada Rabu 30 Agustus 2023, bahwa rezim Korea Utara bersumpah akan mencatatkan sejarah kemenangan yang baru dalam konfrontasi melawan AS dan yakin akan berlangsung dengan sengit dalam jangka panjang.

Harian tersebut melanjutkan bahwa media dan ahli militer di luar negeri pun dengan satu suara menilai lajunya pengembangan sistem senjata canggih buatan Korea Utara kini berkembang pesat.

Media Korea Utara tersebut juga memuji diri sendiri, bahwa hal itu telah terbukti dalam dua gelaran pawai militer tahun ini yang mencerminkan kepada dunia.

Kemajuan dan mondernisasi kekuatan militer Korea Utara semakin berkembang, baik dari segi kualitas maupun kuantitas.

Rodong Sinmun juga memaparkan bahwa peningkatan tekanan masif dan ancaman perang oleh musuh.

Bencana alam dan krisis kesehatan global yang belum pernah terjadi sejak berdirinya rezim, menjadi tantangan besar. (*)

Sumber: KBS World

Amerika

Amerika Disebut ”Bos Geng” Terkait Latihan Militer dengan Korsel dan Jepang

FAJARNTT.COM – Amerika Serikat (AS) tetap terbuka untuk berdialog dengan Korea Utara meskipun pemimpin negara itu, Kim Jong-un, menyebut para pemimpin Korea Selatan, AS, dan Jepang sebagai “bos geng.”

Juru Bicara Gedung Putih Karine Jean-Pierre menyampaikan pernyataan tersebut dalam konferensi pers rutin.

Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un dalam pernyataannya mengecam latihan militer gabungan antara Korea Selatan, AS, dan Jepang. Ia menyebut para pemimpin ketiga negara tersebut sebagai “bos geng”.

Meskipun menahan diri untuk tidak menanggapi komentar tersebut secara langsung, jubir itu menekankan bahwa AS telah berkali-kali menegaskan bahwa jalur komunikasi dengan Korea Utara tetap terbuka.

Dalam pidato perayaan Hari Angkatan Laut Korea Utara, pada Senin 28 Agustus 2023, Kim mengecam pertemuan para pemimpin Korea Selatan, AS dan Jepang yang mana mereka mengumumkan latihan militer trilateral reguler, dan mengarahkan kritik yang jelas pada KTT Camp David beberapa waktu lalu. (*)

Sumber: KBS World

Amerika

Amerika Beber Rencana Jahat Israel dengan Dana 3 Triliun Lebih

FAJARNTT.COM – Amerika Serikat menganggap rencana besar-besaran Israel untuk meningkatkan pendanaan bagi sejumlah permukiman ilegal di Tepi Barat sebagai ancaman atas upaya mencapai penyelesaian dua negara.

Rencana itu juga memperburuk kepercayaan antara Israel dan Palestina, kata Juru bicara Departemen Luar Negeri Amerika Vedant Patel kepada awak media, pada Kamis, 17 Agustus 2023.

Menurut dia, perluasan permukiman itu merusak kelayakan geografis dalam kelangsungan solusi dua-negara.

Patel mengeluarkan pernyataan itu saat mengomentari proposal soal alokasi dana senilai hampir 200 juta dolar AS (sekitar Rp.3,04 triliun) untuk memperluas pemukiman serta pembangunan pos terdepan di Tepi Barat.

“Itu bisa memicu ketegangan dan semakin merusak kepercayaan di antara kedua pihak. Kami sangat menentang perluasan permukiman, dan mendesak Israel untuk tidak melakukannya,” ujar Patel terkait rencana Israel.

“Kami memperlakukan masalah ini dengan sangat serius,” katanya.

Ia menambahkan, sekitar 700 ribu warga Israel saat ini tinggal di 164 permukiman dan 116 daerah di Tepi Barat yang Israel duduki.

Menurut hukum internasional, seluruh permukiman Yahudi di wilayah-wilayah yang diduduki adalah ilegal. (*)

Sumber: JPNN