
Penulis: Vincent Ngara | Editor: Tim
Kemudian mewakili pemerintah, Camat Langke Rembong Yohanes Emiliano Alexander Ndahur juga mengapresiasi komunitas seni kelurahan Pau.
“Atas seijin Pak Bupati, saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada komunitas seni kelurahan Pau. Kegiatan ini bisa terselenggara karena kemurahan Tuhan. Kegiatan ini merupakan bentuk cinta kita kepada kota Ruteng,” kata Camat Emil.
Apresiasi Bombongrak Fest
“Saya mengucapkan terima kasih kepada panitia kegiatan ini yang juga sudah melibatkan adik-adik dari sekolah dasar. Terima kasih kepada om Igen (Igen Jaka) dan teman-teman,” katanya lagi.
“Tentunya kami dari pemerintah sangat mengapresiasi kegiatan seperti ini. Dalam diskusi kami, ternyata sudah banyak komunitas seni yang ada di kota Ruteng, akan tetapi ruang untuk berekspresi masih kurang. Pemerintah tentu membuka ruang untuk kegiatan positif yang ada di kota Ruteng. Seni ini akan kita mulai dari kampung Pau dan harapannya kampung-kampung yang lain juga bisa menciptakan kreatifitas serupa,” ungkap Camat Emil.
“Mari kita jadikan kota Ruteng sebagai kota seni,” ajak Camat Emil menutupi sambutannya.

Sementara itu, salah satu panitia Arni Umbu mengaku sangat berterima kasih pemerintah sudah menyediakan waktu untuk hadir langsung dalam pertunjukkan kesenian Bombongrak Fest.
“Terima kasih kepada pemerintah yang sudah bersedia hadir untuk memeriahkan Bombongrak Fest. Kami berharap ke depannya selalu ada ruang untuk kami berekspresi,” ungkap pentolan Sanggar Wela Kaweng ini.
Sebagai informasi, hadir memeriahkan Bombongrak Fest siswa-siswi sekolah dasar, Kempo Manggarai, Gema Nusa Project, Sanggar Tari Wela Kaweng, beberapa musisi kota Ruteng, dan para pelaku UMKM. (*)