
Penulis: Tim | Editor: Ana Halima
Hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan, dianggarkan berkurang sebesar Rp.832.415.748, dari target APBD induk sebesar Rp.6.4 miliar menjadi sebesar Rp.5.567.584.252.
Lain-lain pendapatan daerah yang sah bertambah sebesar Rp.9.38.796.450, dari target APBD induk sebesar Rp. 70.115.125.929, menjadi sebesar Rp. 79.153.922.379.
Kedua pendapatan transfer. Anggaran pendapatan transfer bertambah sebesar Rp.7.250.742.913, atau naik 0,66 % dari target APBD induk sebesar Rp.1.091.019.886.440, menjadi sebesar Rp. 1.098.270.629.353.
Ketiga, lain-lain pendapatan daerah yang sah dianggarkan tidak mengalami perubahan tetap sebesar Rp.3.9 miliar.
Permasalahan utama pendapatan daerah kata bupati Hery saat ini antara lain adalah, pendapatan transfer mengalami penurunan karena adanya kebijakan perubahan.
