close menu

Masuk


Tutup x

Himpaudi Kerja Sama Kemendikbud-Ristek Gelar Bimtek untuk Akreditasi 25 PAUD di Matim

Bimbingan Teknis Paud di Matim
Bimbingan Teknis Mutu Satuan PAUD Kerja Sama PP Himpaudi dan Direktorat Paud Dikmas Kemdikbud Riset dan Teknologi (Foto: WB/FajarNTT.com)

Penulis: | Editor:

Borong, FajarNTT.com – 25 PAUD di Kabupaten Manggarai Timur mengikuti Bimbingan Teknis Mutu Satuan PAUD Kerja Sama PP Himpaudi dan Direktorat Paud Dikmas Kemdikbud Riset dan Teknologi (Kemendikbud-Ristek). Kegiatan ini berlangsung dari tanggal 30 Oktober hingga 5 November yang bertempat di Aula Hotel Krisna Kembur, Kelurahan Satar Peot, Kabupaten Manggarai Timur.

Kegiatan ini bertujuan untuk mengecek administrasi dalam rangka akreditasi dari ke-25 PAUD tersebut.

Ketua Himpaudi tingkat Kabupaten Manggarai Timur, Karolina Ermina, menuturkan bahwa kegiatan Bimtek Mutu tersebut sangat penting untuk proses Akreditasi dari ke-25 PAUD yang ada di Kabupaten Manggarai Timur.

“Ini kegiatan penting sekali. Hari ini kami mengecek administrasi dari setiap PAUD yang ada dan administrasi ini akan langsung kirim ke pusat,” pungkas Karolina.

Demikian Karolina, Bimbingan Teknis Mutu tersebut selain mengecek kelengkapan administrasi dalam rangka akreditasi juga bagaimana peningkatan mutu dari PAUD.

“Untuk diketahui jumlah PAUD di Kabupaten Manggarai Timur sebanyak 238. Sementara yang sudah terakreditasi berjumlah 61. Nah pada hari ini yang mengikuti kegiatan ada 25 PAUD, semoga semuanya terakreditasi juga dan jumlah PAUD terakreditasi di Matim ini semakin banyak,” tutup Karolina.

Mantan Sekretaris PPO, Benediktus Marjun menuturkan setiap PAUD harus memiliki izin operasional dari dinas.

“Siapapun boleh mendirikan PAUD tetapi bukan berarti tanpa izin operasional. Sebab legalitas sebuah lembaga pengetahuan harus mendapatkan pengakuan dari dinas pendidikan,” tutur Sekretaris Dinas Perhubungan itu.

Dikatakannya, syarat pendirian PAUD didukung 8 dokumen standar pendidikan.

“8 dokumen ini juga pasti melalui seleksi dan setiap standar itu dinilai. Nah kalau dokumennya tidak lengkap, maka dengan sendirinya ditolak oleh sistem, dan tujuannya untuk mendapatkan status. Dari data-data yang ada di dokumen, apakah sesuai dengan kenyataan di lapangan atau tidak. Jangan sampe direkayasa,” lanjutnya.

Dia berharap, ke-25 PAUD yang ikut Bimtek pada hari ini mendapatkan Akreditasi dan ini tentunya kembali kepada dokumen yang mereka persiapkan.

Penulis: Waldus Budiman

Editor: Vincent Ngara

 

 

Follow Berita FajarNTT.com di Google News

Dapatkan update breaking news dan berita pilihan kami dengan mengikuti FajarNTT.com WhatsApp Channel di ponsel kamu

CATATAN REDAKSI: apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi kepada redaksi kami EMAIL.
Sebagaimana diatur dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Konten

Comments are closed.

Terkini Lain

Konten